Wanita Nakal

Wanita Nakal
Persiapan


__ADS_3

" selamat pagi jovanka sayang.." nampak laki laki itu duduk di kursi meja rias.


" astaga apa yang kau lakukan di kamar ku.." jovanka dengan setengah masih mengantuk terpaksa harus membuka matanya.


" aku membangunkan mu."


" cepat keluar dari kamarku al."


" ayolah aku hanya masuk kedalam kamarmu dan tak melakukan apapun kenapa kau marah sekali."


Jovanka melempari bantal dan dengan sigap alfred menghindarinya. " baiklah aku akan keluar, aku tunggu di bawah. Papa mu ingin bicara pada kita.." akhirnya alfred meninggalkan kamar jovanka.


" papa ingin bicara tapi kenapa tak mengatakan apapun pada ku." Ucapnya dengan pelan kemudian turun dari kasur nya.



***


" selamat pagi tuan.." kris menyapanya ketika melihat bos nya sudah rapi dan duduk di meja makan.


" hmm."


" semalam tuan zen menghubungi saya tuan."


" buat apa menghubungimu?"


" tuan zen bilang bahwa tiga hari lagi model yang akan menggantikan nona emil akan datang tuan, tapi kedatangan nya harus di rahasiakan karna mereka tak ingin dikejar paparazi."


" mereka?"


" model yang ini tuan zen mengambilnya dua tuan, karna mereka sepasang kekasih, jadi biar semakin mendapatkan kemistri nya."


" ya sudah lah, aku menurut saja pada zen. Lagian aku tak mau ikut campur terlalu mendalam dalam agency itu."


" tapi maaf tuan, anda disuruh datang juga kesana untuk menyambut model nya datang."


Jonathan tak menjawab nya, dia sibuk dengan sarapan pagi nya. Jonathan membuang nafas kasarnya ketika dia menginggat setiap pagi dia sarapan bersama wanitanya, tapi sekarang dia harus sarapan sendirian di rumah sebesar ini.



***


" al om harap kamu bisa menjaga jovanka saat di negara A.." papa johan yang memulai bicara.


" papa aku bukan anak kecil yang harus dijaga, umurku sudah 29 tahun.." protes jovanka.

__ADS_1


" princess kamu tahu maksud kita.." timpal sang mama. " tante harap kamu bisa menjaga putri tante al, di sana adalah negara yang menyakitkan bagi jovanka.." sambungnya kagi.


" saya akan menjaga nya om, tante, kalian jangan khawatir.." alfred akhirnya bicara dengan menatap jovanka yang dari tadi cemberut.


" kenapa kalian gak pacaran saja.." perkataan sang mama jennifer membuat semua orang di sana terkejut. " kalian sangat cocok dan kalian sangat mesra di setiap foto.." sambungnya lagi.


" mama.." protes nya jovanka.


" saya tidak ingin pacaran tante.." alfred memberikan jeda sebelum melanjutkan ucapannya. " saya akan segera menikahi jovanka jika jovanka mau.." sambungnya. " auw.." rintihan kesakitan alfred ketika tangan mungil jovanka mendarat di perutnya alfred dan satu cubitan sudah bersarang di sana.


" kami setuju jika kalian ingin menikah."


" papa saja yang menikah dengan al, aku tidak mau.." jovanka meninggalkan tempat mereka berkumpul, berjalan menaiki anak tangga dan masuk kedalam kamar nya.


Sedangkan kedua orang tua nya hanya geleng geleng kepala, sedangkan alfred hanya tersenyum.


" om tante aku ingin menyusul jovanka."


" kalian memang harus bicara.." alfred akhirnya mengikuti masuk kedalam kamar jovanka.


Alfred yang masuk kedalam kamar jovanka, melihat jovanka berdiri di depan balkon dengan berdiam diri.


" kau ini kenapa harus mengatakan ingin menikahi ku he.." nada sinis yang terlontar dari jovanka ketika dia tahu bahwa alfred masuk kedalam kamarnya.



" jangan konyol al, bahkan kita tak memiliki hubungan apapun dan aku tak pernah mau berkomitmen dengan siapapun lagi."


Alfred menarik tangan jovanka ketika dia ingin meninggalkan balkon hingga badan mereka mau tak mau bertabrakan. Mata mereka saling beradu, alfred menarik pinggang jovanka hingga mereka mengikis jarak, nafas mereka saling menyapu wajah.


Alfred menyelipkan rambut jovanka di telinganya hingga membuat tubuh jovanka meremang seletika. " apa kamu tak dapat melihat bahwa aku menyukaimu dari pertama kita bertemu, apa kau sungguh tak tahu atau hanya pura pura tak tahu.." ucapnya dengan lembut.


" apa.. Maksudmu.." jawab jovanka dengan gugup. Entah kenapa semuanya tiba tiba hilang dari otaknya.


" aku menyukaimu jovanka, mencintaimu bahkan aku rela meninggalkan kedudukan ku presdir agar menjadi dekat dengan mu."


" aku tak menyuruhmu meninggalkan nya."


" kau tak menyuruhku, aku yang mengejarmu."


Jovanka tak menjawabnya dia terdiam. " aku tak ingin menjadikanmu wanita ku, aku ingin kamu menjadi istri ku, aku serius dengan kata kata ku sayang."


" kau tak mengenalku al, kau akan menyesal jika tahu masa lalu ku."


" setiap orang memiliki masa lalu, jangan jadikan masa lalu sebagai alasan menolak ku."

__ADS_1


" aku tak ingin berkomitmen dengan siapapun."


Alfred hanya terdiam, matanya terfokus dengan bibir tipis jovanka, alfred dengan pelan menyentuh bibir jovanka dengan mata tertutup, jovanka tentu saja terkejut. Dia ingin menghindar tapi tengkuhnya di tahan oleh tangan alfred. Alfred ******* nya dengan lembut.


***


Deg


Deg


Deg


Jantung jonathan dari tadi berdetak lebih cepat dari biasanya, tangannya memegangi dada nya dari tadi merasakan ada sesuatu yang aneh pada jantungnya.


" ada apa dengan jantungku, kenapa tak seperti biasa nya.." gumam jonathan.


" tuan ada apa?" Kris bertanya dengan pelan.


" jantungku seperti mau lompat dari dalam kris, ada apa ini."


" apa tuan merasakan sakit pada jantungnya?"


" tidak. Baru kali ini jantungku tiba tiba seperti ini, semenjak ara pergi aku baru pertama kali ini merasakan jantung ku seperti ini. Apa sesuatu telah terjadi pada ara. Ya tuhan lindungi dia.." jonathan tetap memegang jantung nya yang dari tadi semakin kencang detak nya.


***


Alfred melum** nya dengan lembut, jovanka tak membalasnya atau menolak nya, semakin jovanka terdiam bayangan senyuman jonathan seakan melintas di depan nya, memberikan jovanka kekuatan untuk mendorong tubuh kekar alfred, dan ciuman itu terlepas.


" kau.." tunjuk jovanka ketika badan mereka berjauhan.


" mungkin saat ini kau tak membalasnya tapi ku pastikan ciuman kedua kita kau akan membalasnya.." goda alfred dengan senyuman.


" jangan harap."


Alfred menghapus jejak ciuman mereka yang ada di bibir jovanka menggunakan jarinya, dan kemudian pergi meninggalkan jovanka yang diam bagaikan patung di sana.


Jovanka beringsut ke lantai ketika alfred sudah pergi dari kamarnya, jovanka menyentuh dada nya. " kenapa jantung ku?, ketika al menciumku tadi, jantung ku tak apa apa, kenapa setelah bayangan jonathan terlihat jantung ku tak karuan seperti ini.." ucapnya dengan pelan.


" jonathan aku membencimu, aku rasa sekarang kau sudah bahagia dengan wanita pilihanmu.." sambungnya lagi. " arghh… sialan.." marahnya lagi.


Nah lo sama sama jantungnya tak karuan kan, hanya seperti itu saja jantung nya mereka sudah berdetak lebih cepat, kalau pasangan kita sedang aneh aneh pasti kita juga kayak gitu, gak ada angin gak ada hujan jantung kita lebih cepat detak nya. Mungkin itu firasat yang dikirim tuhan agar tahu kalau pasangan yang kita cintai sedang melakukan hal aneh. Hahaha


Budayakan tinggalkan jejak ya gaea, like dan komen, kasih hadiah juga ga pa pa, kasih vote nya hari senin aja ya,


Makasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2