
" Bagaimana bisa kau mengenal dia Will, Daddy rasa kau tau dia anak dari siapa?" Kini Jonathan yang langsung bertanya kepada putra nya yang duduk di sana.
" Dan sekarang aku rasa william pintar menyembunyikan sesuatu dari kita Tuan Jonathan..." Timpal Andre yang juga menatap ke arah anak muda yang saat ini dia yang harus di interogasi oleh mereka.
" Harusnya kau segera bertanya kepada Daddy mu agar ini semua tak terjadi, dan kau juga tau bahwa Naila ada di sana bersama dengan Cristian tadi..." Abhi juga membuka suaranya dengan pelan.
" Astaga aku masih tak percaya bahwa dia adalah anak yang di ambil oleh Jasmin waktu itu dan di angkat menjadi anak untuk mereka..." Albert kini mengusap wajahnya dengan kasar.
" Sekarang aku malah takut jika Jasmin terjadi apa apa, kita tau betul seperti apa James. Bahkan semenjak Jasmin memutuskan untuk keluar dari sini dan ingin hidup bersama James kita tak pernah mendengar kabar apapun lagi. Astaga..." Semua orang kini malah memikirkan apa yang terjadi kepada orang nya yang sudah lama tak mendengar kabar apapun. Kini malah anak nya yang ada di depan mereka.
" Sebenarnya apa yang terjadi di masa lalu kalian dengan orang tua Cristian?" Suara dari belakang kini membuat semua orang terdiam.
Mereka tak mungkin mengatakan apa yang terjadi sebenarnya kepada anak anak ini. Mereka sepakat bahwa masa lalu para kelompok ini tak akan ada yang bisa membongkarnya kecuali ada hal yang sangat mendesak. Dan saat ini bukanlah hal yang penting.
" Kalian tak perlu tau masa lalu kami yang jelas semaunya sudah baik baik saja..." Jawab Jonathan. " Sekarang katakan kenapa kau bisa mengenal nya?"
" Dan bagaimana dia jatuh cinta dengan wanita kita? ini semua tak mungkin kebetulan, aku rasa ini ada tangan mu yang ikut campur dalam hal ini?" Tatapan Bryan penuh dengan selidik. Dia tau sepupunya itu tak akan mungkin bisa lari dari pertanyaan dirinya.
Tatapan mata dari Bryan dan William tak akan mungkin bisa di pungkiri bahwa Bryan menatapnya penuh dengan tanda tanya dan membutuhkan jawabannya sedangkan William menatap Bryan yang tak mungkin bisa berbohong kepadanya.
" Dia adalah rekan bisnis ku. Satu tahun yang lalu dia menawarkan kerja sama kepada perusahan kita. Tepatnya perusahan yang di miliki oleh Paman Zac, Daddy tau sendiri saat ini hotel Paman nama nya sedang menggurita dia yang menawarkan bahwa semua barang barang yang ada di hotel Paman ingin dia yang menjadi pemasok isi nya. Dia menawarkan dengan jumlah yang rendah maka dari itu aku mengambil nya dan menyetujui semua barang barang hotel Paman dia yang memenuhi isi nya."
*Flashback
" Baiklah Tuan William senang bekerja sama dengan anda, saya jamin meskipun harga kami murah tapi barang kamu berkualitas terbaik seperti yang lain."
__ADS_1
" Saya tidak ingin kecewa dalam hal apapun Tuan Cris, anda tau bukan hotel kami sangat di lirik orang orang karena kenyamanan dan kualitas nya yang tak di ragukan sama sekali. Jadi saya mohon untuk anda bisa memengang kata kata anda bahwa barang barang anda adalah kualitas terbaik."
Saat ini memang William yang di percaya oleh Zac untuk mengurus semua hotel yang telah di bangun oleh paman nya, William yang waktu bekerja sama dengan Cla merancang bangunan hotel dan mempercayakan William untuk mengisi seluruh hotel hotel yang di buka cabang oleh Zac.
" Jika barang kami tak sesuai dengan kemauan anda, atau kami berbohong maka anda bisa menuntut kami ke rana hukum Tuan dan bisa menutut ganti rugi sesuai perjanjian kita."
William waktu itu hanya tersenyum menangapi apa yang di katakan oleh orang yang ada di depan nya ini.
Tok!! Tok!! suara ketukan pintu itu membuat William menyuruhnya untuk masuk. " Will..." Seorang wanita muda yang masuk karena dia memiliki janji dengan nya.
" Amel kau sudah datang, kau bisa menunggu sebentar..." Wanita itu adalah Amel.
Amel mengangguk dan segera keluar dari ruangan nya yang di mana ada dua laki laki yang menatapnya. Sedangkan Cristian terpanah melihat kecantikan wanita itu, cantik polos alami hanya itu yang ada di pikiran Cristian.
" Anda sangat beruntung memiliki kekasih yang cantik nya alami seperti wanita anda Tuan..." Entah sadar atau tidak apa yang di katakan oleh Cristian waktu itu.
" Tuan anda salah sangka, dia adalah teman saya. Dia pernah menolong saya waktu itu jadi dia saat ini sedang membutuhkan pertolongan saya jadi saya meminta nya untuk datang kemari."
" Maafkan saya, saya pikir dia kekasih anda..." Cristian tersenyum penuh arti. " Baiklah Tuan William saya permisi saya juga memiliki janji dengan orang lain."
Beberapa hari setelah pertemuan itu pikiran Cristian masih memikirkan wanita cantik yang dia temui di kantor William. Dia yang menjadi gusar kini memberanikan diri untuk bertanya kepada rekan kerja nya itu*.
" *Tuan bagaimana dengan teman anda? apa dia membutuhkan pekerjaan? aku bisa memberikan pekerjaan untuk nya?"
__ADS_1
" Maksud anda Amel?, dia memang membutuhkan pekerjaan Tuan Cris tapi saat ini dia tak bisa keluar dari pekerjaan saat ini, aku merasa kasihan karena dia harus terjun ke tempat hina."
" Apa maksud anda tempat hina?"
William menceritakan dia yang ingin bekerja di tempat hiburan malam, dia ingin menjadikan dirinya wanita nakal di salah satu hiburan malam tempat sepupunya.
" Dia sudah mendatangani kontrak jadi dia tak bisa keluar Tuan maafkan saya dan malam ini adalah malah pertama dia bekerja."
" Tuan William bagaimana cara saya memesan dia? tapi saya tak ingin orang orang tau aku memesan dia."
" Apa anda tertarik dengan Amel Tuan?"
Cristian hanya tersenyum tertunduk malu dia malu jika rekan kerja nya mengetahui dia mencintai wanita yang dia temui pertama kali.
" Tuan William saya mohon bantu saya mendapatkan dia, saya tidak ingin ada laki laki lain menyentuhnya biarkan saya yang memesan nya dan menjaga nya."
William berpikir apa dia harus percaya dengan apa yang di katakan oleh laki laki yang ada di depan nya tapi dia mengucapkan dengan kesungguhan hati yang benar benar tulus dari nada suaranya dapat terdengar jelas.
" Apa anda yakin Tuan Cristian?"
" Saya tidak main main dengan apa yang saya katakan, anda urus dia keluar dari sana saya akan membayar semuanya..." Ucapnya tegas.
" Baik saya akan pastikan malam ini anda mendapatkan Amel, dan saya akan bertanya berapa biaya tentang semuanya."
Dan sejak itu semuanya ada tangan William yang mengatur tentang semuanya, pertemuan Cristian dan Amel pun juga sudah di rencanakan oleh William*.
__ADS_1
Flashback Off