
Anna kini mengikuti suaminya yang juga di bawah ke kantor police, dia tahu siapa yang melaporkan suaminya itu, maka dari itu Anna tidak bisa berbuat apa apa selain dia hanya bisa pasrah.
" Kau terkejut melihat kami masih hidup?" Alex serta Allinna kini berdiri di depan Adriano yang di bawah oleh para Police. Adriano kini melotot tak percaya ketika melihat orang yang katanya kritis kini berdiri di depan nya dengan tak ada luka sedikit pun.
" Kamu pikir kamu bisa menyentuh kami dengan mengirim pembunuh bayaran yang murah he?, jangan bermimpi menjadi pemenang di saat kau sudah kalah telak..." Allinna kini juga mengatakan dengan penuh hinaan.
" Tidak Sir saya tidak bersalah mereka pasti hanya omong kosong, mereka tidak suka kepada saya..." Adriano kini membantah apa yang di tuduhkan kepadanya.
" Anda bisa jelaskan nanti di interogasi kami..." Adriano kini harus pasrah ketika dia di paksa untuk ikut dengan mereka, dia tak menyangka semuanya bisa berubah menjadi seperti ini.
Anna kini berhenti ketika melihat orang orang yang menghancurkan keluarganya berkumpul di sana tapi dia tak mengerti bahwa Alex dan Allinna adalah satu tim dari orang yang menyeret Ayahnya.
" Nona saya mohon cabut tuntunan anda, suami saya tidak bersalah dia hanya terbawa emosi kepada anda yang memberi tahu kepada semua para pemegang saham. Saya mohon bebaskan suaminya..." Anna kini hanya mampu memohon kepada Allinna dia menyentuh tangan Allinna dengan erat memohon agar dia mau memaafkan suaminya.
" Suami mu dan kalian memang sudah salah harusnya kalian sadar bukan malah berulah seperti ini. Apa kalian pikir kalian bisa menyentuh kami?, kau dengar Anna kekuasan mu tidak ada apa apa nya dengan kami..." Allinna menghempaskan tangan Anna dengan kasar, Allinna kini tak ada lembut lembutnya dia cukup muak dengan drama yang di buat oleh keluarganya.
" Nona Allinna kasihani saya, Ayah saya sedang di menghadapi masalah, dan jika suami saya juga ada di sana bagaimana mungkin saya bisa menghadapi ini sendiri, saya tidak akan sanggup, saya mohon kasihani wanita ini..." Tangisan nya kini pecah dia tak peduli dengan harga dirinya dia memohon merendahkan harga dirinya yang selalu di junjung tinggi oleh dirinya sejak dulu.
" Kau menyuruh ku untuk untuk mengasihani kamu sebagai wanita?, lalu di mana hati mu ketika kau mengusir ibu dari suami mu dan di mana hati mu ketika kau ingin memanfaatkan adik ipar mu ha?" Bentak Allinna dengan kencang, Anna kini langsung menatap kearah Allinna dia menatap dengan tajam.
__ADS_1
" Aku sekarang mengerti, kau adalah Tim dari mereka juga bukan?, kau sengaja menghancurkan kami semua. Kau yang tiba tiba merebut tender perusahan kami dan kau juga yang memenjarakan suami ku, jadi ini rencana kalian untuk menghancurkan kami semua, tak ku sangka kalian adalah tim yang kompak dan licik..." Katanya dengan sinis.
Allinna kini tersenyum sinis ketika mendengar apa yang di katakan oleh Anna. " Kami memang licik tapi kami tak seperti dirimu yang membuang ikatan keluarga hanya demi sebuah harta-"
Tangan Anna tadi terangkat ingin menampar Allinna tapi dari belakang dengan sigap seorang menahannya dan memelintirnya dengan kencang. Anna kini meringis kesakitan ketika tangan itu di pelintir oleh orang yang ada di belakangnya.
" Kau tak pernah berubah, harusnya kau sadar atas semua kesalahan yang kalian lakukan bukan malah menjadi..." Maria kini yang memelintir tangan Anna kini melepaskan nya dengan mendorong kuat kakak iparnya.
" Ini semua gara gara kamu, jika kamu tadi mengatakan bahwa kita adalah keluarga maka ini semua tidak akan terjadi, sekarang lihatlah kakak mu di tangkap karena wanita ini yang melaporkannya dan kau malah berteman dengan mereka. Dasar adik tak tahu di untung..." Amarahnya tak terkendalikan bahwa emosinya sungguh tak bisa di tahan oleh Anna. Kehancurannya kini bertambah menjadi sempurna ketika dia tak memiliki sandaran hati untuk meluapkan semuanya.
" Sebelum Nona Allinna melaporkan kepada Police tentang apa yang di lakukan Adriano, dia sudah mengatakan dulu kepada ku dia meminta izin dulu kepada ku dan aku mengizinkan nya karena memang kalian bersalah jalan kalian salah..." Maria kini juga berteriak dia tak menyangka bahwa kakak iparnya malah menyalahkan semuanya kepada dirinya.
Zac kini menyuruh orang orangnya untuk membawa wanita yang mengamuk itu untuk pergi dari sini, semua media yang tadi masih meliput kearah mereka yang sedang bertengkar dan sebentar lagi berita ini akan tersebar luas dengan cepat. Nama keluarga Peter akan hancur sehancur nya, tak akan ada yang ingin mendekatinya karena merasa takut akan semuanya.
" Lepaskan aku.. lepaskan aku.. kalian siapa..." Berontaknya di depan sana, Anna mengamuk ketika di bawah pergi oleh para pengawal yang menyeretnya.
Kini mereka merasakan sedikit tenang ketika wanita itu di bawah pergi oleh para pengawal tersebut.
" Maria aku merindukan mu?" Allinna kini memeluk gadis lugu yang sudah di anggap seperti sahabat dan seperti adiknya sendiri.
" Aku juga merindukan sahabat cerewet ku..." Katanya dengan tertawa.
__ADS_1
Wanita yang bicara melalui telfon sebelum pergi ke pengadilan tadi adalah Allinna yang dirinya meminta izin untuk membuat laporan untuk kakaknya dan Maria tentu saja menyetujui karena kakaknya memang bersalah. Dia tidak mungkin membela orang yang bersalah meskipun itu adalah kakak nya sendiri.
" Kau tak apa bukan?, selama tinggal dengan nenek sihir itu kau tak kenapa kenapa bukan?"
" Tidak kak, dia sangat baik karena dia pikir aku menjadi tamengnya yang sangat berharga malah aku menyerangnya di tempat umum..." Mereka kini melepaskan pelukannya dengan sama sama tersenyum.
" Baiklah ayo pulang, kedua bos wanita kita juga sudah menunggu kamu di markas mereka tak sabar menunggu kedatangan mu kembali."
" Astaga mereka seperti menunggu ku habis berperang..." Kedua wanita itu hanya tertawa dan berjalan meninggalkan para laki laki yang ada di belakangnya.
" Di mana Abhi dan Suhu?" Jonathan kini bertanya ketika mereka sudah masuk ke dalam mobil nya dan tak melihat kedua orang tersebut.
" Mereka sedang melarikan saksi kejutan yang terakhir tadi, harusnya saksi yang kedua tadi adalah puncaknya membuat mereka langsung terlena jantungnya..." Andre kini yang menjawabnya karena sebelum nya memang Abhi menghubunginya ketika ingin membawa saksi kembali ke persembunyiannya.
" Sekarang di mana Albert?"
" Dia bilang harus bertemu dengan salah satu orang pengadilan..." Semua orang mengangguk mengerti seorang pengacara memang akan sangat sibuk jika sudah berada di dalam pengadilan.
Sedangkan Albert kini ingin menyelesaikan masalahnya dengan wanita yang ingin dia temui dari tadi. Janjinya kini harus dia tepati untuk wanita yang membuat dirinya tak merasakan cinta sama sekali kepada wanita lain.
__ADS_1