
" Honey aku sekarang berada di bandara, nanti setelah tiba di sana aku akan menghubungi kamu lagi.." Alex yang pagi ini tiba tiba menghubungi kekasih nya.
" Bandara ?, kamu mau kemana.." Tanya nya.
" Ke rumah kamu honey, kamu sudah katakan kepada ayah mu tentang hubungan kita kan semalam?" Cla tersentak bangun dari tidurnya.
" Alex aku semalam-" Cla sebenar nya melupakan apa yang ingin di katakan kepada ayah nya.
" Honey aku akan cek in, nanti setelah tiba aku akan menghubungi kamu lagi, bay."
" Alex.." Cla sudah tak bisa mengatakan apa apa lagi karena kekasih nya terburu memutuskan panggilan tersebut.
Cla bergegas bangun dari tidur nya, rasa kantuk tadi lenyap seketika. Cla dengan segera masuk kedalam kamar mandi, membersihkan tubuh nya dan cepat mencari keberadaan sang ayah.
" Selamat pagi ayah.." Cla mencium pipi sang ayah ketika melihat ayah nya sedang menikmati kopi nya dengan koran di tangan nya.
" Pagi sayang.." Sang ayah menatap jam yang melingkar di tangan nya. " Ini masih terlalu pagi, kenapa kau bangun sepagi ini?" Sang ayah menatap putri nya yang terduduk di sebelah nya.
Cla memasukan tangan nya kepada lengan ayah nya dan menyandarkan kepala nya kepada lengan kekar ayah nya.
" Ada apa sayang?, jika kamu mau merayu ayah tentang laki laki bajinga* itu keputusan ayah tak akan berubah."
" Tidak ada hubungan nya dengan Hans ayah."
" Lalu ada apa princess, kenapa kamu tiba tiba manja seperti ini.." Sang ayah mencium kepala putri nya dengan penuh kasih sayang.
__ADS_1
" Ayah nanti ada seseorang yang akan datang ke sini, dia ingin bertemu dengan ayah.." Cla bicara dengan sangat hati hati.
" Seseorang?, siapa yang akan menemui ayah?" Tanyanya.
" Alex, kekasih Cla saat ini."
" Kami sudah mendapatkan pengganti laki laki bajing*n itu.." Cla hanya mengangguk pelan, dia tak mungkin menceritakan bagaimana dia dan Alex akhir nya memutuskan untuk bersama.
" Dia juga sudah mengatakan keseriusan nya kepada Cla yah.." Cla memperlihatkan cincin kecil yang melingkar di jari nya.
" Dia melamar mu?" Sang ayah tentu saja terkejut karena putri nya tak pernah mengatakan apapun. " Astaga ayah tak tahu, selamat untuk mu sayang.." Sambung nya dengan memeluk putri nya.
" Cla dan Alex sepakat akan segera menikah.." Cla melepaskan pelukan nya dan menatap putri nya.
" Apa kamu yakin dengan keputusan itu sayang.." Cla hanya mengangguk, dia tak mungkin mundur dari apa yang sudah di pilih. " Apa dia juga tahu tentang masalah yang kamu hadapi saat ini.." Lagi lagi Cla mengangguk pelan, sang ayah terlihat lega. " Baiklah ayah akan menunggu nya datang, kapan dia tiba?" Sambung nya.
" Baiklah ayah akan menunggu kedatangan calon menantu.." Goda nya kepada putri nya. " Katakan kepada asisten untuk membersihkan kamar tamu, dan masak yang spesial.." Sambung nya lagi.
" Terimakasih ayah.." Cla memeluk nya singkat dan kemudian pergi meninggalkan ayah yang tersenyum bahagia melihat putri nya juga bahagia.
Cla bahagia karena ayah nya menyambut kekasih nya dan menerima Alex dengan tangan yang terbuka. Niat baik akan selalu di lancarkan, meskipun kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi hari esok dan hari lusa.
" Honey.." Cla menyambut ke datangan kekasih nya yang sudah berdiri di depan rumah nya.
" Selamat datang honey.." Cla melepaskan pelukan nya kepada kekasih nya. " Ayo masuk.." Ajak nya dan mereka tengah berjalan masuk kedalam rumah besar milik dari keluarga Keddrix.
__ADS_1
" Ayah berada di ruang keluarga, dan kamu sudah di tunggu dari tadi.." Cla berbisik dengan tetap melangkah.
" Benarkah?" Kegembiraan Alex tak bisa di bendung lagi, ketika tahu bahwa keluarga wanita nya menyambut dengan tangan terbuka.
" Ayah.." Cla memanggil sang ayah, membuat sosok laki laki yang gagah yang dari tadi melihat ponsel nya kini menoleh ke suara putri nya, sang ayah menyambut dengan senyuman yang begitu hangat.
" Selamat malam om Johan.." Alex mengulurkan tangan nya ketika dia berhadapan dengan ayah kekasih nya.
" Selamat malam juga Alex, selamat datang di rumah saya.." Jawabnya dengan begitu ramah. " Duduklah kamu pasti lelah di perjalan tadi.." Kini meraka bertiga duduk dengan saling mengobrol untuk memecahkan kecanggungan.
Alex juga mengatakan tentang pekerjaan nya sebagai dosen, juga mengatakan akan segera berhenti dan melanjutkan perusahan keluarga nya. Sedangkan sang calon ayah mertua nya juga sedikit memberikan pelajaran kecil tentang memegang perusahan.
" Aku suka dengan anak muda yang giat dalam bekerja, itu mengingatkan saya dalam masa muda saya yang sudah terjun ke dunia bisnis milik keluarga."
" Saya masih memulai nya om."
" Tak apa, kamu harus banyak belajar. Karena setiap perusahan memiliki orang yang berbeda yang mengendalikan nya, cara berfikir mereka pun juga berbeda, kamu harus banyak belajar dan bersabar menghadapi setiap perusahan nanti nya."
" Iya om, terimakasih tentang nasehat nya, saya akan selalu mengingat apa yang om katakan..' Sang ayah hanya tersenyum.
Ayo like dan komen dulu, masak gak mau kasih vote sudah sejauh ini loe mak nulis 🤭
Kasih kopi sama bunga dong biar tambah semangat mak nya nulis buat kalian 🤭
Sambung besok lagi ya 😘😍😍
__ADS_1