
Pov Author
*Jika takdir sudah berkata bertemu maka tak akan bisa ada yang menghalangi nya, bersembunyi lah di tempat kecil pun, jika Tuhan mengijinkan kalian bertemu maka tempat kecil pun akan menjadi tempat besar untuk mempertemukan kalian.
Author 😘
🌹🌹🌹🌹🌹*
Pagi ini Alinna masih berada di dekapan hangat Alex, mereka saling mendekap penuh kerinduan yang mendalam serta takut kehilangan, saling tak ingin melepaskan diri, Alex mendekap nya sangat erat hingga Alinna sendiri sampai susah bergerak. Mata Alex bahkan enggan terpejam terlalu lama karena trauma di tinggalkan wanitanya sewaktu dia tidur. Alinna atau Cla tertidur dengan susah bergerak tapi itu tak membuat diri nya tertidur dengan rasa nyenyak dan nyaman. Mereka tak menyangka bahwa takdir telah mempertemukan mereka kembali, mereka juga tak pernah menyangka bahwa kini mereka tidur di satu ranjang dengan dekapan penuh kerinduan yang begitu mendalam.
" Selamat pagi honey..." Alex menyapa wanita nya ketika merasakan pergerakan tubuh wanita nya yang mulai sadar dari tidur nya.
" Selamat pagi..." Cla menjawabnya dengan semakin menyembunyikan wajah di dada bidang Alex.
" Bangunlah, lalu makan setelah itu kita harus ke rumah sakit..." Alex mengelus rambut panjang wanita nya.
" Rumah sakit?" Alinna menatap Alex dengan tak tahu. " Untuk apa?" Pertanyaan bingung lagi di lontarkan dari bibir Alinna.
" Memeriksakan bayi kita, untuk apalagi sayang."
" Dia baik baik saja Alex."
" Tidak ada Alex di sini honey..." Alex merasa geram karena dari kemarin wanita nya tak pernah memanggil nya mesra.
" Honey..." Ralat nya dengan merasa canggung.
__ADS_1
Setelah drama kemarin Alex berusaha keras membujuk wanita nya untuk membawa pulang ke rumah nya, dan hari hari yang sulit kini sudah berakhir, Cla sudah di temukan tentu saja Alex sangat bahagia, tapi dia tak ingin memberi tahu ibu nya bahwa dia sudah menemukan wanita nya bahkan dalam keadaan hamil anak nya.
📞 " Jonathan terima kasih untuk semua nya..." Alex menghubungi Jonathan ketika sedang menunggu wanita nya mandi.
📞 " Alex jaga dia, jangan sampai dia lari lagi dari mu. Dia sedang hamil anak mu, kamu harus memperjuangan mereka..." Jonathan pernah ada di titik sakit seperti dia, jadi dia tahu bagaimana terluka nya di tinggal dan bagaimana rasa bahagia nya ketika bertemu lagi.
📞 " Aku akan menjaga nya dengan ekstra sekarang..." Jonathan terkekeh di sebrang sana.
📞 " Berterima kasihlah pada Zac, karena dia yang lebih dulu menemukan wanita mu."
📞 " Apa setelah aku berterima kasih dengan nya, aku bisa menghajar nya, karena dia sudah berani menginap di rumah sakit bersama wanita ku..." Jonathan tak menjawab nya melainkan tambah terkekeh keras di ujung sana.
Ceklek
📞 " Jonathan nanti aku hubungi lagi..." Tanpa mendengarkan jawaban dari teman nya Alex sudah menutup sepihak panggilan tersebut.
" Honey aku tak membawa baju sama sekali..." Alinna keluar dengan memakai kimono putih.
" Tak perlu pakai baju honey..." Goda nya dengan senyuman yang licik.
" Honey, jangan menggoda ku, aku sedang hamil besar..." Alex yang ingin dari tadi menyentuh wanita nya tak jadi karena wanita nya memang tengah berbadan dua.
" Kita akan tanyakan nanti kepada dokter kandungan..." Alinna jengah menatapnya.
__ADS_1
" Kau ini mesum sekali Alex..." Alex hanya tersenyum simpul.
" Tunggu di sini sebentar..." Alex dengan cepat keluar dari kamar nya dan mengambil baju yang telah di belikan asisten rumah tangga nya.
Setelah semua nya selesai dengan urusan kamar nya, kini mereka tengah makam bersama duduk di meja makan dengan raut wajah yang tak biasa. Alex tak menyangka bahwa dia akan duduk di meja yang sama dengan wanita nya lagi, bahkan dari tadi pagi dia sudah menatap wajah wanita nya.
Alex yang sudah mengatur pernikahan sederhana tanpa sepengetahuan Alinna. Alex sudah pernah berjanji bahwa dia akan segera menikahi Alinna di waktu dia bertemu dengan wanita nya.
" Sayang kenapa hanya di lihat saja, makanlah. Apa makanan nya tak enak?" Alinna dari tadi hanya memandangi makanan yang di depan nya tak menyentuh nya, malah melihat Alex makan dengan lirikan dari ekor mata nya.
" Aku mau di suapi..." Alex tersenyum manis ketika mendengar wanita nya merasa ingin manja kepada nya.
Alex mengambil makanan yang di depan nya, menyuapi wanita dengan sendok yang sama serta makan dengan satu piring yang sama. Tanpa di duga Alinna sangat lahap makan ketika dia makan dengan tangan nya. Bahkan Alex harus menambah makanan nya, dia sadar makan satu piring kini di bagi kita orang.
Alex sangat bahagia, wanita yang menolak ingin bersama nya kemarin kini berada di depan nya dengan sangat manja.
" Apa mau lagi?" Makanan yang di depan nya sudah habis tanpa sisa.
" Tidak, aku kenyang. Kamu terlalu banyak memberi ku makan..." Alex terkekeh karena wanita nya menyalahkan dia, padahal dari tadi dia sendiri yang masih ingin makan.
" Makanlah yang banyak sayang, kau sekarang dua orang."
" Kau juga makanlah yang banyak, kau terlihat kurus."
" Ada kamu yang mengurusku, nanti pasti aku akan gemuk lagi..." Alinna hanya mengangguk pelan ketika Alex memandang nya dengan tatapan penuh cinta.
__ADS_1