
Lihat komentar kalian bikin Mince ketawa 🤣 kalian pada kena tipu dengan judul 🤣 yang di pikirkan cuma adegan 21+ ye kan 🤣 bryan sama William aja belum ketemu sama lawan lubang nya 🤣🤣 sabar kenapa 🤪 nanti adegan tegang nya pasti ada romantisnya 🤗
______
.
.
.
" Lalu di mana ruangan ku? tidak mungkin ruangan ku ada di sini bersama dengan William bukan?"
" Tentu saja tidak Tuan Bryan. Ruangan anda di tempat lain. Ini khusus ruangan Tuan William. Mari saya antar anda keruangan anda."
Bryan mengangguk dengan langsung berdiri dari duduknya. Sedangkan William langsung di berikan dokumen dokumen untuk sudah siap di meja besarnya. William langsung di berikan tugas nya.
William hanya mampu mengusap wajahnya dengan kasar ketika melihat semua berkas berkas yang ada di depan nya. Angka angka yang tak bisa di katakan juga ada di sana, biaya biaya yang masuk serta biaya yang juga sudah di keluarkan juga tak lupa ada di sana juga.
" Apa tak bisa besok malam saja aku kerjakan. Hari ini semuanya membuat ku lelah untuk berpikir..." Nego nya kepada orang yang juga ada di sana.
" Maaf Tuan tapi ini perintah dari Tuan Jonathan agar anda memeriksa nya terlebih dahulu karena ada keganjalan di setiap pemasukan dan pengeluaran yang ada di dokumen tersebut."
William menghela nafasnya dengan berat dia yang merasa begitu lelah dengan semuanya kini merasa harus memutar otaknya mencari tau keganjalan yang ada di berkas depannya.
" Baiklah Daddy memang baik hati menjadikan putra putra nya orang yang bertanggung jawab..." Sindirnya dengan kesal.
__ADS_1
Mereka tak memberikan putranya sedikit nafas saja untuk mencerna semuanya. Hari ini semuanya telah mengubah pikiran mereka dan mengubah hari hari mereka.
Sedangkan Bryan dan sang pengawal tadi kini berjalan semakin masuk ke dalam diskotik tersebut tapi aneh nya mereka keluar dari lorong yang mereka tempati tadi. Bryan hanya mengikutinya tanpa banyak menanyakan apapun.
Semakin malam semakin banyak pengunjung yang datang, bahkan suara sorak gembira dari para tamu semakin terdengar di telinga mereka yang melewatinya lagi. Mereka turun dari lantai atas ke lantai bawah. Banyak wanita wanita yang sengaja menggoda Bryan tapi dia hanya melewatinya dengan senyum tipis di bibirnya.
Di ujung lantai bawah ada satu ruangan yang tertulis Ruangan Khusus, mereka masuk dan Mata Bryan kini melotot dengan sempurna.
" Tuan ini ruangan anda!"
" Hah?, kau serius?" Bryan tentu saja terkejut ketika melihat ruangannya yang tak sesuai dengan apa yang dia pikirkan dari tadi.
" Tuan tugas anda dengan Tuan William berbeda jadi ruangan anda juga berbeda. Anda di sini bersama para wanita wanita kita, nanti akan ada orang yang akan membawa tamu untuk memilih wanita kita."
Mereka mengira Bryan adalah tamu yang membutuhkan jasa mereka saat ini.
" Jauhkan tangan mu! dia bukan tamu, dia bos kita yang baru di sini."
Wanita itu langsung menyingkirkan tangan nya yang tadi sengaja menggoda Bryan yang diam di sana seperti patung.
" Sir maafkan saya! saya tak bermaksud lancang dengan anda!" Wanita itu langsung meminta maaf karena dirinya tak tahu siapa yang datang kesana.
Bryan hanya menjawabnya dengan tangan nya untuk segera menyingkir. Bryan tak sanggup berkata kata selain hanya bisa diam dan mengamati ruangan nya yang akan menjadi satu dengan para wanita yang ada di sana.
" Baiklah selamat malam! di sini saya hanya ingin memperkenalkan kalian dengan bos kita yang baru! dia adalah Tuan Bryan."
__ADS_1
Para wanita yang ada di sana langsung berbisik pelan ada yang juga memainkan mata nya yang secara terang terangan menggodanya dengan gaya seksi nya.
" Meskipun saya masih muda tapi saya harap tidak bersikap kurang ajar kepada saya. Saya menghormati kalian jadi saya minta kalian menghormati saya juga. Jangan bersikap lancang atau kurang ajar, jika kalian melanggar yang aku katakan maka jangan salahkan saya jika saya menendang kalian keluar dari tempat ini. Karena saya tidak suka di goda! kalian dengar..." Ucapnya dengan tegas dan dingin.
Semua wanita yang ada di sana menelan ludahnya dengan kasar, para wanita yang ada di sana berharap bisa merasakan tubuh hangat bos nya baru malah harus menelan kekecewaan yang tak bisa untuk menyentuh nya.
" Keputusan Sir Bryan adalah keputusan yang final tak bisa kita bantah. Jadi yang bisa menentukan kalian tetap bekerja di sini atau tidak adalah sikap kalian sendiri kepada nya. Jadi kalian harus bisa membedakan sikap Bos baru kita dengan Bos baru kita yang lama. Jika Bos yang lama bisa kalian ganggu tapi yang ini tidak, karena Tuan Bryan adalah putra dari pemilik dari tempat ini jadi ingat kalian harus jaga sikap."
" Baik Tuan..." Ucapnya dengan serentak bersamaan.
" Sir Bryan saya akan keluar, saya berada di luar untuk memantau keadaan, anda tak perlu keluar dari sini karena akan ada petugas lain yang akan membawa tamu datang kemari."
" Saya mengerti..." Orang itu langsung menunduk sebentar yang kemudian langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Bryan kini menatap satu persatu semua wanita yang ada di sana. Dia membuang nafasnya dengan berat. " Saya akan melihat nama kalian di meja saya."
Semua wanita yang tadi nya ingin menggoda bos barunya kini hanya bisa menunduk. Tak akan ada yang berani menggoda nya karena aturan yang di katakan oleh bos nya tak bisa di bantah.
Bryan kini melangkah ke meja besarnya dia segera duduk di sana dengan menatap laptop yang ada di sana. Nafasnya kini kembali terdengar begitu berat ketika melihat wanita wanita yang ada di depannya.
Astaga Dad kau benar benar menguji kelakian ku jika begini. Dia pikir aku hom* yang tak akan menunjukan reaksi jika melihat banyak wanita cantik dengan pakaian seksi di sini. Apalagi setiap hari aku melihatnya, astaga. Bryan sadar dia adalah orang yang mencari pekerjaan kau tak boleh memanfaatkan nya. Kau juga tak bisa melanggar apa yang kau katakan tadi, jika melanggar nya apa kata mereka semua. Dasar Bryan. Batin nya bergejolak tak karuan saat ini.
Dia mengusap wajahnya dengan kasar pikirannya ingin fokus tapi mata nya dari tadi melirik ke arah wanita wanita yang duduk di depan nya.
Astaga, sial ini benar benar tidak menyenangkan. Astaga aku ingin tenggelam saja di lautan agar di makan hiu besar dari pada di tengah tengah wanita seksi tapi tak bisa aku sentuh. Batinnya lagi .
__ADS_1