Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Malam Pertama 2


__ADS_3

Jadi tak hanya mereka memeras keringat mereka untuk mendapatkan uang tapi mereka juga melindungi para pekerja nya dengan sungguh sungguh. Batin William.


" Kami juga akan melindungi privasi mereka Tuan, kami tak akan membiarkan siapapun para tamu mengenal mereka di luar jam kerja. Karena pada dasarnya orang yang terjun di dunia malam ini adalah orang orang yang terjebak dan terpaksa untuk berada di sini."


Bryan diam dia tau apa yang apa mereka katakan benar, mereka yang berada di dunia gelap adalah orang yang terjebak dengan keadaan yang tak bisa berkutik lagi kecuali terjun langsung di dunia seperti ini.


Apalagi yang harus mereka lakukan selain menentang takdir untuk tetap berada di sini. Tak ada manusia yang ingin terjebak di sini tapi karena kebutuhan dan demi orang yang ada di belakangnya maka mereka terpaksa tetap berada di sini dengan cara mereka.


" Mari Tuan saya tunjukan ruangan anda..." William dan Bryan mengangguk kembali mengikuti mereka masuk lebih dalam lagi.


Semakin mereka masuk semakin membuat mereka tau apa saja yang ada di dalam diskotik ini. Ruangan VVIP yang ada beberapa ruangan yang sudah menyala lampu pintunya. Bahkan hampir penuh ruangan itu. Di ujung lorong yang mereka lewati juga ada ruangan Bilyard yang juga terisi penuh.


Tak ada di pungkiri jika omset mereka bisa mencapai jutaan dalam sehari. Di ujung nya lagi ada satu ruangan yang tertutup.


Ceklek!!


" Silahkan masuk Tuan."


Mereka berdua masuk dengan cepat, ruangan yang besar dan elegan terlihat oleh mata mereka. Aroma yang begitu haram menyambut mereka berdua. Bryan langsung duduk di sana karena terasa kakinya lelah. William juga tak luput untuk juga duduk di sebelah sepupunya.


Sedangkan pengawal nya telah menyiapkan minuman untuk tuan muda nya yang di lihat masih terasa lelah. Kejutan hari ini sungguh mengubah hidup tenang mereka berdua saat ini.

__ADS_1


" Kamu tadi tak menjawab pertanyaan ku?, ada tes apa yang harus di lewati para wanita kita yang ingin bekerja di sini?" Bryan masih penasaran dengan apa yang di katakan tadi.


Sang pengawal itu langsung menoleh ke arah Tuan muda nya yang masih ingin tahu hal tersebut.


" Kita akan mengetes keperawanan nya Tuan itu yang lebih penting, lalu kita akan mengetes kesehatannya jiwa nya juga tak luput dari tes kita. Mencari tau keluarga nya, mencari silsila keluarga nya. Kita juga tak lupa memberikan obat pencegah kehamilan, di sini kita memiliki dokter pribadi yang akan mengurus hal itu semua. Setelah semua selesai kita akan menawarkan kepada orang yang mampu membeli nya dengan harga tinggi. Kebanyakan orang baru yang masih bersegel akan menjadi rebutan para tamu kita."


" Buat apa mencari silsila keluarga mereka? apa akan ada yang mengatakan jika keluarga mereka bekerja menjual diri nya?"


Orang itu hanya tersenyum tipis mendengar apa yang di tanyakan oleh Tuan muda nya tersebut. " Tentu saja tidak Tuan! kita akan melindungi privasi mereka masing masing. Kami mencari tahu silsila keluarganya hanya untuk mencari tahu siapa mereka. Kita tak pernah tahu bahaya datang dari mana dan kapan, kita mencari tahu agar kita tahu mereka benar benar ingin bekerja di dengan kita atau dia datang dengan membawa rencana. Karena selama ini tak ada yang bisa membongkar sindikat kita tentang perdagangan manusia, jika wanita itu di jual kepada laki laki hidung belang itu karena mereka yang memang menginginkan mereka dengan imbalan uang sebagai gantinya."


" Aku tak percaya Daddy mengatur ini semua dengan teliti dan tersusun rapi seperti ini. Aku sebagai putranya tak menyangka bahwa Daddy bisa memiliki bisnis seperti ini. Tapi aku tetap salut kepada kalian karena kalian melindung orang orang kalian dengan nyawa kalian semua..." Bryan mengacungkan jempol kepada para pengawal yang juga ikut duduk di sana.


Image seram dan menakutkan tentang kelompok ini sedikit demi sedikit luntur dari hati mereka. Setelah mendengar penjelasan apa yang di katakan oleh pengawal itu kini pikiran mereka semakin terbuka untuk berpikir lebih dewasa lagi.


" Aku tak percaya kalian sungguh memberikan fasilatas serta tanggung jawab yang besar kepada para pekerja..." Timpal William.


" Bos Zac selalu berkata kepada kita agar saling menghormati para pekerja kita karena tanpa mereka semua kita tak akan mendapatkan uang sepersen pun, tanpa mereka yang bekerja keras kita tak memiliki apapun Tuan. Sebenarnya mereka lah yang bekerja untuk kita, mereka yang bekerja keras untuk kita maka dari itu kita mengutamakan kesehatan dan keselamatan mereka semua."


" Paman benar tanpa mereka semua kita tak akan menjadi orang kaya."


" Setuju..." Bryan menyetujui apa yang di katakan oleh Daddy nya serta sepupunya.

__ADS_1


" Meskipun kami Mafia yang paling di takuti di Italia bahkan di dunia gelap, kita tetap melindungi keluarga besar kita Tuan. Kita memiliki sumpah yang sudah melekat di otak dan darah kita bahwa kita tak boleh saling menyakiti sesama saudara. Jika ada yang sengaja menyakiti nya maka pilihannya adalah kematian karena jiwa Dio Della Morte tak ada di hati mereka."


Bryan dan William kini tau sisi baik dari mereka tak hanya sisi buruk yang selalu di kemas oleh para Mafia tapi juga ada sisi baik yang di kemas apik oleh para Mafia ini. Tak hanya saling melindungi tapi mereka saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain, saling menjaga mereka dengan nyawa mereka. Berjalan bersama, perang bersama dan kematian harus di pukul mundur oleh mereka.


Kematian yang tak akan pernah mereka pikirkan karena jika mereka bersatu sebesar apapun kekuatan musuh mereka pasti bisa melawan nya.


" Aku bangga ada di sini menjadi salah satu keluarga kalian..." Bryan yang awalnya terbebani kini dengan pelan menerima nya dengan senang.


" Kami yang bangga menjadi keluarga kalian Tuan. Kami beruntung bisa berada di sini bersama kalian semua."


" Jika nanti kepimpinan kami tidak seperti para Daddy kita maka kalian berhak menegur kami, bantu kami menjadi seperti Daddy kita yang bisa melindungi kalian semua dengan sungguh sungguh. Kami tak tau seperti apa Mafia ini tapi kami yakin jika kami saling memahami dan belajar maka kami akan seperti Daddy."


" Anda jangan khawatir Tuan! kami akan ada di sini bersama kalian!" Senyum mereka mengembang dengan senang.


Beban itu akan hilang seiringnya waktu dan akan menjadi tanggung jawab yang besar untuk mereka.


Menjadi para pekerja malam bukanlah hal yang muda, semuanya butuh tes khusus untuk melindungi mereka dari virus yang mengancam kesehatan mereka. Terkadang para pekerja malam juga memiliki privasi yang tak bisa di langgar, yaitu merahasiakan pekerjaan kotor nya dari kelurga nya.


Ingat ada pepatah yang mengatakan.


Bahwa yang putih belum tentu suci dan yang hitam belum tentu kotor.

__ADS_1


Karena pada dasarnya apa yang kita lihat bersih belum tentu terlihat bersih di mata Tuhan, apa yang kita lihat kotor juga belum tentu terlihat kotor di mata Tuhan.


Maka dari itu jangan pernah merendahkan orang lain karena pekerjaan nya ataupun masa lalu nya yang hina, karena pada dasarnya orang yang hina hanya terjebak dalam situasi yang tak bisa keluar dari kubangan lumpur yang menutupi tubuh mereka.


__ADS_2