Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Tragedi Berdarah 5


__ADS_3

" Lepaskan aku.. lepaskan aku..." Amel berteriak memberontak ketika menyadari bahwa dirinya telah di ikat di kursi oleh para perampok itu.


" He diam mulut mu atau aku akan merobek mulut mu itu..." Ucapnya dengan penuh penekanan.


Amel yang ketakutan kini diam dia meringkuk ketakutan dengan ancaman kedua penculik yang saat ini ada di depan matanya. Dia menatap sekelilingnya tapi tak ada apapun sebagai petunjuk di ada di mana saat ini.


Hanya gudang kosong tua yang berdebu serta pengap karena tak ada udara sama sekali di sana. Amel hanya menatap kedua perampok yang berdiri mondar mandir di sana dengan sesekali menatap jam yang melingkar di tangan mereka berdua.


" Saya mohon lepaskan saya, saya tidak akan melaporkan ini kepada pihak police bahkan saya akan memberikan kalian berdua uang yang besar asal kalian mau melepaskan saya..." Ujarnya dengan pelan.


Mungkin salah satu dari mereka tadi tak ingin uang nya tapi Amel kembali bernegosiasi dengan kedua perampok yang ada di sana dengan suara pelannya.


Kedua perampok itu kini menatap Amel dengan mata yang hanya sedikit terlihat. Mereka masih memakai topeng untuk menutupi wajah asli mereka.


" Saya janji saya tidak akan melaporkan kalian berdua jika kalian membebaskan saya dari sini, bahkan saya akan memberikan kalian uang yang banyak lebih dari bos kalian janjikan kepada kalian..." Rayu nya lagi.


Dia harus pandai mencari cara agar kedua orang itu mau membebaskan nya dan mau menolong nya tanpa memikirkan bos nya nanti.


" Bagaimana ini? dia bisa memberikan kita uang lebih dari laki laki itu..." Salah satu dari mereka kini berbisik.


" Dia pasti berbohong, jangan hiraukan dia..." Balas nya juga berbisik.

__ADS_1


" Tapi dia menjanjikan bahwa kita tak akan masuk penjara."


" Sudahlah diam jangan hiraukan dia."


" Saya janji tidak akan melaporkan kalian, jika pun pihak police sudah mengetahui ini maka saya akan memberikan keterangan bahwa kalian yang menyelamatkan saya, jadi saya mohon lepaskan saya, bantu saya..." Amel memohon kali ini dia tak tau lagi harus bagaimana selain dia harus benar benar berharap mereka berdua yang membantunya.


Satu penculik itu kini bimbang dia tak tau harus memihak kepada siapa, tapi janji yang di katakan oleh wanita itu juga membuatnya terlena dia ingin sekali uang yang di tawarannya. Tapi orang yang dia bantu juga menawarkan uang yang banyak ketika mereka berhasil.


Tapi ini semua jauh dari rencananya, mereka hanya sepakat untuk merampok bukan untuk menculik wanita itu. Sedangkan laki laki itu tiba tiba pergi dan belum kembali hingga sekarang.


" Tidak semuanya terasa cukup sekarang, aku akan membebaskan wanita itu..." Laki laki itu melangkah.


" Apa yang ingin kau lakukan jangan bodoh..." Temannya menarik lengan nya membuat orang itu berhenti dari langkah yang menuju ke arah wanita itu.


" Tapi kita bisa tunggu dia sebentar lagi, aku rasa dia hanya pergi mencari cara agar semuanya berjalan lancar sesuai keinginan nya."


Orang itu tertawa keras dia tak menyangka teman nya terlalu naif, dia masih setia menunggu orang yang mereka tolong waktu itu dan meminta bantuan untuk semuanya.


" Terserah jika kau masih ingin di sini menunggu nya maka tunggulah, aku akan membebaskan wanita itu dan segera pergi aku tak ingin pergi bersama police dan masuk ke dalam penjara mereka, aku masih sangat menyayangi diri ku dan uang yang di tawarkan dia..." Orang itu kini melangkah menuju ke arah wanita yang saat ini melihat kedua penculik itu berdebat.


" Tunggu kau tak bisa tiba tiba berubah seperti ini..." Lagi lagi temannya menjadi penghalang dia yang akan membebaskan wanita yang tengah di ikat itu.

__ADS_1


" Kau ini kenapa?" Orang itu kini mendorong temannya hingga membuatnya mundur seketika. " Kita sudah menunggu hampir satu jam di sini dan orang itu pergi entah kemana pun kita tak tau, sekarang kau masih ingin menunggu di sini bersama wanita yang tidak kita kenal dan kita juga tak tau apa yang akan terjadi selanjutnya dengan nasib kita, yang jelas aku tak ingin masuk penjara."


" Tapi tunggu sebentar lagi, kita tak akan masuk penjara juga."


" Kau pikir keluarga wanita ini akan tinggal diam melihat wanita ini tak ada di rumah dan rumah itu berantakan, apa mereka tidak akan melaporkan kasus ini kepada police. Aku yakin kasus ini sudah tersebar."


" Dan saya juga yakin plat nomer mobil kalian terekam di salah satu CCTV di ujung rumah saya..." Timpal Amel yang menakut nakutin mereka berdua. " Di sana ada beberapa CCTV yang mungkin saat ini sudah di dapatkan oleh para police untuk melacak kalian."


Kedua orang itu hanya diam sedangkan orang yang ingin membebaskan nya tadi kini semakin ketakutan dengan apa yang di katakan oleh dirinya. Kini temannya hanya bisa diam dia tak berani berkata apa apa selain hanya membenarkan apa yang di katakan oleh temannya itu. Ini sudah sangat lama orang itu keluar dari sana dan belum terlihat apapun dari nya datang.


" Nona jika saya membebaskan mu maka kau harus menepati janji mu kepada saya. Saya tidak ingin masuk penjara dan saya juga membutuhkan uang itu untuk pergi dari sini."


" Saya bisa memberikan kalian uang sekarang jika kalian tak percaya. Saya akan mengatakan ada orang baik yang menolong ku kabur."


" Tunggu..." Temannya tadi kini tiba tiba menghalanginya lagi ketika orang itu mulai membuka ikatan di kaki Amel. " Apa kami bisa mempercayai anda? saya tidak ingin di tipu kedua kalinya lagi dengan orang."


" Saya bisa jamin saya tidak akan menipu kalian, saya akan berikan uang yang kalian mau, saya tidak akan membiarkan kalian masuk penjara asal kalian membebaskan saya. Lagian buat apa kalian menunggu orang yang sudah pergi meninggalkan kalian berdua di sini, jika kalian berdua masuk penjara maka dia bebas dia hanya mengkambing hitamkan kalian berdua."


" Terserah jika kau masih ingin menunggu orang itu, yang jelas aku akan membebaskan wanita ini agar tak terlibat apapun dengan hukum."


Orang itu kini kembali membuka ikatan tangan Amel, orang yang satunya kini juga membantunya apa yang mereka katakan benar tak ada untungnya hanya saja mereka yang akan masuk penjara sedangkan orang itu kabur entah kemana.

__ADS_1


" He apa yang kalian berdua lakukan..." Bariton orang itu tiba tiba mengejutkan ketiga orang yang sudah membantu Amel melepaskan ikatan tersebut.


__ADS_2