Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Pertama Kali 1


__ADS_3

" kapan aku harus menemui kakak mu sayang?" Valarie menatap kekasihnya yang tiba tiba menanyakan tentang dia ingin menemui kakak nya.


" Jangan sekarang, kakak sedang kondisi tak baik."


" Why?" Zac menatap ke arah wanita nya dia tahu bahwa wanita nya seakan belum siap untuk memulai hubungan dengan nya yang serius.


" Kakak nampaknya kecewa dengan Aiden, jadi hatinya tak baik, mungkin jika kondisinya baik kita bisa menemui nya..." Val tahu kakaknya kecewa karena perjodohan yang telah dia susun harus batal karena ulah dari teman nya.


" Valarie kau tahu aku sungguh sungguh mengatakan itu semua, aku sungguh serius dengan mu, aku tak main main..." Zac mengatakan nya dengan suara nya yang lembut, menatapnya dengan mata wanita itu dengan sungguh sungguh.


" Aku tahu kamu serius dengan ku, tapi biarkan ini seperti ini, aku masih ingin menikmati masa masa kita seperti ini. Aku masih tak ingin ada konflik antara kita dengan sang kakak, aku ingin kita seperti ini dulu, aku harap kamu tak keberatan."


" Sayang apapun yang di katakan kakak mu nanti aku akan menerima nya, aku akan memperjuangan mu, meskipun kakak mu nanti tak setuju dengan hubungan kita aku janji aku akan tetap berjuang mempertahankan hubungan ini..." Zac mengelus rambut panjang wanita nya dengan lembut.


" Kau tahu aku tak pernah menyangka akan bertemu dengan mu, mungkin ini takdir Tuhan, tapi apapun yang di katakan kakak nanti please jangan melawan nya, kakak ku memang keras tapi dia sebenarnya memikirkan ku dan selalu menomer satukan aku, jika pun nanti kakak tak menyetujui hubungan ini aku akan berjuang bersama mu, kita akan tetap seperti ini, aku janji akan berjuang bersama mu sayang..." Val menyandarkan kepalanya di dada bidang kekasih nya yang masih berada di bawah nya, mereka masih belum melepaskan penyatuan itu, Val masih duduk di pangkuan kekasih nya dan Zac menyandarkan punggung nya di sofa itu.


Zac terdiam dia masih mencerna apa yang di katakan wanita nya, hati nya berbunga bunga ketika mendengar wanita nya bicara bahkan seakan banyak kupu kupu yang menggelitik perutnya.


" Honey kau serakah, kita baru selesai..." Valarie tak tahan untuk tidak mendesa* ketika Julio itu terbangun dengan menggoda di bawah sana.


" Kau mengatakan ingin seperti ini, lalu mengatakan aku serakah, aku tak mengerti dengan jalan pikiran mu sayang..." Julio yang dari tadi tertidur setelah menyemburkan sesuatu kini secara refleks terbangun hanya karena mendengar kekasih nya memanggil nya dengan mesra.


" Tahan dulu sayang karena aku tak ingin melakukan nya di sini, aku ingin kita melakukan nya di apartemen ku dekat sini..." Sambungnya.

__ADS_1


" Honey..." Rengeknya ketika Zac mengangkat tubuh wanita nya melepaskan peyatuhan itu.


" Di sini tidak leluasa sayang, aku tak bisa melihat tubuh indah mu itu..." Zac membenarkan baju kekasihnya, merapikan rambut kekasih nya yang berantakan karena guncangan yang mereka ciptakan tadi.


" Baiklah ayo, aku sudah tak tahan..." Sentuhan itu membuat Valarie merasa ketagihan.


" Kau mulai menjadi wanita nakal sayang..." Zac mengecup pipi wanita nya yang gemas karena dari tadi wanita nya seakan ingin merasakan sentuhan yang lain, mantan wanita perawan yang menggemaskan.


" Aku hanya nakal di depan mu sayang..." Valarie malah meluma* bibir kekasih nya dan Zac juga sedikit membalas nya dengan memberikan gigitan kecil.


" Akan ku bunuh jika ada laki laki yang berani menyentuh mu sayang..." Katanya dengan sinis tapi Val hanya tertawa pelan menanggapi keseriusan kekasih nya itu.


Mungkin benar mereka belum saling mencintai tapi dengan seiring nya waktu mereka akan saling jatuh cinta dan saling takut kehilangan satu sama lain. Keputusan mereka untuk menjalani hubungan ketika mereka belum saling mencintai nya tapi mereka sudah saling menikmati tubuh masing masing.



" Kau bisa kapan saja masuk ke sini sayang..."Zac menyesa* leher jenjang wanita nya yang di depannya, karena posisi mereka saat ini Zac memeluk wanita nya dari arah belakang.


Valarie memejam kan mata nya ketika sebuah godaan asing menyentuh leher nya. " aku suka harum tubuh mu baby..." Bisiknya ketika dia selesai bermain main di leher wanita nya, hanya dengan main main di sana membuat sesuatu bangkit hingga membuat nya terasa sesak di bawah.


Ting !! lift itu terbuka membuat mereka segera keluar dan dengan cepat masuk ke dalam unit laki laki gondrong itu. Unit yang di tujuh cukup jauh dari lift itu.


Ceklek !! Zac dengan cepat membawa masuk wanita nya dan dengan cepat menutup pintu dan langsung menyerang kekasih nya. Mencium nya sangat liar hinga kekasihnya sangat sulit untuk mengimbangi nya, Val dengan cepat melepaskan jas yang yang di kenakan kekasih nya, melemparkan kesembarang arah.

__ADS_1


" Zac kau sudah- Ups sorry..." Suara wanita yang dari dalam membuyarkan aksi panas mereka.


" Tsya..." Gumamnya dengan pelan tapi masih dapat di dengar oleh kekasih nya, Valarie.


" Sorry aku gak tahu kalau kamu bakal membawa wanita lain..." Wanita itu menatap ke arah Val seakan Val sama seperti dirinya sedangkan Val balik menatap wanita itu dengan tatapan tak suka.


" Harusnya kau bilang dulu kalau mau ke sini..." Suara Zac sedikit ketus karena wanita itu merusak segalanya dan akan membuat wanita akan salah paham.


" Apa aku selalu bilang jika aku akan ke sini, aku merindukan mu jadi aku datang ke sini tapi seperti nya aku datang tak tepat waktu, jika aku tahu kau akan bersama wanita lain aku tak akan datang hari ini..." Val menatapnya penuh jijik, karena wanita itu hanya memakai kimono putih di depan kekasih nya.


Menjijikan. Batin Val dengan marah.


" Selesaikan dulu urusan kalian aku pergi saja..." Val akhirnya memilih meninggalkan tempat itu, inilah yang Valarie takut kan jika membangun komitmen dengan seseorang dia akan merasakan sakit hati.


Laki laki sama saja tak ada yang akan setia dengan satu wanita, baru saja membuka komitmen dengan ku. Batin nya bergejolak kecewa serta marah.


" Sayang tunggu..." Zac dengan segera menyusul kekasih nya.


" Zac kau kenapa malah mengejar nya?" Teriaknya wanita itu dengan rasa kesal.


" Dia kekasih ku, wanita ku tentu aku akan mengejar nya..." Bentaknya dan dengan cepat berlari cepat mengejar wanita nya yang berjalan menuju lift di depan sana.


" Dia tak ingin berkomitmen dengan siapapun tapi tiba tiba membawa wanita yang kata nya kekasih nya, argh..." Tsya berteriak ketika tahu bahwa laki laki yang dia harapkan tiba tiba mempunyai kekasih. Padahal Tsya dari kemarin selalu menginginkan memiliki komitmen tapi laki laki gondrong itu selalu menolak nya.

__ADS_1


" Apa yang dia miliki, dia sama sama jalan* seperti ku..." Katanya dengan masuk ke dalam membanting pintu kamarnya.


__ADS_2