Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Siapa Laki Laki Ini 8


__ADS_3

Sebuah pengakuan yang tak biasa kini membuat kedua putra itu membeku di tempat. Tubuhnya terdiam seakan ada ribuan batu besar yang menghantam mereka hingga kedua pemuda itu tak bisa berkutik dari tempat mereka berdiri.


Langkah yang tadi terkesan terburu buru kini menjadi langkah yang mati. Langkah yang tak bisa dia buat berjalan, kedua kaki nya terasa lengket di lantai. Telinga nya mencoba mencerna semua apa yang di dengar tersebut.


Semua kata kata itu terlalu sulit di mengerti, kata kata itu terlalu mengerikan di dengar oleh kedua putra itu. Mafia adalah kata kata yang mengerikan di dengar, Mafia adalah kata kata yang tak ingin di dengar oleh mereka semua. Tapi itulah kenyataan yang ada Mafia adalah kelompok mereka semua.


" Daddy adalah pimpinan Mafia yang di takuti di Italia, Daddy memiliki kelompok Mafia yang paling kejam di dunia gelap."


" Daddy Jonathan juga ada di kelompok ini sebagai penasehat Daddy Zac! Daddy Jonathan termasuk orang orang Daddy Zac."


Deg!


Aliran darah mereka begitu cepat mengalir, jantungnya seakan memompa tak karuan, keringat dingin langsung membasahi tubuh mereka. Punggung yang tadi terasa sakit kini langsung hilang seketika.


" Kami adalah Dio Della Morte Mafia yang paling di takuti di dunia gelap."


Deg!


Bryan hampir limbung karena terlalu terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Daddy nya. Dia mencerna setiap kata kata yang di dengar oleh telinga mereka.


" Daddy..." William yang lebih bisa menguasai dirinya kini langsung menoleh ke arah Daddy nya yang masih berdiri di sana.


" William apa yang kau dengar bukanlah omong kosong! ini memang kelompok Daddy Son. Kami adalah kelompok Mafia yang terkenal di dunia gelap."

__ADS_1


" Apa yang kalian katakan? tidak ini tidak mungkin. Kalian hanya bercanda..." Timpal Bryan yang percaya tentang apa yang di dengar.


" Kau lihat mereka! jika kalian tak percaya lalu untuk apa kami mengumpulkan anggota sebanyak ini Son. Ini adalah kelompok Daddy, ini adalah sisi Daddy yang lain nya..." Zac berusaha untuk menyakinkan putra nya yang memang inilah dia.


" Bryan, William inilah kami. Dio Della Morte adalah kelompok kami. Apa yang kau dengar memang benar kami adalah kelompok Mafia yang terkenal dengan kesadisannya."


Bryan hanya menggeleng tak percaya dengan apa yang di dengar. Dia tak percaya dengan apa yang di ungkapan oleh Daddy nya. Ini semua masih terlalu sulit di mengerti, ini semua masih terlalu sulit di cerna akal sehatnya.


William hanya tertegun dengan apa yang di dengar oleh nya. William masih tak percaya dengan apa yang di dengar dengan telinga nya. Mungkin jika bukan mereka yang mengatakan semuanya dia tak akan percaya tapi inilah dia sendiri yang mengatakan semuanya.


" Duduklah dulu biarkan Daddy kalian mengatakan semuanya. Kalian dengar dulu apa yang ingin mereka bicarakan..." Abhi sang Paman menyentuh pundak Bryan dengan lembut.


Dia tahu bagaimana rasa terkejutnya mendengar apa yang tak ada di isi kepalanya. Kenyataan memang menyakitkan tapi inilah kenyataan yang harus di dengar oleh mereka berdua. Kenyataan yang tak bisa di pungkiri oleh mereka semua.


" Bryan duduklah nanti kau akan mengeri tentang semuanya. Percayalah kepada Daddy mu, dia akan menceritakan semuanya. Dan kau akan tau seperti apa kita selama ini..." Bujuknya dengan lembut.


Abhi tau seperti apa karakter keponakannya. Dia tak bisa di kasari, semakin dia di kasari maka semakin dia akan memberontak.


Bryan menatap paman nya seakan matanya berbicara untuk menyakinkan dirinya sendiri untuk lebih mendengarkan siapa mereka selama ini. Abhi tau apa arti tatapan itu, Abhi tau seperti apa tatapan yang di maksud keponakannya itu. Abhi hanya mengangguk dengan pelan.


Bryan menyentuh tangan William, mengajaknya untuk duduk untuk mendengarkan cerita apa yang akan di bawa oleh kedua laki laki yang di anggap diam itu. William pasrah ketika tangannya harus di tarik oleh sepupunya.


Tak ada jalan lain selain duduk dengan tenang dengan mendengarkan semua apa yang akan di katakan oleh mereka semua. Mau tak mau dia harus mendengarkan semuanya dengan baik baik.

__ADS_1


" Dengar Bryan serta William, apapun yang kami akan katakan nanti, jangan berpikir bahwa kami adalah orang kejam di keluarga. Kami akan tetap bersikap lembut di keluarga kita. Sisi kejam kami hanya akan ada di musuh kita..." Daddy Zac kini menatap putranya dengan sungguh sungguh. Matanya tak berkedip dia serius tak ingin ada kata kata bercandaan.


" Percayalah ini hanya akan di dunia gelap! kami memiliki sisi lembut di dalam keluarga tapi tidak di sisi lawan kami."


Bryan dan William sama sama mengambil nafas dengan pelan lalu membuangnya dengan kasar. Kali ini kedua putra itu siap mendengar semua apa yang di katakan oleh para Daddy nya.


" Kami siap mendengarkan apa yang ingin kalian bicarakan..." Keputusan yang sulit untuk di ambil oleh mereka saat ini adalah mendengar semua apa yang akan di katakan oleh mereka.


" Tapi sebelum Daddy cerita semuanya, apa aku boleh bertanya satu hal Dad?" Timpal William.


Jonathan mengangguk dengan pelan, tak hanya kedua putra nya yang jantungnya tak karuan tapi kedua para Daddy tampan itu juga jantungnya tak normal ketika kenyataan ini memang harus di bongkar oleh mereka.


" Apa ini ada kaitan dengan Mom?, maafkan aku Dad tapi aku pernah memukul seorang laki laki yang berkata bahwa Mom adalah Bekas Wanita Nakal yang Dad ambil dari lembah hina."


Deg! Jonathan tak menyangka apa yang di tanyakan oleh putranya saat ini adalah kenyataan yang begitu menusuk hatinya. Apa yang di tanyakan oleh Putranya adalah kenyataan yang tak bisa di pungkiri.


Bimbang adalah hal yang saat ini di rasakan oleh Jonathan, apa yang harus di katakan, kejujuran atau kebohongan lagi. Dia tak tau apa yang harus di katakan.


" Dad kenapa diam?, jika kalian berdua sudah siap membongkar semuanya maka kalian juga harus siap jika kami menanyakan semuanya kepada kalian. Aku tak akan menghakimi seorang dari masa lalu nya, tapi aku juga butuh jawaban dari Daddy."


Jonathan menghela nafasnya dengan kasar dia menatap putranya dengan sungguh sungguh. Dia tak tau apa yang harus di jawab dari sebuah pertanyaan putranya saat ini.


" William apapun yang terjadi di masa lalu Mom, hanyalah akan menjadi cerita dan tak perlu di ingat lagi. Siapapun Mom di masa lalu percayalah dia sekarang menjadi wanita hebat yang ada untuk kita. Wanita yang menyanyangi kita, wanita yang merawat kita dengan kasih sayangnya yang tulus. Dia wanita yang mampu merubah Daddy mu menjadi sekarang, dia wanita yang menjadikan laki laki kuat serta hebat dengan kasih sayangnya serta mendidik mu dengan hebat."

__ADS_1


William terdiam mendengar apa yang di katakan oleh Daddy nya. Apa yang di katakan oleh Daddy nya benar. Tak perlu melihat masa lalunya tapi melihat lah masa sekarang yang menjadi wanita hebat di belakang mereka.


__ADS_2