Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kemarahan Mereka 23


__ADS_3

" Jika kau ingin bekerja sama maka kau sudah tau berapa persen yang harus kau berikan kepada kami?"


" 60-70% adalah bagian kalian..." Gusman kini menjawabnya dengan tegas.


Jonathan dan Zac kini saling berpandangan dan benar apa yang mereka pikirkan ternyata benar ada yang tidak beres di antara James.


" Jika kau tau kenapa perwakilan mu hanya ingin memberikan 40% dari hasil mu?, apa kau ingin menghina kami?"


Gusman terkejut mendengar apa yang mereka katakan, seingat Gusman dia mengatakan agar kelompok mereka memberikan 65% penghasilan mereka untuk Dio Della Morte bukan 40%.


" Kau tak percaya dengan kami?, tak masalah jika kau tak percaya."


" Bukan tak percaya Tuan, tapi sepertinya saya salah mendengar. James tak mungkin mengambil keuntungan dari ini semua, jika dia ingin memberikan 40% lalu 25% mau dia bawah kemana oleh dia?"


" Dasar bodoh..." Bariton dari Zac yang dingin dan ketus kini membuat Gusman malah merinding seketika. Seakan suara Zac seperti malaikat menyabut nyawanya.


" Berikan rekaman kami bertemu dengan saudara bodoh mu itu..." Ucapnya lagi dengan dingin.


Sang asisten kini mengambil rekaman yang memang selalu di buat oleh kelompok mereka. Sang asisten kini menekan tombol rekaman itu. Semua orang kini mendengarkan dengan seksama suara tersebut. Gusman mengepalkan tangannya ketika mendengar secara langsung apa yang di katakan oleh James.


Semua orang yang di sana tau dengan suara laki laki itu, suara James yang arogan dan kasar kini familiar untuk mereka. Gusman menahan rasa malunya ketika dirinya di permalukan secara terang-terangan saat ini.


" Kau masih tak percaya dengan kami?, dan kau masih mempercayai orang mu itu?" Zac kini menyilangkan tangannya di dada nya menatap dingin ke arah Gusman.


Gusman diam dia tidak bisa berkata apa apa lagi kecuali menahan rasa malunya yang begitu besar. Dia pimpinan Kartel itu tapi dia sendiri yang di anggap bodoh oleh orang yang dia percaya selama ini.

__ADS_1


" Kau akan lebih terkejut lagi jika mendengar yang ini..." Sang asisten dari Zac kini kembali memutar sebuah video yang di dapatkan dari orang orang Zac sewaktu James masih berada di ruangan Privat tersebut.


" Bagaimana bos, mereka tak mau menerima tawaran kita yang hanya 40% itu."


" Mereka nampaknya tidak bisa kita bodohi seperti yang lain, kita harus mencari alasan agar mereka mau menerima 40% kita. Jika kita memberikan 65% seperti apa yang di katakan olah Gusman maka kita tak bisa mengambil keuntungan nya..." James kini yang masih duduk di sana seakan berpikir untuk mencari jalan keluarnya.


" Bos mereka adalah Mafia kelas tinggi, mereka lebih baik kehilangan 40% di banding mereka merasa terhina. Mereka akan lebih tidak mau mengambil kerja sama ini dari pada kelompoknya hanya di hargai 40%."


" Kalau begitu kita tak usah berkerja sama dengan mereka. Kita katakan pada Gusman bawa mereka menolak kerja sama ini dengan alasan mereka terlalu capek berurusan jauh dengan Meksiko..." James nampak mengusap wajahnya dengan kasar di video tersebut.


" Terserah anda bos kami akan mengikutinya."


" Mereka membuat pekerjaan kita bertambah, kenapa mereka tak seperti yang lain saja. Ketika kita menawarkan semuanya mereka langsung mengiyakannya..." Gumamnya waktu itu.


Gusman di buat diam seribu bahasa dia tak bisa membantah apa yang di katakan oleh James, semuanya kini bisa di dengar dan dengan jelas bahwa mereka telah di curangi oleh James, orangnya sendiri.


" Tuan maafkan kami!, kami tak bermaksud menghina kelompok mu, tapi saya sungguh tak tau jika James seperti ini di belakang kami..." Gusman kali ini yang sudah bisa mengatur dirinya yang kecewa kini secara langsung meminta maaf kepada kelompok yang merasa terhina.


" Sepertinya saudara mu itu terlalu pintar bermain di belakang dan kau bodoh mempercayai dia..." Zac dengan cepat menghina Gusman yang memang dirinya terlalu bodoh percaya.


" Saudara?, anda tau jika kami bersaudara?" Gusman di buat terkejut kembali ketika mendengar apa yang di katakan oleh kelompok itu.


" Tak penting aku tau dari mana?, sekarang pertanyaan kami hanya satu, apa anda tau jika istri dari James di perlakukan seperti budak oleh nya?"


Gusman malah tertawa pelan, kali ini dia tak mungkin percaya tentang hal ini. Sedangkan kelompok Zac hanya menatap sinis ke arah Gusman yang malah tertawa.

__ADS_1


" Jadi kau tak percaya?"


" Tuan saya lebih mengenal James dengan istrinya, mereka baik baik saja dan tak mungkin jika James memperlakukan Adik ipar ku seperti Budak..." Gusman kini geleng geleng tak percaya dengan apa yang di katakan oleh mereka tentang adik tirinya.


" Aku rasa anda hanya mengarang cerita atau tidak Violet yang memang sengaja menjatuhkan adik saya di depan kalian. Saya tau adik tiri saya bersalah karena memang dia juga mengambil keuntungan di setiap kerja sama dengan beberapa orang, tapi jika anda mengatakan bahwa adik saya memperlakukan istrinya seperti budak, maka maafkan saya, saya tidak percaya..." Ujarnya dengan sini.


" Jadi anda menganggap bahwa kami hanya bisa mengarang cerita."


" Bukan anda Tuan tapi sepertinya anda mendengar cerita Violet yang selalu menjelek-jelekan adik tiri saya."


" Jadi kau tak percaya dengan kami?, baiklah tak masalah."


Semua orang yang ada di sana kini langsung menodongkan pistol ke arah kelompok Kartel tersebut yang membuat mereka kini secara langsung terkejut bukan main. Mereka mendapatkan kejutan seperti ini membuat mereka terdiam.


" Kenapa anda menodongkan pistol kepada kami?" Gusman takut bukan main, bahkan orang orangnya semua sudah mengangkat kedua tangan ke atas.


" Karena kami tak suka atas hinaan mu keda kami, apa kau pikir kami datang kemari hanya untuk mendapatkan singgungan seperti ini heh?" Zac bahkan hanya santai mendapati laki laki itu.


" Tuan saya tidak bermaksud menyinggung anda, tapi saya di sini hanya membela adik saya karena saya yakin adik saya tidak seperti itu terhadap wanita..." Ucapnya dengan gugup.


Kini giliran Jonathan yang melempar surat bukti medis beberapa tahun lalu yang kini mereka dapatkan. Gusman membacanya dengan tak percaya adik yang selalu di lindungi itu ternyata sakit tentang jiwanya.


Gusman terkejut matanya melotot tak percaya dia membaca setiap keterangan dari dokter itu dengan tangan yang bergetar. Dia baru tau bahwa selama ini penyakit adiknya sulit di hilangkan dari adiknya.


Laki laki yang sepertinya penyayang kepada keluarganya ternyata mengerikan bagi pasangannya. Gusman merasa menyesal karena waktu itu tak mempercayai apa yang di katakan oleh istrinya Violet. Wanita itu dulu sempat meminta tolong tapi nyatanya dia malah acuh.

__ADS_1


" Bagaimana kalian tau ini semua?" Ujarnya dengan gugup bukan main.


Bisa bantu subsc*ribe* di cha*nel you*tub*e Coretan tinta biru Forget Love 🤗🤗 Mince juga ada di sana loe makasih 😍😍😍


__ADS_2