Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Perubahan


__ADS_3

" Neni apa nona muda sudah tidur?" Alex yang baru larut malam pulang dari pertemuan nya, meeting nya terlalu alot untuk mendapatkan kesepakatan yang harus di setujui dua perusahan. Dan malam hari tepat nya jam sepuluh malam dia baru tiba di rumah nya dengan rasa yang benar benar lelah.


" Maaf tuan, saya pikir nona muda menyusul anda pergi tadi..." Neni mengira nona muda nya menyusul tuan muda karena merasa bosan di tinggal di rumah sendiri.


" Apa maksud mu?" Alex melotot tak percaya bahwa istri nya pergi bahkan sampai larut malam dia belum pulang.


" Tadi setelah anda pergi, nyonya juga ikut pergi tuan, saya kira nyonya menyusul anda..." Neni merasakan ketakutan bahwa ternyata nona muda nya tak ada bersama tuan nya.


" Harus nya kau memberi tahu aku..." Alex merogoh saku nya, mengambil ponsel nya, mencoba menghubungi ayah mertua nya.


" Alex.. Alex..." Suara laki laki yang dia kenal membuatnya mendongakkan kepalanya, menatap dengan tak percaya. " Lu gila membiarkan istri mu minum sendiri di diskotik..." Perkataan laki laki itu membuat nya terkejut.


" Aku tak tahu..." Ujarnya dengan lirih. " Aku baru pulang meeting..." Alex mengambil ahli tubuh istrinya yang di bopong oleh teman nya serta teman wanita nya. " Apa dia menghubungi mu?" Sambungnya lagi.


" Tentu saja tidak tapi kebetulan aku di sana bersama wanita ku sejak tadi, lalu tak sengaja melihat Alinna minum di sana..." Zac selalu memanggil Cla dengan sebutan Alinna.


" Terima kasih, aku akan membawa istri ku masuk. Jika kalian ingin tinggal maka tinggal lah, Neni akan menyiapkan kamar untuk kalian."

__ADS_1


" Tidak kami pulang saja..." Zac menatap iba kepada rumah tangga teman nya. " Alex kau harus jaga ketat Alinna, jangan kecolongan seperti ini lagi..." Harus nya mereka pengantin yang berbahagia, bukan nya menderita seperti sekarang.


Alex hanya mengangguk pelan, jika bukan teman nya yang menemukan istri nya dia tak tahu apa yang akan terjadi, bahkan membayangkan saja dia tak berani.


Alex kali ini membawa istri nya masuk ke dalam kamar, merebahkan tubuh istri dengan pelan, melepaskan sepatunya dengan pelan, meminggirkan anak rambut yang sedikit menutupi wajah istri nya. Dia berdiri berniat ingin membersihkan dirinya tapi tak jadi karena sebuah tangan menggapai nya dengan menarik pelan tangan tersebut.


" Tidurlah kamu pasti lelah..." Suara nya selembut mungkin bahkan dia tak bisa marah sedikit pun kepada istri nya.


" Hubby, kenapa tuhan mempermainkan perasaan ku seperti ini, apa Tuhan tak suka melihat aku bahagia..." Racau nya dengan menatap wajah suami nya yang berdiri.


Alex kembali duduk di sisi ranjang, mengelus rambut istrinya dengan lembut, menyentuh wajah istri nya dengan penuh kasih sayang.


Cla dengan susah mencoba terduduk, memeluk suami nya dengan derai air mata yang sudah tak bisa di bendung lagi.


" Sst.. jangan menanggis sayang, tidurlah. Kau harus istirahat..." Cla melepaskan pelukan nya menatap wajah suami nya.


Cla bukan nya merebahkan tubuhnya, melainkan duduk di pangkuan suami nya, meringkuk seperti bayi kecil yang sedang menanggis.

__ADS_1


" Kenapa Tuhan jahat kepada ku Alex, Tuhan selalu mengambil apa yang aku sayang, Tuhan nampaknya tak ingin melihat aku bahagia..." Tangisan nya kini kembali pecah, selama ini sang istri hanya terdiam dan sekarang di saat dia terpengaruh alkohol dia mulai mengatakan apa yang dia pikiran, menanggis, meluapkan segala sesuatu nya.


" Sayang kamu tak boleh bicara seperti itu. Tuhan pasti memiliki rencana lain untuk membuat kita bahagia..." Alex adalah suami yang pengertian, penyabar bahkan di saat seperti ini saja dia masih dengan lembut bicara kepada istri nya.


" Dengan cara mengambil anak ku?"


" Sayang Tuhan memiliki banyak cara untuk membuat makhluk nya bahagia, sekarang kita sedang di uji. Kita harus banyak sabar menghadapi ini semua dan kita harus menerima nya..." Sebenarnya bicara dengan orang yang di bawah alkohol percuma karena tak akan di dengar.


" Kebahagian dan kesedihan kita pasrahkan saja kepada Tuhan. Maut, jodoh, kematian hanya Tuhan yang tahu, kita hanya mengikuti jalan hidup kita yang sudah di Takdir kan Tuhan untuk rumah tangga kita. Aku yakin setelah ini pasti akan ada pelangi setelah hujan lebat..." Tapi Alex tetap dengan sabar dan lembut menjelaskan nya, dia tak lelah menghadapi sikap istri nya yang terpuruk selama satu bulan ini.


" Apa anak kita bahagia di sana?"


" Dia akan sedih melihat mama nya seperti ini.


" Hubby..." Peluknya dengan sangat erat.


Bahkan selama satu bulan ini Alex tak mendapatkan perhatian dari sang istri, tapi dia tetap sabar berada di samping istri nya. Dia laki laki normal yang butuh pelepasan hasr*t tapi itu tak terpikirkan oleh nya.

__ADS_1



__ADS_2