
Warning ya 21+ yang masih bocil di larang membaca 😊 mince mau nyebarin benih benih cinta yang akan tumbuh di perut kalian 😁 jangan pada ngeces ya 🤪
Happy Reading 😚
Entah siapa yang memulai nya kini mereka sudah saling membalas ciuman dengan saling menyesa* secara bergantian. Zac yang tadi mencium nya dengan penuh keliaran kini menciumnya dengan penuh kelembutan. Valarie kini mengalungkan tangannya pada leher kekasihnya, membalas ciuman yang membangkitkan gaira* insan mereka berdua. Zac menggendong tubuh kekasihnya membawanya ke bed nya, merebahkan tubuh kekasihnya di sana dengan pelan agar mereka saling leluasa membalas sentuhan yang membangkitkan sesuatu.
Zac kini menurunkan cumbuannya di leher kekasihnya yang dari tadi terpampang di sana, menggigi* nya dengan pelan, menghisa* nya hingga meninggalkan tanda kemerahan di sana untuk kesekian kalinya. Mereka berdua dengan cepat meninggalkan kain yang menempel di tubuhnya. Mereka saling menggoda, saling membalas sentuhan mereka yang begitu nikma*.
" Honey.. ah…." Desaha* itu lolos ketika lida* laki laki gondrong itu menyentuh sesuatu yang membuat wanita itu menggeliat di atas nya.
Posisi mereka kini kaki Zac menekuk yang dijadikan sandaran punggung wanitanya ketika berada diatas tubu* kekasihnya dengan posisi sesuatu berada di bibir nya. Laki laki gondrong itu semakin memperdalam sapuannya ketika mendengar jeritan kecil yang keluar dari bibir kekasihnya itu.
Dia bertambah semangat ketika mendengar desaha* yang begitu manis di dengar dari telinga nya. Laki laki gondrong itu semakin mempercepat gerakan lida* nya ketika boko** kekasihnya mulai bergerak mengikuti gerakan lida* nya.
" Honey…." Desaha* yang panjang dan menekan ke bawah membuat laki laki itu tahu bahwa kekasihnya melepaskan sesuatu yang hangat yang mengenai lida* nya. Val mengatur nafasnya yang sangat memburu karena ulah dari kekasihnya itu.
" Kau menyukai nya honey?" Tanyanya ketika menurunkan badan kekasihnya itu dan membelai pipi lembut nya.
" Ku akui kau banyak cara memuaskan pasangan mu Zac, kau benar benar pemain ranjang yang sejati…" Katanya dengan mengatur nafasnya dan menikmati pelepasan tubuhnya.
" Jangan menyindirku honey."
" Aku tidak…" Jawabnya dengan menatap laki laki itu.
Val menarik tengkuk kekasihnya menciumnya dengan penuh gaira*, Zac membalas apa yang dilakukan kekasihnya, merema* benda yang dia sukai, semakin tangan nya bermain di sana semakin membuat tubuh wanita itu menggeliat dengan menantang.
Val membalikan badan kekasihnya menjadikan dirinya berada di atas badannya, menjadikan Woman On Top, memasukan Julio dengan sekali hentakan pinggulnya karena miliknya yang sudah basah karena pelepasan pertamanya.
" Sayang.. hmm…" Erangan Zac tak bisa ditahan ketika pinggul wanita itu seakan mengaduk aduk Julio nya hingga membuatnya benar benar tak tahan.
__ADS_1
Val semakin cepat menaik turu*kan, mem*ju mund*rkan pinggulnya sesuai irama yang ingin dia ciptakan.
" Honey, jangan buru buru, aku tak mau ini berakhir…" Geraman Zac ketika menyadari bahwa pinggul kekasihnya semakin cepat, tangan Zac kini berada di pinggul kekasihnya sedikit menahannya agar mengurangi temponya.
Val yang bergerak cepat membuat sesuatu yang bergerak cepat di depan mata kekasihnya. Ceplak!! Pukulan tangan yang tepat di benda yang bergerak tadi membuat tubuh wanita itu semakin bergaira*.
" Zac…" Desaha* nya tak bisa dibendung ketika dia akan mencapai puncaknya lagi, desaha* dan geraman kini menggema di kamar hotel tersebut.
Kini mereka bergulat di atas ranjang begitu lama, menumpahkan kerinduan serta kecemburuan tadi menjadi satu dengan hentakan pinggul mereka berdua. Saling menyebutkan nama, saling mengungkapkan cinta semakin membuat mereka enggan untuk melepaskan sesuatu yang mereka cari.
Zac yang tahan kini membalikan sesuatu memasuki tubuh wanitanya dari belakang, menghentakan pinggulnya dengan irama yang penuh kerinduan serta cinta untuk wanita itu. Menghujami milik kekasihnya dengan irama yang begitu sedang. Val hanya mencengkram tangan kekasihnya ketika tangan laki laki itu merambat merema* bagian depan milik nya.
" Honey faster I want-..." Val tak bisa melanjutkan ucapannya ketika tubuhnya di terpa pelepasan untuk kedua kalinya.
Tubuhnya menegang lagi lagi Zac menghentikan hentakan itu dan membuat wanitanya menikmati pelepasan untuk kedua kalinya. Nafasnya begitu memburu, keringat bercucuran dari dahinya. Kamar yang dingin kini menjadi kamar yang sangat panas karena adegan mereka berdua.
Val ambruk di sana dengan posisi yang masih tengkurap dengan Julio yang masih bersarang di sana. Zac memompa nya lagi dengan lembut, menggoda tubuh wanitanya membuat wanita itu lagi lagi memejamkan matanya menikmati godaan yang diberikan laki laki gondrong itu.
" Faster Zac, kau membuatku akan gila jika terlalu lambat…" Zac menggerakkan pinggulnya cepat sesuai yang dikatakan kekasihnya tadi. Tak butuh lama Zac akhirnya didorong pelepasan yang sangat dinikmati. Kini mereka berdua terkapar lemas ketika mereka mencapai apa yang mereka cari dari tadi.
Dengan masih saling mengatur nafas yang sama sama memburu membuat mereka merasakan lelah sekaligus nikmat.
" I love you honey…" Ucapnya dengan mencium kening kekasihnya.
" Zac tiga hari lagi aku akan mengadakan pesta dan kakak ku siap menemuimu, aku sudah mengatakan bahwa aku akan mengenalkan seseorang yang spesial."
" Aku tak sabar honey…" Zac merengkuh tubuh wanitanya dengan rasa penasaran.
Sebenarnya Zac dari kemarin mencari tahu siapa kakak dari kekasihnya tapi sayang dia tak menemukan apapun, data dari kekasihnya hanya seorang diri dan dari kecil dia tinggal bersama bibinya yang berada di Belanda.
__ADS_1
Aku akan segera tahu siapa kakak nya, aku tak sabar menjadikanmu istri ku Val. Batin Zac dengan mencium kening kekasihnya.
Sedangkan di tempat aula Aiden dari tadi mencari sosok wanita yang tadi dia beri bunga tapi dari tadi dia tak menemukan sosok itu.
Apa mungkin Val sudah pulang?, bukankah dia harus bertemu media?, atau dia sibuk jadi dia langsung pergi tadi. Batinnya dengan berjalan mencari sosok wanita itu.
" Kau tadi melihat laki laki yang menggandeng Val keluar dari ruang ganti?, astaga tampannya…" Aiden tak sengaja mendengar sayup sayup pembicaraan kedua wanita yang berpapasan dengannya.
" Val cantik laki laki itu juga tampan, mereka sangat cocok…" Balasnya teman satu nya.
" Maaf nona, saya dari tadi mencari Valarie, apa kalian melihatnya?" Aiden yang tiba tiba bertanya kepada kedua wanita membuat kedua orang itu menatapnya.
" Valarie sudah pergi bersama kekasihnya…" Jawabnya.
" Kalau begitu terima kasih…" Aiden menahan rasa kesalnya ketika mendengar bahwa wanita yang dia cari sudah pergi bersama kekasihnya.
" Sial… aku terlambat…" Umpatnya dengan meninggalkan tempat itu dan berjalan menuju pintu keluar nya.
Abhi yang melihat temannya keluar dari aula dengan memasang wajah kesalnya mencoba menghampirinya. " Lu kenapa?" Sebuah pertanyaan dari suara yang begitu dia kanal membuat nya menatap ke arahnya.
" Tidak ada, hanya lelah…" Elaknya dengan berbohong.
" Aku ingin menemui Val, apa dia masih di dalam?"
" Val tak ada di sudah pergi bersama kekasihnya…" Jawaban sinis dari Aiden membuat Abhi tahu apa penyebabnya.
Jadi benar anak itu memiliki kekasih?, baiklah aku sekarang penasaran siapa laki laki yang bisa meruntuhkan hati adikku itu. Batin Abhi, dia menjadi sangat penasaran kepada kekasih adiknya yang ingin menemuinya di pesta ulang tahun adiknya tiga hari lagi.
Bersambung lanjut besok ya 😁 siapkan hati kalian untuk besok 😁😁
__ADS_1
Fokus sama wajah nya bang Abhi ya mak jangan salah fokus sama tubuh nya bang Abhi yang di tengah itu mak 😀😀 nanti kalian pada gagal fokus 🤪🤪