Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Perang 2


__ADS_3

Tembakan serta suara teriakan dari Violet mengejutkan mereka semua, tembakan itu melayang begitu saja membuat orang yang ada di sana mundur dengan sedikit limbung.


" Al..." Teriaknya yang ingin berlari menghampiri Albert. " Lepaskan aku... lepaskan aku...." Violet memberontak ketika tangannya di cekal oleh James dengan kuat.


" Kau ikut aku atau kau ingin di sini bersama kekasih brengse*k mu itu hah?" Bentaknya lagi.


Bugh!! peluru yang mengenai tubuh Albert kini dengan segera di tendang oleh orang orang James membuat tubuh Albert benar benar limbung kebelakang dengan mata yang berkunang kunang.


" Lepaskan aku.. aku ingin bersama Albert.. aku gak ingin bersama mu.. lepaskan aku..." Katanya dengan berteriak kencang.


Bug!! injakan yang keras pada tubuh Albert yang berdarah membuat laki laki itu tak bisa berkutik dia meringis merasakan kesakitan.


" Albert bangun, aku gak ingin di bawa dia.. Albert.. hiks hiks...." Tangisan serta teriakan Violet kini membuka matanya dengan segera.


Tatapan Albert malah menatap tajam dengan menahan rasa sakit yang begitu tak bisa di tahan oleh nya. Albert menyentuh kaki yang menginjaknya mengangkatnya dengan berusaha keras.


" Ah...." Teriaknya dengan kencang.


Bug!! orang itu kini ambruk terpelanting ke belakang, dia terpental dengan kasar hingga punggungnya merasakan rasa nya aspal yang begitu keras tersebut.


Albert bangun dengan merintih kesakitan, dia menyentuh perutnya yang terkena tembak oleh James.


" Laki laki licik, kau mengunakan senjata di saat lawan mu tak membawa senjata sama sekali..." Katanya dengan susah payah.


" Al..." Ujarnya dengan merasakan kasihan kepada kekasihnya.


" Kuat juga nyali mu..." Senyum tipis dari James membuat Albert merasa geram.


" Lepaskan dia, jangan hanya berani dengan wanita, lawan aku, jangan jadi pengecut yang tak berani melawan aku..." Albert masih berusaha menahan dirinya yang merasakan pusing serta matanya yang berkunang kunang.


James tertawa kencang melihat Albert yang sedikit limbung dengan merasakan kesakitan yang begitu sakit di dada nya.


" Kau ingin melawan ku dengan dirimu yang hampir mati?, baiklah ayo aku bantu kau cepat mati."

__ADS_1


" Apa yang ingin kau lakukan James, hentikan ini semua."


" Maju lawan aku..." Albert masih berusaha untuk tetap kuat dengan melawan musuhnya meskipun dia tau bahwa dia sudah tak memiliki tenaga untuk bertarung.


James melepaskan cengkraman pada tangan Violet dia menggulung lengan kemeja nya hingga ke atas sikunya.


" Maju..." Tantang Albert dengan dirinya yang tak takut sama sekali oleh lawannya.


James dan Albert yang kini mulai saling menyerang satu sama lain, tak ada yang membuat mereka menyerah. Albert tetap bisa menghajar laki laki itu meskipun dirinya dengan menahan rasa sakit pada perutnya.


Bug!! pukulan dan tendangan yang di berikan Albert mampu membuat James mundur dengan terjatuh ke aspal. James yang ingin berdiri kini harus menerima pukulan yang di layangkan di wajahnya.


James kembali ambruk ke samping dengan darah segar keluar dari ujung bibirnya. James mengusap darah itu dengan tersenyum tipis. Sedangkan Albert mundur dengan menahan rasa sakit kepada perutnya.


Cuih!! James membuang ludahnya yang bercampur darah segar tersebut. Violet sedikit tersenyum ketika dia melihat kekasihnya masih bisa bertahan meskipun dia tau dia merasakan rasa sakit. James bangkit dan dia kini menatap perut Albert yang banyak mengeluarkan darah.


Bug!! bug!! James diam dia tak membalas pukulan yang di layangkan oleh Albert dia menerima nya dengan diam.


" Ahhhh...." Teriakan Albert ketika dengan cepat tangan James mencengkram perut yang sudah basah dengan darah segar.


Albert yang mundur kini di tendang kencang oleh James hingga benar benar membuat Albert mundur dengan terpental jatuh ke aspal. Punggungnya membentur aspal dengan kencang.


" Bangun..." Teriaknya ketika melihat Albert yang berguling merasakan sakit pada perutnya.


" Hanya sampai situ tenaga mu heh?, kau kalah karena kau jatuh, kau mati di sini dan aku siap membantu mu untuk segera pergi ke alam mu yang baru..." Katanya dengan mengambil pistol yang terbuang tadi.


" James ku mohon jangan lakukan jangan bunuh dia ku mohon, aku yang salah bukan dia hiks..." Violet dengan segera memohon dengan menyentuh kedua kaki James.


" Kau membela nya sampai seperti ini, dan kau."


Plak!! tamparan lagi melayang di pipi wanita itu.


" Akan ku bunuh kau bajinga* , kau hanya berani dengan wanita, dasar brengse*..." Ujarnya dengan menahan rasa sakit pada perutnya

__ADS_1


Dor!! satu tembakan peringatan dari orang orang Albert yang datang kini membuat orang orang itu berlari dengan segera. James menarik tangan Violet membawa nya masuk ke dalam mobilnya dengan cepat.


" Albert.. Al..." Teriaknya dengan memberontak tak karuan.


" Vio.. Violet..." Katanya dengan berusaha bangkit tapi dia tak bisa bangkit karena rasa nya dia hampir kehilangan kesadarannya.


" Albert..." Ucapnya dengan nada sedihnya.


Albert kini tak bisa bangkit dia yang dari tadi berusaha bangkit dan melawan mereka sendiri kini merasakan kepala yang pusing dan mata yang berkunang kunang membuat dirinya kehilangan kesadaran di tambah dengan darah segar yang terus mengalir deras dari perutnya.


" Lepaskan aku brengse*, aku ingin bersama Albert aku tak ingin bersama mu..." Violet berteriak dengan kencang membuat James hanya menatapnya dengan tajam.


" Kau ingin bersama nya?, kau tak ingin bersama aku dan Angel lagi?, kau lebih menyanyangi nya?" Teriaknya dengan menjambak rambut Violet yang terurai basah campur keringat.


" Aku tak ingin dengan mu lagi James aku juga tak peduli dengan Angel lagi, aku ingin hidup ku bahagia dengan pilihan ku, selama ini aku bertahan demi Angel,tapi sekarang tidak, aku tidak akan bertahan demi nya lagi, dia adalah anak mu bukan anak ku..." Teriaknya lagi.


" Kau..." Katanya dengan menahan tangannya lagi.


" Tampar lagi kenapa kau tak jadi hah?"


James hanya melepaskan jambakan pada rambutnya Violet dengan kencang. Violet menangis di sana dia memikirkan nasib kekasihnya yang tergeletak di jalan tak berdaya.


" Lepaskan aku James, aku tak mencintai mu, kau tau aku terpaksa menikah dengan mu. Aku mencintai Albert orang dari masa lalu ku, lepaskan aku, aku ingin bersama nya, hiks hiks..." Tangisnya dengan suara seraknya yang tak berdaya di sana.


" Aku tak peduli jika kau tak mencintai ku karena aku yang mencintai mu tak membutuhkan rasa cinta mu."


" Tapi kau menyakiti ku, dan kau juga menyakiti dirimu sendiri Jam."


" Aku tak peduli..." Ujarnya dengan penuh penekanan.


" Lepaskan aku James, lepaskan aku. Aku hanya mencintai Albert tak mencintai mu, aku hanya akan bahagia dengan Albert aku tak akan bahagia dengan mu. Ku mohon lepaskan aku dengan Angel biarkan aku dan Angel bahagia, aku ingin bahagia dengan Alber-"


Bugh!!

__ADS_1


Nah loe pukulan lagi pukulan lagi 😭 Violet sih di bilangin ngeyel 🤣 apa emang kondrat nya wanita pasti ngeyel ya 🤣🤣🤣


Bersambung besok jam 3 sore ya 🤭🙂 Vote dan hadiah jangan lupa 🤗🤗


__ADS_2