Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Akhir Dari Semua 3


__ADS_3

Bab ini masih mengandung adegan keras ya 🤭 jadi yang belum cukup umur harap minggir dulu 🤣🤣 yang suami nya kerja ya tunggu suami ya baca nya 🤣🤣🤣


_______


Tangan ku segera meraba benda tumpul yang ada di antara kedua paha, menggenggam nya, memainkan benda tumpul yang sudah mengeras dari tadi. Alex yang sudah menguasai tubuh ku, memasukan benda tumpul tersebut dengan perlahan, aku meremas lengan nya ketika dia mencoba paksa memasukan benda tersebut.


" Arg.. Alex.." Desa*han itu tak terkontrol ketika pinggul nya sudah bergoyang penuh dengan irama. Untuk pertama kali nya aku tak berani menatap mata nya ketika dia berada di atas tubuh ku.


Aku setengah tak berani menatap nya dan setengah menikmati apa yang dia berikan, aku segera membalikan posisi, memeluknya sebentar sebelum aku mulai menggapai apa yang aku mau.



Posisi woman on top adalah posisi yang paling aku sukai, aku mengerahkan dengan pelan, menaik turunkan tubuh ku dengan cepat hingga membuat gundukan juga berirama sesuai tempo yang aku berikan. Aku semakin merasakan sesuatu yang penuh ketika dirinya menekan tubuh nya ke atas. Aku mendes*h, menggeliat ketika tekanan itu semakin membuat ku tak berdaya, dirinya tak mampu bertahan lama dengan posisi seperti ini. Dia dengan segera membalikan posisi kami.

__ADS_1


" Argh.. Alex.." Bibir ku tak bisa untuk tak mendesah ketika dirinya mulai memasuki tubuh ki dengan cara memasukan dari arah belakang. " Honey.. Faster.." Racau ku ketika hentakan pinggul nya membuat ku merasakan kenikmatan.


" Honey aku mencintai mu.." Ungkapan cinta nya juga di barengi oleh denyutan yang aku keluarkan, di susul dengan denyutan milik nya yang juga mengeluarkan cair*an cinta kami.


Aku terkapar dengan masih mengatur nafas ku, aku merasakan bahwa Alex tengah mencabut milik nya dengan pelan dan aku memejamkan mata ku.


" Aku harap cair*an cinta kita akan menjadi benih di sana.." Kata kata nya semakin membuat ku terluka, harapan nya begitu tinggi, tapi aku membuang nya setelah ini. Setelah ini bukan cinta yang aku dapatkan dari mu tapi akan kebencian yang mendalam.


" Honey kenapa kau menanggis, apa aku menyakiti mu?" Tangan nya menggapai dagu ku agar aku menatap nya.


" Aku.. aku tak apa honey, emosi ku terlalu tinggi, mungkin aku sensitif akhir akhir ini.." Aku harap dia percaya dengan apa yang aku katakan.


" Mata dan bibir mu berbeda honey. Katakan ada apa, jangan jadikan aku laki laki tak berguna yang tak tahu masalah wanita nya.." Aku tak tahu harus bicara apa, semakin dia memaksa semakin membuat ku ingin menanggis.

__ADS_1


Aku ingin mengatakan semua nya, tapi aku yakin dia tak akan membiarkan aku pergi, aku tentu saja bahagia jika dia mempertahan kan ku, tapi aku juga tak ingin dia di cap sebagai anak durhaka karena menentang ibu nya. Aku bukan siapa siapa di banding ibu nya yang mengandung nya, melahirkan nya serta membesarkan nya. Aku bukan wanita egois yang harus menentang apa yang di katakan orang tua.


" Air mata ini tanda aku bahagia dengan mu honey, aku bahagia.." Aku tersenyum getir ketika ucapan bahagia yang aku katakan.


" Apa kamu berkata jujur bahwa air mata ini tanda kamu bahagia.." dia menatap ku dengan penuh curiga.


" Jadi kamu tak percaya pada ku Alex?" Aku menaikan nada bicara ku, aku tahu dia tak akan mudah percaya pada ku.


Dia mendekap ku dengan erat dan aku semakin membenamkan wajah ku pada dada nya. " Honey bukan nya aku tak percaya dengan mu, terkadang para laki laki ini tak peka dengan apa yang di katakan para wanita. Karena wanita selalu berkata sebalik nya, dia bilang tak terjadi apa apa tapi sebenarnya dia menyimpan luka, dia bilang baik baik saja tapi sebenarnya dia terluka, tapi bukan karena aku tak percaya.." Alex tetap mendekap tubuh ku dengan erat.


" Aku hanya memastikan bahwa kamu baik baik saja honey.." Mungkin insting laki laki juga tak bisa di ragukan.


__ADS_1


__ADS_2