Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Perangkap 3


__ADS_3

...Takdir?...


^^^Apakah ada yang tau tentang Takdir? jawabannya adalah Tidak. Tuhan terlalu pandai membalikkan semua hati setiap insan manusia, Tuhan selalu menguji setiap insan nya dengan berbagai cobaan Takdir yang tak pernah insan pikirkan sebelumnya.^^^


Takdir dan Tuhan seakan saling bersatu mempermainkan keadaan setiap insan. Takdir indah dan buruk pun tak ada yang tau, hanya Tuhanlah yang bisa mengetahui jalan Takdir apa yang sudah menunggu setiap insan di depan sana.


Badai sekalipun Tuhan tak akan peduli, Tuhan akan menjadikan kita sebuah batu besar yang tak akan goyah meskipun Badai besar dan ombak sekalipun yang menerjang nya.


.


.


.



Kematian adalah hal yang paling menyakitkan bagi setiap orang yang di tinggalkan, kematian adalah hal yang paling sulit di terima untuk orang orang yang ditinggalkan. Tapi berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan nyawa seorang akan percuma, karena Tuhan akan mengambil siapa yang telah menjadi pilihannya untuk kembali ke dalam pangkuan nya.


Kepergian adik nya membuatnya wanita yang lembut kini menjadi wanita yang penuh dengan dendam yang membara, dendam yang siap mempertaruhkan nyawa nya sendiri untuk menangkap para pelakunya.


Ungkapan yang mengejutkan bahwa dia memiliki semua bukti menggegerkan seluruh warga Italia, bahkan para pelaku juga tampak gusar dan ketakutan dengan berita yang tak belum tentu benar tersebut.


Sarah saat ini telah bersiap menunggu para tamu yang akan hadir di rumahnya, dia yakin para pelaku saat ini tengah menyusun rencana untuk semuanya. Semua orang orang Bryan juga berada di tempat nya masing masing.


" Kau tak apa?" Bryan sendiri yang saat ini berada di dalam rumah nya bersama dengan Sarah yang siap menunggu orang orang yang datang.


" Aku baik baik saja..." Jawabnya dengan setengah gugup.


" Kau yakin? wajah mu pucat dan badan mu sedikit gemetar, istirahatlah di kamar mu, aku akan di sini..." Ujar Bryan yang tau bahwa wanita di depannya sedang tak baik baik saja.

__ADS_1


" Apa sangat terlihat? maaf ini pertama bagi ku, tapi aku tak apa! semuanya baik baik saja. Selagi ada kamu aku tak perlu takut bukan?" Sarah berusaha untuk tersenyum meskipun di senyumnya masih sangat terlihat jelas bahwa ada kekhawatiran maupun kecemasan.


Bryan kembali menyentuh kedua pundak Sarah dengan lembut lagi lagi mata mereka saling beradu pandang dengan saling menyelami pandangan mereka masing masing.


" Kau tak bisa berbohong pada ku Sarah! jika kau memang takut bersembunyi lah tak masalah bagi ku. Biarkan semua nya yang di sini yang menangani nya..." Ucapnya dengan lembut.


" Aku sebaiknya ke kamar..." Sarah segera melarikan dirinya dari tatapan lembut Bryan.


Dia tak hanya takut tentang para tamu yang akan datang tapi entah kenapa jantungnya tak bersahabat sama sekali tentang tatapan lembut dari Bryan.


Dia tak hanya gugup dalam kasus ini tapi dia juga gugup tengah di tatap penuh kekhawatiran oleh laki laki tersebut. Kini dia lebih memilih untuk masuk ke dalam kamarnya sebelum semuanya terlambat dalam hal apapun.


" Cih!! dia selalu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan rupanya..." Desis William yang dari jauh melihat jelas gerak gerik sepupunya dengan wanita yang kemarin sempat ingin membunuh sepupunya tersebut.


Beberapa orang hanya mengintai mereka dari kejauhan sedangkan yang di dalam orang hanya ada beberapa orang yang sembunyi di dalam nya.


" Jadi maksud Paman Bryan menyukai wanita itu?" Cristian tampak terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Abhi.


Drt!! Drt!! Drt!! Getaran ponsel Abhi membuatnya segera melihat ponsel itu, dan matanya sedikit melotot ketika panggilan itu dari bosnya tetapi bos nya mengunakan nomer yang hanya di gunakan untuk rahasia.


" Bos-"


" Siapa wanita yang mengaku sebagai kakak Amel? apa kalian tak menyelidikinya atau kalian belum tau berita hari ini?" Zac langsung memotong apa yang ingin di katakan oleh Abhi.


" Maaf Bos aku belum sempat memberi tau tentang ini semua-"


" Apa yang kau sembunyikan Abhi?" Lagi lagi dia memotong apa yang ingin di jelaskan oleh Abhi.


Abhi hanya bisa menghela nafasnya ketika bos nya meninggikan suaranya dapat di pastikan ini akan menjadi amarah bosnya ketika dia mengetahui semua rencana konyol ini.

__ADS_1


" Aku sudah tau jika wanita yang bernama Sarah itu memang kakak dari mendiang Amel Bos bahkan kami sudah sempat bertemu satu kali dan hari ini pun aku juga bersama nya meskipun aku hanya dari jarak jauh melihatnya. Masalah-"


" Tunggu tunggu, bicaralah yang simpel jangan berbelit belit dan panjang."


" Bos intinya kami dan Bryan yang merancang rencana berita hari ini dan kali ini aku juga yang mengintai dari kejauhan tentang ini semua."


" Kau gila? bagaimana bisa kalian bergerak tanpa mengatakan apapun kepada ku, bahkan bagaimana bisa kau dan Bryan..." Suaranya kini meninggi dia tak habis pikir bagaimana mereka bisa menjalankan misi tanpa dia tak mengetahui semuanya.


" Bos maafkan kami yang tak memberitahu ini kepada anda tapi kami semua lakukan ini agar kami segera bisa menangkap para pelaku."


" Siapa yang memiliki ide gila ini?"


" Maafkan aku bos tapi Bryan yang memiliki ide ini."


" Bryan?" Zac mengulangi kata kata dari orangnya yang juga kakak iparnya. " Kau percaya dengan anak muda yang baru kali ini mengunakan kelompok kita? apa kalian tak sadar kalian membahayakan nyawa orang lain? sejak kapan kelompok kita mempertaruhkan nyawa orang lain hanya untuk menangkap orang lain?" Zac tak bisa memelankan suaranya dia meninggikan suaranya.


" Bos tapi aku rasa ide cukup untuk menangkap para pelaku! pihak police tak membiarkan kita melihat hasil rekaman CCTV yang mereka punya dan tak ada cara lain selain memancing nya mengunakan umpan seperti ini. Kami tau ini sangat membahayakan nyawa Sarah tapi kami sudah siap di sini untuk mengintai nya dari jarak jauh dan dekat. Kami tak akan membiarkan semuanya menjadi korban, dan aku rasa musuh kita orang yang muda kita taklukan bos..." Bantahnya.


" Jangan pernah meremehkan musuh mu yang belum kau ketahui! apa kau yakin dia bukan musuh yang tanggung? sejak kapan aku mengajari kalian menyombongkan diri dengan kekuatan kalian hah?" Bentaknya lagi.


Abhi lagi lagi terdiam dia sadar bahwa apa yang dia katakan barusan adalah hal yang paling tidak di suka dari bosnya.


" Maafkan saya bos tapi-"


" Tidak ada tapi-tapian! bawah wanita itu ke markas dan lindungi dia, aku akan ke sana sekarang juga..." Perintah Zac tak akan sanggup di lawan oleh Abhi sekalipun.


Dor!! Dor!!


Nah loe siapa yang main tembak aja itu

__ADS_1


__ADS_2