
Jovanka menunggu sangat lama, bahkan hari sudah malam tapi jonathan tak kunjung masuk kedalam kamarnya, jovanka yang dari tadi menunggunya dibuat kesal karena terlalu lama menunggu jonathan masuk kedalam kamarnya, sedangkan rasa rindunya tiba tiba tak bisa dibendung, jovanka seperti menahan rindu yang sudah berpuluh puluh tahun yang tak pernah bertemu dengan kekasihnya.
“ saya sudah siapkan hari yang tempat untuk anda kekuar bersama nona ara tuan..” kris berkata.
“ hmm.. lebih cepat lebih baik kris.. aku sudah terlalu lama untuk menundah pernikahanku..” jawabnya.
“ baik tuan.”
“ bagaimana dengan keadan calon mertua ku?”
“ tuan johan sempat keberatan karena mereka harus melakukan semuanya sendiri, tanpa da bantuan orang lain. Tapi nyoya jeniffer yang memberi pengertian..” jonathan hanya menganggu pelan.
“ saya tahu hal itu akan terjadi, tapi keputusanku hal itu juga sudah disetujuhi oleh ara sendiri..” jawabnya. “ alfred dan emil?” tanyaknya juga.
“ mereka juga dalam pantauan orang orang kita tuan. Tadi alfred sempat bertengkar dengan orang kita didanau.”
“ benarkah?”
“ dia mengumpat terlalu keras, hingga membuat orang kita sedikit risih dan menghajarnya.”
“ emil bagaimana?”
“ masih mencoba ingin bertemu dengan anda tuan.”
“ tutup semua akses kris.. aku gak ingin semuanya berantahkan.”
“ honey..” kris yang ingin menjawbnya tak jadi ketika mendengar panggilan dari nona muda nya yang berada di ambang pintu.
“ masuklah honey..” jonathan memanggilnya dengan tersenyum.
__ADS_1
“ aku akan kembali lagi nanti, jika kalian sibuk.”
“ saya sudah selesai nona.. saya akan keluar..” katanya kris dan jonathan mengangguk. Jovanka yang akhirnya msuk kedalam ketika kris keluar dari ruangan kerja kekasihnya.
“ kenapa lama sekali tak masuk kekamar.. aku sudah lama menunggumu..” katanya dengan cemberut.
“ tahan dulu sebentar honey.. masih ada yang aku urus..” katanya dengan menduduhkan jovanka dipangkuan nya.
“ tapi aku sudah rindu dengan mu honey..” jawabnya dengan tambah cemberut.
“ apa kau sudah tak bisa menahan rindumu itu hemm..” katanya dengan memeluk pinggang kekasihnya.
“ apa kau tak merindukan ku jo?”
“ tentu aku merindukanmu honey.. dari tadi pagi aku tak bisa mendekatimu.. bagaimana kau bertanya aku tak merindukanmu..” katanya dengan mata mereka saling bertatapan.
“ jonathan.. keluar.. aku ingin bicara.. jonathan..” teriakan wanita yang tiba tiba menerbos pintu utama membuat kris yang sedang bicara dengan para pengawalnya terkejut.
“ nona emil..” katanya dengan pelan.
“ jonathan keluar..” teriaknya lagi.
“ argh.. jo..” desah*an jovanka disela sela cium*n panas mereka. Cium*n jonathan kini berahli di leher jenjangnya, menging*tnya dengan penuh hasra* nya, meninggalkan bekas kemerah*n disana. “ argh..” desaha* itu terdengar lagi ketika tangan jonathan meremas benda kenya* lain nya.
“ nona emil.. jangan bertingkah diluar batas anda..” kris menghalangi emil yang akan naik tangga.
“ minggir.. aku ingin bertemu dengan jonathan..” katanya dengan keras.
__ADS_1
“ silahkan anda keluar..” usirnya kris dengan tegas.
“ aku ingin bertemu dengan jonathan.. kalian gak bisa menghalangiku bertemu dengan jonathan..” katanya dengan keras.
“ sudah menjadi tugas saya untuk menghalangi anda betemu dengan bos kami..” ucap kris dengan tegas. Kris dan satu pengawal lain nya, menyeret tangan emil, tapi dengan keras, emil menginjak kaki mereka dengan kencang, hingga membuat mereka melepaskan tanggan emil, dengan gerak cepat emil lari menaik anak tangga.
Jonathan dengan hasrat yang sudah tak bisa dibendung lagi, melaha* bibi* jovanka dengan rakus, tangan jonathan menekan pinggul jovanka, membuat jovanka semakin mendes*h disela sela ciuman panas meraka yang penuh hasrat. “ argh..hmm..” desah*n nya terdengar indah ditelingga jonathan. “ honey i want you.. ( honey aku ingin dirimu)..” katanya dengan lembut.
“ wait a minute honey.. ( tunggu sebentar honey)..” katanya dengan berbisik ditelingganya.
“ I can’t stand it honey.. I want you now.. ( aku gak tahan honey.. aku ingin dirimu sekarang)..” katanya dengan memejamkan matanya, menging*it bibi* nya sendiri, ketika lida* jonathan memainkan daun telingga nya.
“ beg honey.. ( memohonlah honey)..” katanya dengan tetap bermain ditelingga jovanka.
“ please..( kumohon)..” katanya dengan lembut.
Bruak!! Aktifitas kedua insan yang sudah mencapai hasrat tiba tiba berubah menjadi terkejut ketika mendengar pintu dibuka paksa oleh seseorang yang setelah dilihat wanita yang sedang berdiri disana dengan mata yang menyalang marah. “ lepaskan aku.. aku ingin bertemu dengan jonathan..” katanya dengan memberontak. “ turun kau jalan* dari pangkuan tunangan ku..” katanya dengan histeris mengamuk.
Sedangkan kedua insan yang hasrat nya memuncak, seakan hasrat nya terjatuh dibanting kelantai, dengan rasa malu nya karena banyak para pengawal yang berdiri didepan pintu dengan memegangi emil yang mengamuk disana. Jonathan membenarkan pakaian wanitanya yang sedikit berantakan, dengan santai dan menahan rasa malunya, jovanka ingin turun dari pangkuan kekasihnya tapi ditahan oleh jonathan. Dengan bahasa isyarat, para pengawal tersebut membawa masuk emil dengan kedua tangan nya di pengangi erat oleh mereka.
“ kenapa kau mengambil semua fasilitas ku jo.. apa kau lupa dengan janjimu pada kedua orang tua jo.. aku sekarang tak memiliki apapun.. bahkan tempat tinggal pun aku juga tak punya.. aku juga susah keuangan..” katanya dengan keras, tapi jonathan malah asik memainkan rambut wanitanya, dengan sekali mencium pipi wanitanya.
“ kau sendiri yang membuat ulah.. kau yang membuat gara gara pada wanita ku.. kau yang menghina wanita ku, maka kau harus tahu akibatnya..” jawabnya dengan pelan.
“ dia memang jalan* jo.. aku tak menghinanya..” katanya dengan keras, membuat jonathan menatap emil dengan melotot, membuat emil sedikit takut.
“ kau bilang apa?, jalan*?” katanya dengan sinis.
__ADS_1
“ jika dia bukan jalan* dia tak akan menikah dengan alfred lalu membatalkan pernikahan tersebut lalu kembali padamu jo.. kenapa kau tak menyadari nya dari dulu jo.. dia gak pantas untuk mu.. wanita rendah seperti dia gak pantas untuk laki laki terhormat seperti mu jo.. ku mohon mengerti lah.. dia pelac*r-“
Byuar !!