Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Melawan 34


__ADS_3

" Aku sebenarnya tak pantas berkata seperti ini kepada mu, tapi apa boleh buat kau yang bisa membuat aku memikirkan mu karena kau tak ada di samping ku. Aku adalah laki laki yang akan bertanggung jawab karena sudah mengambil sesuatu yang berharga dari mu."


" Jangan merasa karena kamu mengambil mahkota ku kau ingin bertanggung jawab dengan rasa terpaksa."


" Tidak ada kata kata terpaksa Maria. Ada seseorang yang mengatakan kepada ku, jika aku berbuat satu macam kepada mu maka aku harus menentukan pilihanku dan aku saat itu menentukan pilihan ku, dan pilihan ku adalah ingin bersama mu. Maria terima lah Om Tua Aki Aki mu yang ingin menjadikan gadis kecil yang ada di depan ku adalah milik ku seutuhnya?" Ungkapan cinta itu membuat Marian tertegun dia tak menyangka bahwa dia mengalami hal seperti ini.


Andre adalah orang pertama yang berani mengungkapkan semuanya dengan serius, selama ini tak ada yang berani mengatakan apapun kepada dirinya, karena dirinya tak ingin membuka hatinya kepada siapapun.


" Umur kita memang terpaut jauh Maria tapi percayalah cinta ku pada mu begitu tulus dan aku akan mengimbangi apa yang ada di pikiran mu. Tapi kau juga harus tahu pekerjaan ku bukanlah hal yang mudah, perkerjaan ku terlalu berbahaya tapi aku tak akan menyeret mu dalam hal apapun."


" Om aku gak tahu harus bilang apa tapi yang jelas aku menerima semua apa yang kamu katakan..." Senyum mereka kini langsung mengembang dan kini mereka saling berpelukan. Jantung Andre yang tadi tak karuan dan berdetak cepat kini merasa lega mendengar apa yang di katakan oleh gadis itu.


" Jadi kita resmi menjadi sepasang kekasih?" Maria kini bertingkah yang membuat Andre malah tertawa. Hidupnya yang dari dulu tegang kini seakan penuh dengan tawa dan bercahaya.


" Setelah masalah ini, jika perlu aku akan menikah mu."


" Menikah?, baiklah aku setuju. Jika kita menikah maka aku tak perlu lelah bekerja dan tak perlu untuk mencari tempat tinggal..." Andre kini malah menggeleng mendengar apa yang di katakan oleh gadis itu, bahkan di tak marah sama sekali, perkataan dari Maria kini hanya di balas oleh senyuman yang mengemaskan.



Mata mereka kembali beradu pandang, kini getaran cinta mereka rasakan dengan sedikit gugup. Jatuh cinta membuat kedua insan itu terpana dan saling gugup bukan main. Bahkan hanya saling pandang saja mereka bisa gugup bukan main, bahkan jantungnya seakan ingin lompat dari tubuh mereka masing masing.

__ADS_1


Andre kini menggapai tengkuknya, mencium Maria begitu saja dan menguncinya dengan segera. Andre kini meluma* nya dengan lembut, menyesa* nya dengan penuh kenikmatan. Maria yang tidak pernah melakukan sama sekali ini kini hanya diam bagaikan patung yang tak bergerak. Ciuman itu sedikit mengejutkannya, membuat gadis itu benar benar terpaku dan tak membalas apapun.


" Bernafas lah sayang!! kenapa kamu jadi tegang he?, kita pernah melakukannya bukan?" Andre kini menggodanya dengan membisikan hal vulgar.


" Aku malu..." Maria yang ingin menghindar kini di tarik dan bibir nya kini kembali di gapai oleh Andre.


Andre kini segera meluma* nya kembali dan segera mengunci tengkuknya itu agar wanita nya tak bisa berkutik sama sekali. Andre kini menciumnya dengan liar dan itu membuat Maria sedikit membalasnya dengan kaku. Maria yang tidak pernah melakukan hal itu kini membalasnya mengunakan instingnya.


Andre kini sedikit tersenyum senang ketika wanita itu membalasnya meskipun kaku. Andre kini memperdalam ciuman itu dan tangan nya kini sudah berkeliaran kemana pun untuk menyentuhnya.


Andre kini mengendong tubuh Maria dengan cepat, membawanya ke atas kasur besarnya. Andre kini kembali menyentuhnya dengan sentuhan yang lembut. Desaha* kecil kini mulai terdengar di sana, tubuh Maria kini ketagihan di sentuh oleh Andre, sentuhan asing yang tak pernah dia rasakan dan sentuhan itu kini dia rasakan untuk ke dua kalinya.


Mereka yang kini berbaring dengan leluasa mereka saling mencumbu mesra, melepaskan rasa rindu yang begitu dalam. Ingin melepaskan yang sesuatu mereka pendam dari tadi.


" Panggil nama ku sayang..." Geramannya tak tertahan ketika Maria memanggilnya dengan menyebut namanya.


Andre kini melepaskan semua kain yang menempel di tubuh mereka dan memandang satu sama lain dan mengikis jarak di antara mereka.



Tubuh Maria kini menggeliat kegelian ketika merasakan sesuatu yang ingin menyentuhnya di bawah sana. Andre yang lebih berpengalaman kini mengendalikan permainan panas mereka, Andre mengunci tubuh Maria.

__ADS_1


" Argh..." Erangnya yang tertahan ketika sebuah sentuhan itu kini menerobos masuk ke dalam luban* nya dengan cepat. Dengan beberapa kali hentakan benda itu kini masuk dengan sempurna.


Andre kini bergerak pelan agar gadisnya menyesuaikan miliknya yang masuk ke dalam tubuhnya. Sedangkan Maria tadi terkejut ketika benda asing memasuki tubuhnya dan rasa sakit kini menghampirinya untuk ke dua kalinya. Maria memejamkan matanya menikmati penguasaan tubuhnya.


Andre yang kini tak tahan kini akhirnya di buat bergerak cepat dan liar membuat tubuh gadis itu kini terguncang hebat di bawah kendali tubuhnya, hentakan demi hentakan kini di berikan oleh Andre begitu cepat membuat gadis itu benar benar terguncang lebih cepat dari yang tadi.


" Maria aku mencintai mu..." Geraman nya ketika benda tumpul itu kini seakan masuk ke dalam sana dengan rasa yang begitu nikmat.


" Kau milik ku gadis kecil ku..." Sambungnya dengan tetap memompa pinggulnya.


Maria kini memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh kekasihnya itu, dia menikmati atas setiap yang di berikan oleh kekasihnya. Tubuhnya kini menengang hebat ketika sebuah dorongan ke ujung pelepasan.


" Ada yang ingin keluar dari bawah sana..." Erangnya dengan lirik yang tertahan, dia merasakan rasa hangat yang menyentuh keluar di bawah sana. Tubuhnya menengang ketika sebuah ledakan kecil menguasai tubuhnya.


Denyuta* kecil itu kini mampu menggoyahkan pertahanannya Andre. Laki laki bertato itu kini kembali memompa pinggulnya dengan cepat ketika merasakan ada hawa panas yang ingin menyerang tubuhnya. Maria kini kembali terguncang dengan cepat ketika sebuah hentakan hebat menyerangnya.


Hentakan demi hentakan, desaha* demi desaha* kini seakan berkata bahwa mereka saling memiliki seutuhnya, mereka kini bersatu dengan cinta yang tulus dari kedua orang yang memiliki umur yang begitu jauh.


" Aku tiba..." Andre kini juga mengejang ketika tubuhnya di dorong di pelepasan yang ingin mereka gapai sedari tadi. Tubuhnya kini menengang dengan memeluk erat tubuh gadis kecil itu. Mereka masih mengatur nafasnya yang memburu, nafas yang seakan tak beraturan.


Cinta perbedaan usia bukanlah hal yang muda di gapai. Mereka harus sama sama menyesuaikan dirinya agar taka ada terjadinya pertengkaran kecil.

__ADS_1


Bersambung nanti sore 🤭 Andre dan Maria segini dulu ya 🤣 Mince sambung di Wa yang hot 😁


__ADS_2