Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kejujuran 7


__ADS_3

" Mari ikut saya ke kantor, nanti anda bisa menjelaskan semua nya..." Jenni kini yang ingin melangkah menangkap laki laki gondrong itu, kini harus terhenti ketika tangan Steve menghentikan nya dan dia berdiri di depan bis nya.


" Sekali lagi kau mendekat saya pastikan kalian semua hancur di sini..." Ucap Steve dengan dingin. Kata kata Steve kini membuat semua orang yang ada di sana kini merinding ketika laki laki itu menatapnya seperti itu.


" Tuan Steve anda jangan menghalangi kasus ini, saya bisa membuat laporan bahwa anda menghalangi kasus ini dan anda kaki tangan dari Tuan Zac..." Jennifer kini berucap dengan sungguh sungguh.


Tak ada seseorang yang di cintai di saat ini, wanita itu hanyalah agen CIA yang ingin membawa bos nya yang berarti mereka adalah musuhnya. Sedangkan Jenni juga tak menghiraukan perasaan nya yang ada di depan nya ini adalah laki laki yang ingin menghalangi tugas nya. Jenni dan Steve saling bertatapan dengan tatapan yang sama sama dingin serta tatapan tajam nya itu. Mereka yang berpisah karena profesi seperti ini yang tak bisa bersatu. Hanya satu hari mereka berpisah tapi kejadian yang membuat mereka sudah harus saling melawan mereka harus lakukan. Tak ada kata kata cinta, tak ada kata keluarga di setiap mereka bersarang. Lawan tetaplah lawan yang harus mereka kalahkan.


" Kami juga bisa melaporkan kalian semua atas tindakan tak menyenangkan dan pencemaran nama baik. Kau tau siapa pengacara kami, jadi saya harap kau berpikir ulang untuk melawan kami..." Steve tentu saja tak tinggal diam atas ancaman yang di lontarkan oleh wanita itu.


Jenni terdiam dia tau melawan siapa saat ini, bahkan dirinya yakin dirinya benar maka dari itu Jenni melawan mata laki laki itu, menantang nya dengan tatapan tajam nya juga.


" Tuan Steve saya mohon jangan halangi kami..." Jenni tentu saja memohon dia tak ingin hal ini sulit bagi mereka semua. Jenni juga tak ingin berlama lama di sini, dia tak ingin menerima tatapan dari laki laki itu. Tapi ini semua adalah tugas nya yang harus dia jalani.


Steve kini mengambil ponsel nya menghubungi seseorang. " Tunggu sebentar di sini..." Jenni kini mengerutkan keningnya ketika laki laki itu berucap dengan tatapan yang berbeda.


Tak butuh lama ada sebuah ketukan pintu yang membuat Zac mengijinkan orang yang ada di luar itu segera masuk. Mata mereka terkejut bukan main ketika ada beberapa orang masuk di sana dan ada orang yang Jenni kenal dia sana, bahkan dirinya juga tau siapa orang orang itu.

__ADS_1


" Mana mungkin, ini tak nyata..." Jenni kini menggeleng ketika melihat orang orang itu masuk dengan wajah yang biasa saja, bahkan wajah dan badan mereka tak ada yang berubah sama sekali, mereka tetap sama dengan terakhir mereka bertemu.


" Kau ingin menangkap bos ku karena kau pikir mereka kami bunuh bukan?" Steve kini tersenyum miring ketika melihat wajah wanita itu syok di buat oleh nya.


" Tidak mungkin, saya yakin mereka tak ada di mana pun ketika saya mencari nya dari kemarin..." Steve dan Zac kini tersenyum penuh kemenangan melihat agen agen itu terkejut bukan main.


" Kau sekarang tau siapa aku?" Bisik tepat di telinga Jenni.


" Anda ingin menangkap saya karena mereka tak ada di rumah nya?, anda yakin itu Sir David?" Kini Zac membuka suaranya dengan senyuman penuh kemenangan.


" Kevin selama ini kau berada di mana?, dan kau Tuan baron juga ada di mana?, katakan pada mereka semua..." Zac kini dengan senang menyaksikan drama yang ada di depan nya itu.


" Saya memang di pecat dan tidak di tuntut apa apa, tapi saya tetap di memperkerjakan di sebuah hotel yang berada di negara B. Keluarga saya tentu juga berpindah mengikuti ku, Tuan Zac memberikan hati nya agar kanu masih tetap hidup dengan uang ku. Saya tak menyangka bawah kau sendiri yang menyusup di sini..." Kevin laki laki muda itu menjelaskan semuanya, kenapa dirinya tak ada di sini bahkan semua keluarga nya juga tak ada.


" Sedangkan saya Baron dan ini adalah Rangga kami memang sempat bermain main dengan Tuan Zac, mengambil sejumlah uang yang tak harus nya kami ambil, tapi dengan kebaikan hati Tuan Zac, kami masih di butuhkan di gudang tempat nya yang lain, tentu saja tak di negara ini, kami berada di negara A."


" Saya Jeremi kau pasti masih mengingat ku bukan?, saya memang bermain curang tapi Tuan Zac mengampuni kami semua dan masih memberikan kami pekerjaan, meskipun pekerjaan itu tak harus nya kami lakukan, tapi kami senang karena bos kami masih memikirkan nasib kami semua."

__ADS_1


" Saya intan saya di pindah tugas kan di perusahan sini Nona Jenni, saya juga di berikan rumah baru agar saya bisa lebih dekat dengan perusahan ini Nona. Jika anda tak menemukan kami di rumah kami yang lama karena kamu sudah di pindah tugas kan semua..." Intan itu kini berbicara dengan tenang karena apa yang dia ucapkan benar.


" Lalu semua aset aset kalian kenapa bisa berpindah dengan nama Zac Kozan?" Kini David yang bertanya karena Jenni tak bisa mengatakan apapun dia masih mencerna setiap kata kata orang itu.


" Karena kami harus menganti kerugian yang telah kami perbuat Tuan, kami yang tak ingin masuk penjara lebih memilih untuk kehilangan aset aset kami dan di pekerjaan ulang oleh Tuan Zac meskipun dengan pekerjaan yang berbeda..." Jawabnya dengan tenang.


" Jika anda masih ragu anda bisa mengecek nama nama kami, kami maka dengan senang hati memberikan nama perusahan dari Tuan Zac yang masih mau menaungi kami..." Timpal Kevin dengan segera.


Senyum kemenangan yang tadi kini luntur di gantikan oleh kekecewaan yang mendalam, kini senyum kemangan hanya ada di bibir Zac dan Steve. Mereka tersenyum senang karena apa yang mereka pikirkan dari kemarin ternyata terjadi dengan cepat.


" Kalian masih ingin menangkap bos saya?" Kini Steve menyilangkan tangan di dada nya menatap wanita itu yang masih keadaan terkejut.


Jenni menelan kekecewaan dan kepahitan karena semua nya bisa di buktikan oleh orang orang itu. Jenni hanya menatap datar kearah Steve yang kini malah tersenyum mengejek di depan mata nya itu.


Aku tak bisa meremehkan mereka. Batin David dengan rasa kesal nya itu.


" Kita pergi kalau begitu..." Ucap David di angguki oleh Tim nya.

__ADS_1


" Anda bisa pergi dulu Sir, saya harus keruangan saya di sini, ada yang tertinggal..." David mengangguk. Setelah mengatakan permohonan maaf kini semua tim yang ingin menangkap Zac kini pergi meninggalkan perusahan itu dengan membawa kekecewaan yang mendalam, mereka gagal membawa target itu.


__ADS_2