Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Perang 16


__ADS_3

" James..." Panggilnya dengan suara seraknya. Dada Violet juga terasa sesak ketika melihat James menangis.


" Aku mencintai mu dengan besar tapi rasa cinta ku tak mampu membongkar dinding yang ada di hati mu. Mungkin benar jika kamu tak bisa mencintai ku karena sikap ku yang kasar! tapi kau tahu sebesar apa rasa cinta ku pada mu Vio..." Suara nya begitu lembut tak ada nada tinggi atau bentakan tadi. Hatinya melunak seketika.


" Aku tahu kamu orang baik, jika kamu menjadi suami dan ayah kamu adalah laki laki yang baik untuk keluarga mu! tapi maafkan aku James aku memang tak bisa mencintai mu. Aku berusaha menerima nya tapi tetap tak bisa."


James tersenyum sinis dengan mereka tetap menikmati lantunan lagu sedih itu. Bahkan tangan Violet dengan sengaja mengusap air mata James yang terjatuh ke pipinya.


Sentuhan yang lembut membuat laki laki itu memejamkan matanya menikmati sentuhan yang selama ini diinginkan dari istrinya itu.


" Apa cinta ku adalah beban untuk mu Vio?, apa tak ada sedikit saja harapan untuk aku memiliki mu lagi. Aku tak bisa hidup tanpa mu. Selama tujuh tahun aku terbiasa dengan kalian, apa tak ada harapan untuk rumah tangga kita lagi?"


Violet diam dia tak bisa menjawabnya, dia yang takut menjawabnya. Apapun pertanyaan nya dan jawabannya adalah tetap sama Tidak dan itu taka akan merubah apapun.


" Diam mu adalah jawaban bahwa kau tak ingin memperbaiki rumah tangga ini!"


" Maafkan aku James. Cinta tak harusnya menyakiti James seharusnya Cinta membuat kita bahagia bukan saling menyakiti seperti ini. Aku yakin tak hanya aku yang sakit tapi kamu juga yang sakit, aku tau itu."


Benar tak hanya Violet yang merasakan sakit tapi James juga merasakan sakit. Mereka sama sama merasakan rasa sakit yang susah di katakan. Hanya mereka yang tahu seperti apa rasa sakit hati mereka dan tak ada yang tahu rasa sakit yang mereka alami.


James tertawa dengan kencang tawanya malah menakutkan suaranya yang begitu menyaring di kamar tersebut.

__ADS_1


" Maafkan semua kelakuan ku yang membawa wanita jalan* ke dalam rumah kita, kau tau aku membawanya kesana untuk membuatmu marah dan cemburu. Tapi sayangnya kau tak mengerakkan hati mu."


" Bukan aku tak marah James, aku rasa aku tak berhak melarang mu karena aku sendiri juga bersalah. Tujuh tahun aku berusaha mencintai mu tapi tak ada satu pun yang membuat ku jatuh cinta pada mu. Aku tau aku salah tapi itulah yang aku rasakan."


Violet yang mengatakan semua nya kini malah membuat James terdiam dengan pemikirannya yang hanya dia yang tau apa arti dari pikirannya itu.


" Kau memang mencintai ku, aku tak meragukan hal itu. Aku tau sebesar apa kau mencintai ku, tapi rasa cinta mu itu menyakiti ku. Apa kau tahu bahwa rasa cinta itu harusnya saling menyayangi saling melindungi satu sama lain saling membahagiakan bukan rasa sakit yang kau berikan kepada ku. Rasa cinta tak ada yang menyakiti seperti itu James, itu bukan rasa cinta yang kau miliki untuk ku tapi rasa sakit yang kau berikan kepada ku."


Violet yang sebenarnya takut kini mengatakan semua yang ada di pikirannya, dia memberi tau apa yang dirasakan oleh nya selama ini. James hanya diam dia tak mampu menjawabnya.


" Berapa kali kau memukul ku, menampar ku, menendang ku, mencambuk ku pun dan membuat itu semua membekas di tubuh ku. Tapi itu semua bisa di obati dan bekas itu akan hilang. Tapi tidak dengan luka yang kau torehkan untuk hati ku! rasa sakit yang kau goreskan untuk hati ku tak akan bisa aku hilangkan karena tak ada obat nya satu pun yang bisa menyembuhkan nya."


Violet yang bicara dengan rasa ketakutan dia bicara banyak malam ini. Apa yang dia rasakan kini telah di buka olehnya sendiri. James hanya diam mendengarkan apa yang di katakan oleh Violet. James kini diam seribu bahasa dia tak bisa menjawabnya. Tatapan sendu serta tatapan iba kini malah ada di mata laki laki kejam itu.


James tersenyum dengan tulus matanya menatap wanita itu. " Jika kita tak berjodoh maka jadikan aku adik mu lagi, jangan jadikan aku musuh mu. Dari dulu kau adalah kakak laki laki ku yang selalu aku banggakan di depan teman teman ku."


" Violet aku tak tahu apa yang harus aku katakan, aku tak tahu apa yang harus aku perbuat kepada mu. Yang jelas aku banyak salah dengan mu dan maafkan aku. Aku tahu kata maaf tak cukup untuk menebus semua kesalahan ku. Tapi aku tulus meminta maaf kepada mu."


Dansa itu tiba tiba terhenti dengan James yang tiba tiba melepaskannya dengan segera. James mundur dengan satu langkah kebelakang menundukkan kepalanya sebagai permintaan maafnya.


" Aku minta maaf tentang semua yang aku lakukan kepada mu. Aku tak bisa berkata apa apa lagi selain aku meminta maaf kepada mu."

__ADS_1


Violet membeku di tempat dia tahu laki laki itu tak akan muda meminta maaf kepada dia. Semuanya berubah dengan cepat. Beberapa jam lalu dia bersikap seolah nyawa nya adalah miliknya tapi sekarang semuanya seperti ini. James dengan rela hati menunduk dengan meminta maaf.


Bug!! James bahkan berlutut dengan cepat ketika Violet tak menjawabnya permintaan maafnya. Violet mundur dia malah takut dengan apa yang di lakukan oleh James. Violet tak bisa membaca apa yang ada di pikiran laki laki itu.


" Apa yang kau lakukan James?, berdiri jangan seperti ini!, bangun..." Violet menyuruhnya untuk bangun tapi dia tetap bertahan dengan berlutut.


" Katakan kau memaafkan aku Vio, jika tidak maka aku tak akan mau berdiri."


" Aku memaafkan mu James sebelum kau meminta nya pun aku sudah memaafkan mu."


James berdiri dengan tersenyum dia datang mendekati Violet dan memeluknya dengan erat. Pelukan yang hangat malah membuat Violet takut.


Aku yakin ada rencana di otaknya, apa yang sedang di rencanakan olehnya. Batin Violet di dalam pelukan James.


" Tunggu di sini! aku memiliki kejutan lagi untuk mu!" Violet kini jantungnya tak karuan ketika dia mengatakan ada kejutan lagi untuknya.


James yang masuk ke dalam kamar mandi kini dengan segera membuat Violet lari dia membuka pintu kamar itu tapi sayangnya telah di kunci dan kuncinya tak ada.


" Violet kau tau ini apa?"


James menunjukan sesuatu barang yang telah di bawah olehnya. Violet menatapnya dengan terkejut matanya melotot tak percaya apa yang ada di tangan James saat ini.

__ADS_1


Nah loe barang apa yang telah di tunjukan oleh James 🤭 sambung besok pagi ya 🤗 vote dan hadiah masuk hari senin loe ya 🙏 makasih 🥰🥰🥰


__ADS_2