
" Berhenti.. berhenti..." Mobil yang berjalan pelan kini di pukul oleh seseorang dari arah samping. Adriano yang mendapatkan serangan dadakan itu kini secara spontan melajukan mobilnya dengan cepat.
Andriano kini dengan segera melajukan mobilnya dengan cepat, dia tak ingin mereka yang tiba tiba menyerangnya menangkapnya. Sedangkan para orang orang Van itu kini mengejarnya dengan cepat juga.
Kini aksi kejar kejaran telah terjadi di ruas jalan yang sepi, aksi itu tak dapat terhindarkan oleh kedua mobil tersebut. Adriano kini di buat ketakutan ketika mobil Van hitam itu kini tiba tiba menabrak mobil nya dari belakang hingga membuat suaranya sedikit mengeras.
Bruak !! Adriano kini di buat terguncang hebat ketika mobil Van itu menabrak mobil belakang yang di naiki oleh Adriano. Adriano kini melihat kebelakang dia ketakutan, wajahnya pucat pasi ketika serang demi serangan dia dapatkan dengan sengaja.
" Siapa yang melakukan ini?" Tanyanya dengan sendiri. Dia kini ingin mengambil ponselnya yang ada di saku nya tapi lagi lagi tak bisa ketika bagian belakang mobilnya lagi lagi di tabrak oleh orang yang tak di ketahui itu.
" Sial..." Umpatnya dengan cepat ketika serangan lagi lagi dia dapatkan dengan sengaja itu.
Cittttt !!! ban mobil itu kini segera berhenti dengan cepat ketika mobil Van itu berhenti tepat di depan mobil Adriano.
Adriano kini sungguh sungguh ketakutan dia tak bisa berbuat apa apa, dia tetap berada di dalam mobil nya meskipun gedoran pintu mobilnya itu di gedor oleh orang orang itu.
" Turun dari mobil mu, turun... " Teriaknya dengan kencang. " Buka pintu mu, atau aku pecahan kaca mobil ini..." Teriaknya lagi.
Adriano kini terpaksa membuka pintu mobilnya dan dia segera keluar dari mobil itu. Salah satu dari mereka kini langsung menyeret Adriano dan langsung menghajar Adriano tanpa laki laki itu menanyakan siapa mereka. Adriano tanpa bisa bertanya mereka langsung menyerang dengan membabi buta, dan tak mengenal kata kata ampun lagi.
Bug!! bug!! bug!! Adriano kini meringkuk kesakitan ketika serangan demi serangan telah di lakukan oleh beberapa orang orang yang menghajarnya. Bugh!! tendangan di perutnya kini membuat laki laki itu meringkuk kesakitan kepada perutnya.
" Ini hanya awal dari kami, jika kau berulah lagi maka kau dan keluarga ku lebih parah dari ini..." Ucapnya salah satu dari mereka kini langsung pergi meninggalkan Adriano yang meringkuk kesakitan.
__ADS_1
Adriano kini berusaha bangkit, tapi dia menahan rasa sakit pada perutnya serta punggungnya yang begitu sakit. Adriano berusaha bangkit tapi lagi lagi dia terjatuh.
" Siapa mereka,, kenapa tiba tiba menyerang ku seperti ini?, apa salah ku?" Katanya dengan pelan dan meringkuk kesakitan.
Sedangkan di tempat lain, Zac dan Jonathan kini hanya tersenyum mendengarkan laporan dari kelompoknya, mereka berdua akhirnya berhasil sedikit demi sedikit bisa menghancurkan musuh mereka perlahan.
" Ini hanya awal dan ini hanya kejutan yang biasa dari kita..." Jonathan kini tersenyum sinis menatap kearah mereka yang melaporkan semua balas dendam itu.
" Bos seperti nya Tuhan berpihak kepada kita?" Albert kini bersuara menatap ke arah bos nya dengan penuh arti.
" Apa maksud mu?"
" Peter tadi muncul di depan umum dan sempat berdebat sedikit dengan Allinna dan Alex."
" Saya yakin Bos, dia Peter..." Albert kini menyakinkan Bos nya bahwa itu adalah Peter musuh yang telah mereka cari.
" Siapkan dengan segera rencana yang lain, aku tak sabar melihat kehancuran nya dengan segera..." Zac kini menatap tajam ke depan, dia dengan rasa tak sabar ingin membalaskan dendam kepada laki laki tua itu.
" Dengan segera bos..." Jawab mereka dengan serempak.
Kini Zac tak sabar melihat kehancuran para musuhnya yang sudah lama dia incar, kini Zac tersenyum ketika kemangan akan dia dapatkan dan keadilan untuk mendiang Paman Yun pasti akan segera di dapatkan.
" Kau akan hancur di tangan ku, kau akan hancur berlipat lipat di tangan ku Peter. Aku tak sabar melihat kehancuran mu ada di depan mata mu...." Zac kini kembali dengan suara dingin nya kini matanya siap mencari mangsa yang ingin di terkam hidup hidup olehnya.
__ADS_1
" Lalu kapan aku akan muncul di depan mereka Bos?, aku tak sabar melihat kakak tercinta ku tabu bahwa aku ada di kubu kalian?" Kini gadis kecil itu seakan tak sabar melihat kehancuran kakak nya sendiri, dia tak sabar muncul di depan umum melawan kakak nya sendiri.
" Sebentar lagi, kau akan muncul. Kau sabar oke..." Jawab Albert.
" Kau pasti akan muncul di depan kakak mu, mereka akan tahu kau bukan gadis kecil yang muda dia hancurkan sekarang..." Ucap Zac dengan tenang, dia juga tak sabar melihat mereka semua hancur, dan terkejut bahwa musuhnya adalah keluarga mereka sendiri.
Maria kini seakan lahir kembali dengan jiwa yang berbeda, dia kini seakan lahir dengan jiwa yang membara. Rasa sakit dan kecewa kini seakan membuat gadis kecil polos itu kini menjadi gadis yang di penuhi dengan dendam yang membara seperti kobaran api yang sulit di padamkan. Kehilangan sosok yang sangat berarti menjadikan dia gadis tangguh dan kuat. Dia tak peduli dengan status kakak nya dia tak peduli lawannya adalah kakak kandung nya sendiri. Dia tak memiliki hati saat ini, hatinya seakan mati di bahwa oleh sang ibu. Hatinya tak ada lagi kebaikan untuk sang kakaknya, hanya akan ada dendam dan kejatahan yang ada di tubuh gadis itu.
Sedangkan Zac kini juga membawa dendam mendiang Paman Yun. Hatinya serta tubuhnya kini terbakar dendam yang selama ini tak bisa dia tembus. Janji yang dia katakan kepada Pamannya membuat dia tak bisa berbuat kepada Peter, tapi kali ini karena gadis kecil ini dia bisa melakukan dendam ini, dia bisa membalas setiap dendam yang selama ini sulit dia capai.
Sedangkan Andre yang sudah tahu semua ceritanya dan tahu bahwa gadis yang bernama Maria ini adalah orang yang tepat untuk membantu balas dendam itu. Tapi kini Andre sedikit merasakan khawatir kepada gadis kecil itu. Dadanya seakan berdetak tak karuan ketika melihat tatapan tajam dari gadis polos itu kini menjadi tatapan yang siap memangsa musuhnya dengan cepat.
Sedangkan di rumah mewah besar itu kini di buat heboh ketika melihat Andriano yang masuk ke dalam rumah dengan wajah yang babak belur serta kaki yang sedikit tak bisa berjalan.
" Pa kamu kenapa?, siapa yang melakukan ini?" Sang istri kini di buat panik ketika melihat sang suami yang seperti itu.
" Entahlah aku tak tahu siapa yang menyerang ku, mereka tiba tiba menyerang ku dan menghajar ku..." Jawabnya dengan duduk di sofa. " Di depan banyak media?"
" Anna.. Adriano..." Suara teriakan dan sang Ayah membuat kedua orang yang ada di sana langsung menatapnya. " Dokumen penting Ayah hilang, tak mungkin perampok itu mengambil dokumen dokumen itu..." Kedua orang itu langsung menatap sang ayah dengan tatapan terkejut.
Nah loe dokumen apa yang hilang 😂😂 sertifikat mungkin ya 😂 mince up sedikit dulu ya 😁 lagi demam 🙏🙏
Bersambung besok ya 🤗 tinggalkan jejak kalian dulu 🤗🤗🤗
__ADS_1