Wanita Nakal

Wanita Nakal
Agency 3


__ADS_3

" apa kau mau jalan jalan.." sebuah pertanyaan alfred ketika mereka berdua sudah duduk di mobil. Alfred melihat ke arah jovanka yang tak menjawabnya. 


" ha apa.." jovanka  terkejut ketika sebuah tangan menyentuh lengan nya.


" kau mau kita jalan jalan, mengelilingi negara A.." Alfred bertanyak lagi ketika jovanka tadi tak menjawabnya.


" tidak al aku ingin kembali  ke hotel, aku ingin istirahat.." jovanka menjawabnya dengan menatap ke depan. Pikirannya melayang entah kemana.


Alfred menepikan mobil nya, menghentikan mobilnya, jovanka bingung dan alfred menatap ke arah jovanka dengan memiringkan badannya.


" apa ada masalah jovanka?"


" tidak, kenapa kau bertanya seperti itu."


" sejak keluar dari ruangan tuan zen dan melihat putri nya kau banyak melamun dari tadi. Apa yang sebenarnya kau pikirkan?, kau bisa bicara pada ku.." memang hari ini mereka berdua menjenguk zen dan tata mengucapkan  selamat karena atas kelahiran putrinya.



" aku.." tenggorokan nya tercengat dia tak bisa mengatahkan apa yang sebenarnya terjadi. " aku hanya pusing al, aku hanya ingin kembali ke hotel untuk beristirahat.." jovanka memilih untuk berbohong dibanding harus berkata jujur pada laki laki yang bertanya  saat ini.


" baiklah kau butuh istirahat, perjalanan kita sangat melelahkan. Ayo kuantar ke hotel dan aku temani kau istirahat."


" tidak..maksud nya gak perlu al. Aku bisa tidur dengan tenang, kau jalan jalan saja di sini, besok kita harus segera kembali.." tentu saja jovanka  menolak nya karena dia benar benar ingin sendirian  sekarang.


" tak apa, lagian hanya menjaga mu. Aku tak akan macam macam.." Alfred  bicara dengan memajukan mobilnya.  Menembus negara A.


" aku butuh tidur al bukan butuh teman. Aku mau tidur sendirian, berkelilinglah.." jovanka tetap menolaknya.

__ADS_1


" ya sudah, jika ada apa apa segera hubungi aku.." perkataan alfred bertepatan dengan mereka tiba di depan hotel berbintang.


Jovanka hanya mengangguk pelan, jovanka membuka pintu mobilnya tetapi alfred menahan tangan nya.


" ada apa al?" Jovanka  menatap ke arah alfred yang menahan tangan jovanka.


" istirahatlah, jika ada apa tolong kabari aku dan jangan banyak pikiran.." jovanka hanya mengangguk pelan. Alfred menarik tangan jovanka hingga tubuh mereka berpelukan. Alfred memeluknya mengelus rambut panjang nya jovanka dengan lembut.


Jovanka segera turun ketika pelukan tersebut terlepas. Apa yang dilakukan alfred akan membuat semua wanita merasa di cintai,tapi entah jovanka hanya bisa menghindari perilaku manis alfred selama ini.


" bahkan semuanya tak berpengaruh pada mu, kenapa sulit sekali merobohkan benteng yang kau bangun.." ucap alfred dengan menjalankan mobil mewahnya. Mobil yang akan mengantarkan kemana pun dia berkeliling di negara A.


💜💜💜


Jovanka merebahkan tubuhnya ketika sudah tiba di kamarnya, menekankan matanya mengingat kembali apa yang dikatakan oleh zen tadi, semuanya berputar putar di otaknya, telinga nya.


" selamat tuan zen dan nyoya tata atas kelahiran putri anda.." Alfred dan jovanka hari ini memang menjenguk mereka berdua dan mengucapkan atas kelahiran putri  pertama dari pasangan zen serta tsya.


" terima kasih nona jovanka dan tuan al, terima kasih juga sudah mau menyempatkan datang kesini.." zen berkata dengan tersenyum. Dan mereka hanya tersenyum.


Zen meneliti wajah jovanka seperti pernah melihat wanita itu tapi dimana. " maaf nona jovanka saya seperti pernah melihat anda tapi dimana, saya mungkin lupa.." zen akhirnya bicara.


" mungkin hanya mirip tuan."


" mungkin benar hubby hanya mirip.."timpal tsya dengan menggendong putri nya.


" lupakan saja nona, kemarin maafkan saya yang tak bisa menyambut kalian berdua, tapi syukur ada tuan jonathan yang menyambut kalian. Tapi dia tak bikin ulah kan pada kalian serta satu tim.." dipertanyakan  penuh selidiki ini membuat jovanka penasaran kenapa zen harus bertanya seperti itu.

__ADS_1


" tidak tuan, kami sempat minum bersama kemarin sore.." jawaban alfred membuat jovanka menatapnya dengan tanda tanya.


" anak itu selalu minum minuman,dia tak bisa jauh dari alkohol. Jika dia mabuk dan mengacau maafkan dia tuan al, karena dia saat ini sedikit despresi.." lagi lagi perkataan zen membuat jovanka bingung.


" despresi?" Jovanka mengulangi nya siapa tahu pendengaran nya bermasalah.


" iya nona, dia patah hati karna di tinggal kekasih nya yang hampir dua bulan menghilang tanpa jejak, bahkan dia hampir gila mencarinya. Setiap hari hanya alkohol yang menemaninya. Waktu itu jika aku tak datang tempat waktu pasti dia hanya tinggal nama saja."


" dimana kekasihnya?" Alfred kini yang bertanya.


" berita terakhir di tokyo, tapi entahlah aku tak pernah mau mengingatnya jonathan karna jonathan benar benar hancur."


" tokyo?" Alfred melihat ke arah jovanka yang menegang.  Matanya mengarahkan semuanya tak baik tapi dia lebih baik diam dan hanya mengawasi gerak gerik jovanka.


" jadi jika dia membuat ulah tolong atas nama nya saya pribadi meminta maaf.." zen bisa melihat bahwa jovanka tengah gugup karena dia mengatahkan nama jonathan. Zen baru ingat bahwa wanita ini adalah wanita jonathan yang selama ini dia cari, ekspresi wajahnya berubah ketika dia mendengar bahwa jonathan hampir gila mencarinya.


Tak lama mereka berdua akhir pamit untuk pergi dari rumah sakit. Zen yakin tak salah bahwa jovanka adalah wanita jonathan yang menghilang. Jonathan yang kemarin kekeh untuk memberikan fasilitas mewah pada mereka berdua dan hal yang mengejutkan adalah jonathan mau minum berdua dengan Alfred,orang asing yang baru ditemui, jika tak ada kepentingan maka dia tak akan mau.


Flashblack of


Pikiran jovanka melayang, perasaan sedihnya menyeruak di hati nya,merasa bersalah memenuhi hati juga tapi perasan marahnya memenuhi hati nya hingga menutupi semuanya itu.



" gak mungkin dia hampir gila karena mencari ku, dia bukan laki laki bodoh yang akan bertahan dan menunggu ku selama dua bulan ini.." ucapnya sendiri.


"Argh.. bodoh kau Jonathan, aku membencimu sangat membencimu. Kenapa kau jahat sekali melakukan itu padaku, kau yang mengkhianatiku,aku membencimu tapi aku juga merindukanmu jo sangat merindukan mu. Kenapa aku tak bisa membuang pikiran ku pada mu,kenapa aku masih saja memikirkanmu meskipun kau sudah menyakitiku seperti ini, aku mencintaimu tapi kau hanya memanfaatkanku,andai semua nya tak terjadi apa kita sudah menikah hari ini, kenapa harus aku terjebak dengan namanya cinta dan komitmen lagi. Kau mengambil ku lalu mencampakkan ku setelah aku bisa mencintaimu hiks hiks.." dialog nya sendiri dengan memeluk lututnya sendiri.

__ADS_1


" aku membencimu jonathan sangat membencimu hiks hiks. Keluarkan dia dari kepala ku dan hati ku hiks.." tangisan nya pecah lagi ketika dia harus mengingat kejadian dua bulan lalu. Dua bulan yang harus membawanya pergi dari sisi laki laki yang membuatnya nyaman berada di pelukannya serta kungkungan nya.


__ADS_2