Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Teman 2


__ADS_3

" Sebenarnya bukan itu yang kau pikirkan, tapi kau takut aku berbuat sesuatu lagi..." Tebak nya dengan cepat. " Atau kau sungguh tak ingin memiliki hubungan apapun dengan ku meskipun hanya dengan kata teman?" Sambungnya dengan menebak dengan benar.


" Aiden aku tak tahu apa tujuan mu tapi aku sungguh tak percaya dengan kata teman yang kau tawarkan untuk ku..." Val akhir nya mengatakan apa yang ada di pikiran nya, dia tak ingin berteman dengan laki laki yang membuat nya malu di depan teman nya.


" Aku bersumpah hanya teman tak akan lebih, aku tahu batasan seorang dengan kata teman..." Val dan Aiden hanya saling berpandangan tanpa mengatakan apapun mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing masing.


" Val aku hanya ingin berteman, just friends tak akan lebih. Jika aku berani macam macam dengan kata teman kau bisa menjauhi ku. Aku juga sudah mengatakan maaf pada kakak mu dan kita juga sudah berbaikan-"


" Jadi kakak memaafkan mu?" Val tak menyangka bahwa kakak nya mudah memaafkan laki laki di depan nya.


" Val apa aku tak pantas menjadi teman mu atau kau merasa jijik pada ku?"


" Aiden bukan begitu tapi aku memang tak yakin dengan kata kata teman antara laki laki dan perempuan."


" Just friends, hanya teman kau bisa memegang kata kata ku. Aku tak akan melangar apapun ataupun merobohkan dinding mu yang kau pasang tinggi untuk ku, kita akan menjadi teman aku janji..." Val akhirnya mengangguk pelan menyetujui kata teman yang dia gunakan.


" Terima kasih, aku janji kita hanya teman..." Val hanya tak ingin membuat dirinya terjebak terlalu lama duduk di sini berduaan dengan nya, dia terlalu lelah meladeni laki laki di depan nya ini.


Saat ini aku hanya butuh kau percaya dulu pada ku, kepercayaan mu sangat berarti untuk ku, aku akan mendekatinya perlahan. Batin Aiden dengan tersenyum.


Rasa lelah serta rasa kantuk seperti nya menyerang tubuh wanita ini yang masih meminum kopi nya. Val dengan cepat meminta dirinya untuk pulang karena tulang tulang nya seperti akan copot dari tubuh nya jika tak segera diistirahatkan. Aiden yang tadi menjemput wanita itu akhir nya mengantarkan dirinya pulang.


" Val kemarin aku tak sengaja melihat kamu bersama laki laki, apa dia kekasih mu?" Aiden yang mencoba membuka pertanyaan ketika mereka berdua di dalam mobil ketika mereka akan pulang.


" Benarkah?, kau melihat nya di mana?"

__ADS_1


" Pagi kemarin sebenarnya aku melewati agency mu dan tak sengaja melihat kalian sedang berpelukan..." Val menahan rasa malu nya bagaimana tak malu bahwa mantan calon tunangan nya melihat nya beradegan mesra dengan kekasih baru nya.


" Astaga sorry, dia memang suka bersikap seperti itu..." Jawabnya dengan tetap melihat ke depan.


" Tak apa, kadang orang jatuh cinta tak menyadari bahwa mereka di tempat umum dan beranggapan hanya mereka di dunia ini, dan itu wajar, bukan hanya kamu yang melakukan seperti itu..." Val tak ingin menjawabnya melainkan tetap diam dan duduk di sana dengan kadang melihat ke luar jendela.



Sedangkan di negara lain Zac benar benar sibuk dengan masalah nya bahkan dia tak sempat untuk menghubungi kekasih nya yang dia rindukan.


" Bukankah satu bulan lalu mesin itu baru di ganti kenapa sekarang harus menganti nya lagi..." Zac yang duduk di kursi kini sedikit membentak orang bagian produksi.


" Maaf tuan tapi mesin yang ini mesin yang lama, bukan mesin yang baru kita beli..." Orang produksi kini ketar ketir karena harus berhadapan dengan direktur utama nya.


" Aku ingin kau kirim ke tempat perbaikan jika tak bisa di perbaiki maka kita akan membeli nya."


" Kau pikir membeli mesin dengan uang yang cukup besar muda bagi mu he?, aku di sini karena perusahan ini sedang ada masalah dengan keuangan dan kau malah meminta uang dengan jumlah yang begitu besar, apa kau ingin sengaja mengosongkan saldo uang perusahan..." Nada Zac kini meninggi, dia cukup pusing dengan angka angka yang ada di depan nya sekarang malah di suguhkan dengan orang produksi yang tak tahu tentang masalah yang ada di dalam perusahaan.


" Maaf tuan, tapi mesin itu hanya bertahun tahun baru membeli nya..." Orang produksi ini sungguh tak mengenal direktur utama nya dia tetap mengatakan bahwa mereka harus membeli mesin yang dia butuhkan.


" Seperti nya aku harus mengecek produksi kalian..." Perkataan Zac membuat orang di depan nya khawatir bukan main. " Aku akan sidak jika memang mesin yang kalian gunakan memang tak bisa di pakai sama sekali maka aku sendiri yang akan membeli kan mesin itu mengunakan uang pribadi ku, tapi jika kalian macam macam dan berulah mengunakan kata mesin kalian akan tahu mesin itu berkerja di tubuh kalian..." Orang mana yang tak takut jika di ancam seperti itu oleh direktur utama nya.


Drt!! Drt!! getaran di ponsel milik Zac membuat tangan Zac mengisyaratkan untuk mereka keluar dari ruangannya.


" Halo..." Zac segera menggeser layar nya ketika orang produksi tadi meninggalkan ruangan nya.

__ADS_1


" Tuan Zac, besok ada peluncuran sebuah brand jadi anda di haruskan datang untuk membuka nama brand tersebut..." Steve yang kali ini menghubungi bos nya yang jauh dari jangkauan nya.


" Aku tak bisa meninggalkan perusahan ini Steve, kau tahu di sini hampir bangkrut."


" Saya yang akan mengantikan anda tuan, peluncuran brand ini sudah di nantikan banyak orang tak mungkin jika mengatakan untuk menundanya."


Zac menghela nafas nya. " Baiklah aku akan datang, besok aku akan datang langsung ketempat peluncuran..." Steve akhir nya mematikan panggilan itu ketika dirinya harus menyiapkan segala sesuatu nya.


Akhirnya aku bisa melihat wajah cantik mu lagi honey. Batin Zac ketika dia tahu bahwa dirinya besok harus kembali ke negara di mana ada kekasih nya.


" Da*n..." Umpatnya ketika bayangan kekasih nya tersenyum terlintas di pikirannya dan membuat sesuatu bergerak menjadi sesak di bawah sana.


"Hanya membayangkan saja bisa membuat ku On seperti ini, aku benar benar jatuh cinta pada nya..." Zac menetralkan tubuh nya agar semua nya menjadi tenang dan Julio nya bisa tidur kembali karena saat ini belum bertemu kembali dengan sarang nya.



Zac sebenarnya ingin sekali menghubungi kekasih nya tapi jika melihat wajah nya ataupun mendengar suara nya maka Julio nya tak akan tertidur sebelum bersarang di tubuh kekasih nya itu. Memikirkan nya saja bisa membuat nya keringat dingin apalagi mendengar suara nya.


Bersambung ya mak lanjut nanti


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sam mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.


Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote sudah masuk hari ini ya mak dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏

__ADS_1


Kasih tahu satu kampung suruh mampir di lembaran ini 🙏🙏


Makasih ya mak 🙏🙏💋💋


__ADS_2