
Apa keputusan menikah dengan nya adalah benar, apa yang aku ambil bukan salah langkah, hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi setelah ini
" Alex kamu di mana?, cepat turun, ibu ingin bicara pada mu..." Aneth pagi ini sudah di Negera Italia karena mendengar omongan putra nya yang memiliki istri.
" Nyonya besar, Tuan muda masih tidur..." Neni sang asisten rumah tangga nampak memberi tahu bahwa tuan muda nya masih tidur pagi ini.
" Minggir biar aku yang membangunkan nya..." Timpal wanita yang dari kemarin selalu mengikuti kemana Aneth berada.
" Nona tolong, Tuan muda bisa marah kepada saya..." Neni masih saya menghalangi nya.
" Alex tak akan marah pada ku, tenang saja..." Wanita itu nampak terlalu percaya diri.
Alex yang dari tadi sebenar nya sudah terbangun memasang telinga nya dengan benar, mendengar seperti ada keributan di luar kamar nya, Alex dengan pelan meletakan kepal istri nya ke bantal dengan sangat hati hati dan lembut agar istri nya tak terbangun.
" Minggir..." Aneth dan wanita itu menaiki anak tangan, tapi Neni dengan cepat menghalangi langkah mereka.
" Nyonya saya mohon, jangan ganggu Tuan muda dan Nona muda yang sedang istirahat..." Perkataan nya membuat kedua wanita itu menoleh ke arah nya dengan tajam.
" Siapa yang kau maksud dengan nona muda" Aneth bertanya dengan bingung karena memang dirinya tidak tahu apapun.
Neni tak menjawab nya dia hanya menunduk bingung, dia ingin menghalangi langkah ibu bos nya tapi dia juga takut bahwa mulut nya akan keceplosan lagi. Neni sedikit tahu bahwa mereka menikah tanpa restu dari ibu Tuan muda nya.
" Jawab, siapa yang kau maksud dengan Nina Muda..." Bentak nya dengan kencang.
" Istri... Tuan muda Nyonya..." Jawab nya dengan gugup.
" Istri kau bilang?" Mata nya melotot dengan tak percaya.
" Pasti wanita ****** yang sengaja menjebak Alex bu..." Chelsea wanita itu seakan menambah bara api ke tubuh wanita tua tersebut.
" Siapa yang kau sebut dengan wanita ******?" Bariton keras dari atas sana membuat semua orang yang berada di anak tangan menoleh ke arah nya.
" Jangan berteriak teriak seperti di hutan..." Alex menuruni anak tangga dengan gaya nya yang tetap tenang. " Neni pergilah, siapkan sarapan dan susu untuk nona muda, dan antar ke kamar..." Sambung nya dengan melewati ketiga orang yang di sana.
" Baik tuan..." Neni dengan cepat pergi dari sana, dan menuju ke dapur nya untuk membuat apa yang di perintahkan tuan muda nya.
Sang ibu dan wanita itu menatap tajam ke arah Alex yang dari tadi bicara dengan santai dan melewati nya tanpa merasa bersalah.
__ADS_1
" Alex jelaskan ini semua..." Sang ibu mengikuti langkah putra nya dari arah belakang.
" Apa yang harus aku jelaskan bu?" Alex bersikap santai dengan mengambil air putih, menenggak tanpa sisa.
" Siapa yang di maksud dengan nona muda?" Alex memicingkan mata nya menatap ibu nya yang begitu penasaran dengan istri nya.
" Dia istri ku."
Jeder... sang ibu hanya terpaku mendengar apa yang di katakan putra nya, Alex masih bersikap tenang dan santai ketika menghadapi ibu nya, mungkin jika dirinya belum menikah dia akan menyembunyikan wanita nya, tapi kali ini dia sudah menikah tak ada yang mampu memisahkan mereka berdua.
" Wanita ****** mana yang menjebak mu Alex?"
" Jaga bicara mu, dia bukan ******, dia istri ku..." Alex membentak nya. " Dia sedang hamil anak ku..." Sambung nya tambah membuat sang ibu terkejut bukan main.
Pernikahan dan hamil saja ibu nya tak tahu apapun, apa sudah sejauh itu hubungan mereka.
" Aku yakin dia anak orang lain."
" Ku sumpel mulut mu dengan pisau, jika kau terus menghina istri ku..." Wanita itu tentu saja ketakutan karena melihat tangan Alex yang sudah memegang pisau. " Dia anak ku, kami membuat nya dengan cinta kami..." Alex menatap ibu nya yang dari tadi tak mengatakan apapun, ibu nya hanya terdiam membisu.
" Alex jika kau sudah menikah dan dia hamil anak mu, kenapa kau tak memberi tahu ibu, kenapa kau sembunyikan ini dari ibu."
Alinna terbangun ketika mendengar suara teriakan dari suami nya, dia mengedarkan pandangan nya mencari sosok suami nya tapi tak ada di sana.
" Alex kau keterlaluan..." Tangis Aneth pecah di sana.
" Cukup bu, jangan buat drama di sini..." Sang ibu dan sang anak sedang berdebat di sana tentang pernikahan putra nya yang sengaja di sembunyikan dari nya.
Wanita itu melihat Neni sang asisten masuk ke dalam ruangan dengan membawa nampan sarapan pagi. Wanita itu sedikit berlari menaiki anak tangga tanpa Alex sadari.
" Auw..." Teriakan istri nya yang keras membuat Alex menatap kamar nya, dia dengan segera berlari menuju kamar nya yang terbuka.
Neni yang tadi masuk ke dalam kamar nona muda nya tak menyadari bahwa ada seseorang yang mengikuti langkah nya dari arah belakang.
" Auw..." Neni yang tak tahu bahwa bos nya akan di serang dadakan oleh orang lain, karena posisi mereka, Neni yang di depan bos nya maka penjebakan itu tak dia ketahui.
" Auw.. Kau berani menginggit ku..." Neni dengan cepat menginggit tangan orang yang sengaja menjebak bos muda nya.
" Dasar jala- Clarissa..." Ucapannya terpotong ketika menangkap wanita yang di jambak tadi.
__ADS_1
" Sayang ada apa?" Alex berlari panik menghampiri istri nya yang berada di belakang Neni. " Neni apa yang terjadi?" Katanya dengan nafas yang terputus putus karena menaiki anak tangga dengan rasa panik nya.
" Nona ini menjambak nona muda tuan..." Neni mengatakan dengan nada kesal nya.
" Kau berani menjambak istri ku ha..." Bentak nya dengan suara yang meninggi.
Plak !!! Satu tamparan yang keras yang di layangkan oleh Alex membuat semua orang yang di sana sama sama terkejut, Chelsea memegang pipi nya yang terasa kebas dan panas karena tamparan yang keras.
" Clarissa..." Gumam lirik Aneth. " Kalian menikah tapi tak memberi tahu aku apapun, apa kalian sudah tak menganggap aku ada ha..." Kemarahan Aneth memuncak ketika melihat Clarissa adalah wanita yang di nikah putra nya, jika saya wanita lain Aneth akan merestui nya.
" Ibu, kita bisa jelaskan semua nya..." Cla yang ingin menghampiri calon mertua nya di halangi suami nya, dia memberikan kode agar istri nya tak maju ke depan.
" Kalian keterlaluan..." Bentak nya lagi.
" Bu cukup, jangan buat drama apapun di rumah ku. Aku dan Clarissa memang sudah menikah dan dia sedang mengandung anak ku..." Ucap nya dengan tegas.
" Jadi kau pergi dulu hanya alasan agar aku tak mengetahui rencana busuk mu itu..." Aneth sebenar nya menyukai Clarissa tapi masa lalu nya yang tak dia sukai dari wanita cantik yang sudah di nikahi putra nya.
" Kau tak menepati janji mu..." Nada bicara nya masih saja tinggi.
" Maafkan aku bu. Aku tak akan pergi kemana pun, maafkan aku yang tak bisa pergi dari kehidupan Alex, dia sekarang suami ku dan ada anak yang membutuhkan sosok ayah kandung nya..." Alex mencium pipi istri nya ketika sang istri mengatakan hal itu, adegan tersebut membuat kedua wanita itu bertambah geram.
" Terima kasih..." Bisik nya.
" Kau sengaja menjauhkan aku dengan putra ku."
" Ibu aku bilang cukup, maka cukup..." Alex menaikan nada suara nya. " Kenapa kalian membuat masalah di sini, ini masih pagi, sebaik nya kalian pergi..." Alex bahkan tak menatap ibu nya.
" Bu maaf, jika ibu masih tak merestui kami, maka aku tak akan pernah kembali kepada mu. Clarissa sekarang jiwa ku, aku memiliki keluarga kecil yang harus aku perjuangkan. Jika ibu masih enggan dengan kami, maka aku tetap tak akan kembali..." Alex tahu ibu nya akan terluka, tapi tak ada pilihan lagi. Alex mempertahankan keluarga kecil nya karena dia tak ingin anak nya lahir tanpa seorang ayah, seperti dirinya.
" Kalian..." Aneth berlari meninggalkan kamar putra nya dengan emosi.
" Aku akan mengambil apa yang sudah menjadi milik ku dari dulu..." Kata nya yang kemudian pergi menyusul Aneth.
πΌπΌπΌ
Kemarin belum bisa up penuh ya mak π€ ada perbaikan jadi ada bab yang harus mimin perbarui π padahal adegan wik wik nya ππ
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, komentar dulu yu π€ komentar juga, butuh Vote dan Hadiah nya boleh dong π€ kalau punya koin boleh di bagi juga ga pa pa π
__ADS_1
Naikan lagi yuk, kemarin turun, sekarang naikin lagi yu mak π€π€π€