
Pagi ini Cla yang sudah bangun lebih dulu, segera membersihkan dirinya dan segera keluar dari kamar nya. Ternyata rumah besar tersebut masih sepi hanya ada beberapa asisten yang sedang melakukan pekerjaan mereka masing masing.
Ceklek, " Honey.." Alex yang tiba tiba masuk kedalam kamar tamu yang di tempati wanita nya. " Honey apa kamu sedang mandi.." Alex yang sedang mencari keberadaan wanita nya di dalam kamar, bahkan di dalam kamar mandi pun juga tak ada sosok wanita yang dia cari.
Alex yang menghubungi kekasih nya, mendapatkan ponsel nya yang tertinggal di kamar, di meja sebelah ranjang tidur nya.
" Tak biasa Cla meninggalkan ponsel nya.." Alex yang bicara sendiri yang tiba tiba berubah menjadi cemas. " Atau dia di culik seseorang semalam.." Rasa khawatir nya hinggap di hati dan pikiran nya.
" Clarissa.. Cla.." Alex berlari keluar dari kamar tamu dan tanpa sengaja teriakan tersebut terdengar oleh sang ibu yang juga keluar dari kamar nya.
" Sayang kamu kenapa berteriak seperti itu, ini masih pagi, Cla bisa terbangun nanti.." Sang ibu bertanya dengan menatap putra nya yang bingung dari tadi mencari kekasih nya.
" Cla tidak ada di kamar nya, bahkan di kamar mandi juga tak ada, ponsel tertinggal di kamar. Cla tak pernah meninggalkan ponsel nya bu, aku takut Cla ada yang menculik nya.." Kekhawatiran nampak jelas dari nada bicara nya.
" Alex siapa yang akan menculik Cla di sini?, penculik tidak akan bisa masuk sayang, jangan konyol."
" Ibu yang jelas Cla tak ada di kamar nya, aku harus mencari nya.." Alex berlari kecil meninggalkan ibu nya, sang ibu akhir nya menyusul putra nya yang mencari calon menantu nya.
" Jika benar Cla di culik di dalam rumah ku, maka aku sangat merasa bersalah karena lali, dan aku tak akan membiarkan penculik nya hidup. Harus nya aku tak membiarkan Cla tidur sendiri.." Kata nya dengan panik.
Alex yang berlari mencari keberadaan wanitanya, sempat berhenti karena sudah mendengat suara wanita nya yang sedang bicara.
__ADS_1
" Nona aroma nya saja sudah sangat lezat, apalagi rasa nya.." Puji nya. " Nona pandai memasak juga.." Sambung nya
" Hanya beberapa, jangan terlalu memuji seperti itu.." Katanya dengan tersenyum.
" Nona Clarissa sudah cantik, baik hati, pandai masak juga, idaman para laki laki.." Sang asisten di sana memuji Clarissa.
" Jangan terlalu memuji berlebihan nanti saya terbang.." Semua orang yang di sana tertawa mendengar ucapan nya.
" Alex kenapa berhenti, ayo cari Clarissa.." Sang ibu melihat putra nya yang memandang ke depan.
Sang ibu bernafas lega karena melihat sosok wanita yang di cari nya tengah tertawa bersama beberapa asisten nya di dapur.
Cla tersenyum ketika melihat Alex dan sang ibu yang menatap ke arah nya.
" Selamat pagi ibu, selamat pagi Honey.." Cla mendekat ke arah mereka berdua yang tak jauh dari tempat nya berdiri.
" Honey apa yang sedang kau lakukan?, kau tahu aku sungguh mengkhawatirkan mu.." Alex menarik tubuh Cla dengan erat, memeluk nya penuh kelegaan.
" Alex lepaskan kau membuat ku malu.." Cla memberontak dalam pelukan kekasihnya.
__ADS_1
" Ibu pasti pernah muda dan pernah merasakan jatuh cinta, dan takut kehilangan.." Alex tetap tak ingin melepaskan pelukan nya.
" Biarkan saja sayang, dari tadi dia mengkhawatirkan mu, dia berteriak seperti orang gila mencari keberadaan mu.." Timpal sang ibu.
" Di culik?" Cla mengulangi nya dan Alex melepaskan pelukan tersebut.
" Nanti malam kau harus tidur dengan ku, aku tak mau mendengar bantahan atau alasan mu lagi.." Katanya dengan tegas.
" Tidak.." tolak Cla dengan tegas juga.
" Kamu sudah dengar aku tidak menerima bantahan honey."
" Sudah jangan ribut, ini masih pagi. Sebaiknya kita ke meja makan untuk sarapan.." Sang ibu melerai pasangan yang sedikit berdebat tentang tidur bersama atau tidak.
***
" Sayang apa kamu menyukai ini.." Sang calon mertua memperlihatkan satu set perhiasan uang cukup bagus dan indah.
" Ini indah ibu.." Cla dan sang ibu kini berjalan jalan di sebuah mall, sedangkan Alex kini berada di perusahan.
" Jika kamu menyukai nya, maka ibu akan membelinya untukmu."
__ADS_1
" Jangan bu, ini terlalu mahal.." Tolak Cla dengan cepat.
" Tidak ada yang terlalu mahal untuk calon menantu sayang, calon suami mu itu harus sedikit kita kuras uang di atm nya.." Kedua wanita tersebut tertawa bersama.