
Jovanka melepaskan pelukannya, menatap lekat wajah kekasihnya. " apa kau lelah?" Jonathan hanya menggeleng dengan mata mereka terkunci.
" apa kau tak menginginkan sesuatu untuk kamu makan. Aku akan buatkan."
" apa aku boleh memakan dirimu untuk hidangan pembuka honey.." godanya jonathan membuat jovanka menyipitkan matanya.
"Kau selalu mesum tuan jon- mmmpp.." jovanka tak melanjutkan apa yang dia katakan karena bibirnya sudah tersegel oleh bibir jonathan.
Jonathan melu*** dengan lembut dan jovanka tentu saja membalas apa yang dilakukan kekasihnya. Saling membalas saling menyes** saling bertukar salvina nya, saling membelitkan lid** mereka. Mereka melepaskan pagutan tersebut lalu memulainya kembali, ciuman yang awalnya lembut kini menjadi ciuman yang penuh gaira* yang tertahan. Tangan jonathan sudah berkeliaran di atas tubuh jovanka.
Terdengar jovanka yang mendes** pelan di sela sela ciuman panas mereka. Jonathan menurunkan ciumannya berpindah ke leher meninggalkan kissmark di sana, menciumi telinga wanitanya. Jovanka hanya menggeliat merasakan kenikma*** yang begitu dia rindukan.
Tanpa mereka sadar kain yang menempel kini berserakan di bawah lantai. Jonathan menyer*ng kenikma*** pada tubuh jovanka.
"Jo.."panggil jovanka dengan suara yang tertahan.
Mata mereka bertemu dengan saling menatap dengan tatapan nanar,tatapan mendambah, tatapan cinta dan hasrat menjadi satu di kedua mata mereka.
" apa kamu sudah tak memakai obat itu lagi honey?" Sebuah pertanyakan pertama yang ditanyakan oleh jonathan ketika mereka akan melakukan hubungan ba*an.
" tidak.."jawaban jovanka membuat jonathan melanjutkan aksinya. Aksi yang membuat mereka berdua menikmati semua sentuhan.
Jonathan menghentakkan pinggulnya ketika bagian tubuhnya sudah berada di tubuh jovanka. Kamar kecil itu seakan penuh dengan desah** mereka berdua, geraman yang juga seakan memenuhi setiap sudut ruangan kecil tersebut.
" argh.. ho..ney… fasterrr.." racauan jovanka membuat jonathan melakukannya dengan cepat. ******* panjang serta pelukan yang erat membuat jonathan menghentikan ping*ulnya.
"Ahh sh*t… arghh.." terdengar bahwa jonathan juga mengumpat yang kemudian dia juga berdeny** di dalam rahi* wanitanya.
Jonathan yang masih berada di atas tubuh jovanka,mereka masih saling berpelukan dengan erat,keringat mereka menjadi satu seakan menyatu dengan kenikma** yang mereka ciptakan sendiri.
aku mencintaimu ara.." jonathan mengatahkan nya dengan masih berada di atas tubuh jovanka.
" aku tahu.." jawaban jovanka hanya membuat jonathan tersenyum. Meskipun jovanka tak pernah mengatakan cinta pada dirinya tapi dirinya tahu bahwa wanita nya juga mencintai dirinya.
__ADS_1
" honey.." panggil jovanka ketika jonathan sudah berbaring di sebelahnya.
"Hmm."
" apa kau bersengkokol dengan asisten ku, maksudku kenapa bisa kau tahu aku di sini.." jovanka menanyakan yang sedari tadi mengganggu pikirannya.
" kau tahu asistenmu sangat menyanyangi mu."
" semua orang yang bertemu dengan ku akan selalu menyayangiku.." katanya dengan penuh rasa percaya diri.
" iya termasuk alfred bren*sek itu.." jawaban dari jonathan yang meninggi suaranya membuat jovanka masuk ke dalam dekapan kekasihnya. Tangan kekarnya jovanka jadikan bantal.
" sekarang katakan bagaimana kamu bersekongkol dengan asisten ku itu."
Flashback
"Sama sama tuan.." kini mereka sudah berada di dalam mobil yang dikendarai sendiri oleh sang asisten.
" dimana ara ku?"
" saya sudah membawanya keluar dari rumah tuan,dia sudah berada di apartemen yang saya sewa kemarin ketika anda mengatakan akan datang kesini.."sang laki laki bertulang lunak tersebut mengatakan dengan sopan. " tapi maaf jika apartemen nya sederhana dan sedikit jauh dari kota.." sambungnya.
" kenapa sederhana?, aku tak ingin memberikan fasilitas yang biasa pada kekasihmu.."nada tak suka dari jonathan sangat terlihat.
" jika saya menyewa apartemen mewah di pusat kota, keluarga jovanka dan alfred akan mengetahui bahwa saya berbohong tuan. Saya mengatakan pada keluarga jovanka ada pemotretan yang jauh dari kota maka kita akan menginap disana beberapa hari.."sang asisten menjelaskan dan jonathan hanya mengangguk.
"Kris.." panggil jonathan pada sang asisten yang duduk di bangku depan.
"Iya tuan."
" berikan apapun yang dia minta."
__ADS_1
"Iya tuan."
" terima kasih tuan jonathan.." dan sang asisten melajukan mobilnya dengan kecepatan sedikit tinggi agar mereka segera tiba di apartemen dimana jovanka berada.
Jonathan hanya menatap ke luar jendela dengan tatapan yang masih gelisah karena belum bertemu dengan kekasihnya.
Flashback of
"Kau licik jo.." katanya.
" apapun akan ku lakukan demi bertemu dengan mu honey."
"Kenapa dulu kau tak datang kesini."
"Karena aku memberikanmu waktu untuk tenang,bukan nya malah memikat hati laki laki breng*ek itu.." jawab jonathan.
"Aku bahkan tak melakukan apapun. Jika banyak laki laki yang terpikat seharusnya kau senang karena kekasihmu ini begitu cantik dan menggoda."
Jonathan yang mendengar jawaban dari jovanka merasa gemas, jonathan membalikan tubuhnya hingga jovanka sekarang berada di bawah tubuh jovanka,dengan saling bertatapan dengan penuh cinta penuh kasih sayang dengan saling tersenyum.
Jovanka yang selalu tak bisa bertahan lama jika berlama lama menatap mata jonathan membalikan posisi mendorong tubuh jonathan hingga dirinya berada di atas.
" kau menggodaku?"
" aku memang menggoda mu.. arghh.." desah** itu keluar begitu saja ketika gundukan yang menantang tersebut di hisa* sedikit kasar oleh jonathan.
" dapatkan seperti yang kau mau honey.."kata yang terucap sebelum mereka melakukan kenikmat** dunia yang tak ada hentinya. Masih dengan saling memompa, kadang mereka berci*man dengan kasar dan kadang pelan. Gairah mereka selalu menjadi satu ketika mereka berdua bertemu.
Kenikmatan mana lagi yang harus didustakan tuhan 🤣🤣
Sebenarnya kemarin saya sudah up dua bab tapi sayangnya yang satu bab ditolak, bahkan sampai tiga kali ditolak. Alasannya karena terlalu vulgar mungkin saya yang kurang sehat kalinya nulisnya terlalu vulgar apa memang kebablasan nulis 😂 jadi saya ganti lagi yang baru yang tidak terlalu vulgar gaes 😁 bayangin aja dulu mungkin suatu saat pihak sana sedang tidur pas author nulis vulgar jadi bisa diluluskan 🤣 kan siapa tahu ✌
__ADS_1