Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kejujuran 2


__ADS_3

" Apa yang kau katakan?, sudah ku katakan biarkan aku yang menjelaskan kepada Tuan Zac..." Steve kini berbicara pelan meskipun pelan dapat di pastikan mereka berdua mendengar apa yang di katakan oleh Steve.


Jenni melepaskan tangan nya yang di cekal oleh laki laki itu, matanya kini kembali menatap kearah bos nya yang malah memandang mereka dengan tatapan datar nya. Jenni kini membuang nafas nya dengan kasar sebelum akhirnya dia membuka suaranya, dia kini sudah menyiapkan dirinya untuk membuka siapa dirinya.


" Foto yang anda lihat ini benar Tuan, dia adalah pimpinan saya, David. Pimpinan seorang Agen CIA dan saya adalah orang nya yang sedang menyelidiki perusahan anda. Saya di sini selama beberapa bulan ini telah mengamati semuanya, tentang laba laba perusahan dan semua aset aset anda yang kadang tak masuk di akal tapi semakin kesini saya tau bahwa aset aset anda memang bersih anda mendapatkan nya karena nama besar anda di pasar perusahan ini..." Jenni yang kini membongkar jati dirinya membuat Steve tak habis pikir bahwa dirinya sendiri yang malah membongkar identitas nya.


" Sir David datang ke apartemen Steve karena saya tinggal di sana beberapa hari, semenjak saya di teror pun saya sudah tinggal bersama Tuan Steve. Sir David melacak keberadaan saya, dia mencurigai saya karena saya selama beberapa bulan ini tak melaporkan apapun kepada nya, saya juga tak mengatakan apapun tentang para mereka yang bermain main di belakang mereka, saya juga tak mengatakan bahwa mereka juga tak ada-"


" Di penjara?, kau ingin mengatakan penjara bukan?, kau juga akan mengatakan bahwa kau juga menyelidiki orang orang yang bermain main kemarin tak ada di penjara..." Zac dengan cepat mengatakan apa yang dia tau dan itu berhasil membuat kedua orang itu terdiam dengan terkejut. Mereka yang berpikir bahwa bos itu tak mengetahui apapun kini malah tau tentang semua nya dan itu berhasil membuat kedua orang itu di buat syok seketika.


" Kau pikir aku tak tau apapun?, apa kau juga berpikir bahwa aku tak tau siapa dia Steve?"


" Bos saya-"


" Kau di buta kan cinta mu, aku tau jika kalian sedang merajut cinta..." Perkataan itu membuat kedua orang itu melongo tak percaya, kini bos nya tau semua yang mereka sembunyikan.

__ADS_1


" Bos saya mohon jangan pisahkan kami, anda tau bahwa saya tak mungkin meninggalkan pekerjaan saya dan Jenni juga tak mungkin keluar dari pekerjaan nya. Kami janji kami akan profesional dalam pekerjaan. Kami akan bisa membedakan mana yang akan kami lakukan dan mana yang tidak bisa kami lakukan..." Zac hanya tertawa di mendengar ucapan yang Steve yang terasa menggelikan itu.


" Profesional seperti apa yang ingin kau katakan Steve?, hari ini saja kau sudah membuktikan bahwa kau tak profesional dalam pekerjaan. Kau tak berkata jujur pada ku tentang siapa wanita itu. Jika bukan aku sendiri yang mencari tahu semua nya hari ini tak akan terjadi, kalian tak akan mau mengakui tentang semua hal ini. Dan kau Steve kau yang tau aku bahwa aku tak suka seperti ini..." Zac kini menatap kearah asisten nya itu dengan serius.


" Dan kau Jenni, saya tak menyangka kau agen CIA yang bertugas menyelidiki ini semua. Jujurnya saya kecewa dengan kalian berdua karena kalian menusuk saya dari belakang..." Zac kini memelankan suaranya dia sungguh kecewa dengan semua fakta yang sudah terungkap itu. Zac juga tak menyangka bawa apa yang di dengar dari orang orang nya tadi kini benar adanya.


" Tuan maafkan saya, tapi saya berani bersumpah saya tak melakukan apapun saya juga tak mencuri apapun dari sini, saya hanya melakukan tugas karena itu pekerjaan saya Tuan..." Jenni kembali membuka suaranya dengan pelan.


" Steve apa kau tak mencurigai nya bahwa dia mendekati mu hanya untuk kepentingan pribadinya?, misalnya dia ingin mencari informasi tentang semua yang ingin dia cari."


" Tidak Tuan, saya mencintai Steve memang dari hati saya, saya berani melakukan apapun untuk membuktikan cinta ini. Bahkan saya mundur dari misi ini, bahkan saya juga mendapatkan nama orang yang ingin menghancurkan anda dari dalam..." Zac yang mendengar ucapan dari wanita itu kini penasaran dengan maksud wanita itu. Jenni langsung terdiam.


" Tinggalkan pekerjaan mu dan bergabunglah dengan perusahan ku..." Jenni terdiam ketika Zac malah mengatakan hal itu, Jenni tak bisa berkata apapun dia cukup terdiam di sana.


" Kau tak bisa menentukan mana yang kau pilih, kau bersama kami di sini atau kau malah menjadi musuh kami..." Sambungnya lagi.

__ADS_1


" Bos-"


" Saya tak mengajak mu berbicara dan kau cukup diam, saat ini bukan giliran mu. Kau akan mendapatkan giliran mu berucap, jika kau nanti tak bisa menjawab yang aku tanyakan kau akan lihat seperti apa hukuman mu itu..." Zac kini berucap dingin dan sinis serta matanya terpancarkan kemarahan.


" Kau tak bisa menjawab bukan?" Zac tersenyum kecut ketika wanita itu tak bisa berkata apa apa ketika dirinya memberikan pilihan kepada wanita itu.


" Kau ingin bersama agen CIA yang akan menjadi musuh mu itu Steve?, kau yakin dengan pilihan mu itu?" Zac kini berganti bertanya kepada asisten nya itu.


" Bos kami saling mencintai tapi kami juga tak bisa memilih antara cinta dan pekerjaan kami. Saya tak mungkin meninggalkan pekerjaan saya dan saya juga tak mungkin meninggalkan cinta saya. Kami akan tetap bersama meskipun dengan profesi kami yang berbeda..." Steve kini berkata dengan tegas dan sungguh sungguh. Jenni hanya menatap laki laki itu dengan mata yang berkaca kaca. Kata kata kekasihnya sungguh menghangatkan hatinya, laki laki dingin itu kini membuktikan ucapannya akan mempertahankan cinta mereka, dia akan memperjuangkan cinta mereka berdua.


" Kau lupa apa yang terjadi pada Suhu kita?, nasibnya seperti mu tapi mereka bisa memutuskan apa yang mereka ambil. Kau lupa bagaimana hancurnya Suhu ketika sebuah tragedi menimpa hubungan mereka?" Zac yang mengingat kan hal itu membuat Steve kembali mengingat seperti apa rapuh wanita itu ketika musibah menimpah cinta mereka.


" Kau ingat sekarang?, bagaimana nasib mereka, bagaimana hancurnya mereka?" Zac kini membuka suaranya kembali ketika asisten nya itu hanya diam tak membuka suaranya apapun.


" Steve apa yang terjadi?" Jenni kini berbisik pelan ketika melihat kekasihnya hanya diam tak menjawab apapun.

__ADS_1


Zac kembali tersenyum sinis di sana, dia yakin bahwa asisten nya memikirkan hal yang terjadi kepada rekan nya itu.


" Sekarang tentukan keputusan kalian. Tetap di sini atau mundur dengan cinta kalian..." Pilihan yang di berikan oleh Bos nya membuat kedua orang itu sama sama terdiam. Mereka tak bisa memutuskan semuanya, pekerjaan dan cinta bukan pilihan yang harus mereka korban kan salah satu nya.


__ADS_2