Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Kekesalan


__ADS_3

Hari ini semua nya cuaca nya sangat cerah tapi sayang nya tak secerah hati dan wajah laki laki tampan yang sedang menyesap kopi nya. rasa kantuk nya harus ditahan karena dia harus mengajar pagi ini. Satu jam berada di kelas pikiran dan otak nya entah berjalan kemana mana.


“ apa lu mendapatkan nya semalam..” arnold yang langsung bertanya ketika mereka berdua terduduk disebuah cafe.


“ tidak, aku tak ingin dibilang laki laki bren*se* membawa nya segera keranjang ku..” lagi lagi alex hanya menguap karena rasa kantuk nya.


“ aku kira kamu mengantuk dari tadi karena tak menghabiskan waktu bersama dia.”



“ aku memang tak tidur bodo*, karena ulah nya aku memikirkan dirinya, hinga aku harus melakukan nya sendiri dikamar mandi.”


“ aku tebak dia yang tak mau..” lagi lagi arnold tertawa karena tak ada jawaban dari laki laki tampan yang sedang duduk didepan nya dengan menyesap kopi nya. “ apa perlu aku tanyakan pada ariana?” sambungnya.


“ lu pikir aku gak bisa mendapatkan nya?”


“ sepertinya lu tertarik dengan cla.”


“ bahkan aku menyukai nya dari pertama aku melihat nya..” alex menerawang kembali kejadian semalam yang begitu singkat tapi bisa membuat dirinya tak bisa tidur dan harus mandi di tengah dini hari.



Sedangkan di tempat lain hans benar benar marah karena cla lagi lagi menolak di ajak bicara oleh dirinya. Bahkan tadi pagi dia juga tak bisa masuk kedalam apartemen nya bahkan secara sengaja dia di usir atas laporan cla yang membuat dirinya merasa tak nyaman dan nomer ponselnya pun telah di blokir oleh wanita nya.


“ cla kau sungguh tak ingin kembali padaku, sepertinya aku cukup bersabar akhir akhir ini..” ucapnya dengan pelan. “ kau akan kembali bagaimana pun cara, jika kelembutan tak bisa maka aku harus mengunakan cara kasar agar kau mau kembali pada ku..” sambungnya dengan berfikir apa yang ada di otak nya. rencana jahat seakan terlintas di otak nya.


***


Pagi ini alex menatap selembaran kertas yang berisik kontrak yang menjadikan dirinya dosen pengganti di salah satu universitas ternama, hanya menatap nya tak membaca semua poin yang ada didalam nya alex juga tak membaca bahwa dia juga ditawarkan sebagai dosen pembimbing oleh beberapa mahasiswa yang lain.


“ lu gak ingin tanda tangan itu kontrak..” arnold yang berada di samping nya kini mulai bicara.


“ aku malas harus beradaptasi dengan mahasiswa baru akan ribet jadinya..” jawab alex dengan memasukan selembar kertas tersebut kedalam tas besarnya.

__ADS_1


“ lu yakin?, jangan menyesal..” arnold memperingatinya.


“ tentu saja tidak biarkan saja..” arnold tak menjawabnya dia kembali menyesap kopi didepan nya.


***


“ cla beberapa bulan lagi kita akan tetap menengadahkan pesta topeng dan kamu tetap jadi panitia nya..” salah satu mahasiswa yang menghampiri cla dan ariana yang sedang terduduk di kantin.


“ aku tahu..” jawab cla dengan menyedot minuman jus nya.


“ dan kamu harus cari pengganti hans, kamu tak lupakan bahwa kamu ratunya pesta topeng..” cla nampaknya melupakan hal itu, karena terlihat jelas dari wajahnya yang berubah. “ atau kamu kembali pada hans, agar kamu tak susah mencari pengganti nya..” sambungnya.


“ lebih baik aku cari yang lain, lagian bukan hal susah untuk mendapatkan pasangan untuk datang ke acara pesta topeng.”


“ aku tahu tapi jika kau datang dengan hans, aku rasa tak akan bisa ada yang mengantikan posisi kalian.”


“ kenapa kau membujuk cla datang bersama hans, kau di suruh hans kan?” perkataan ariana membuat mahasiswa tersebut langsung terdiam.


***


“ cla tak ingin berpasangan denganmu hans, dia mau cari pengganti yang baru katanya..” ternyata mahasiswa yang tadi adalah suruhan hans untuk memprovokasi cla agar mau datang bersama dirinya.


“ argh... sial.. kenapa sekarang lebih sulit dari pada waktu pertama mendekati nya..” lagi lagi amarah hans naik.


“ lu yang bodoh.. cla kurang apa hingga lu main dibelakang nya..” wanita tersebut juga menyalahkan atas kebodohan hans yang bermain dibelakang cla.


“ nama nya laki laki pasti pernah melakukan kesalahan..” bela hans pada dirinya sendiri.


“ dan sekarang rasakan hukuman mu atas kesalahanmu sendiri..” wanita tersebut akhirnya meninggalkan hans yang terduduk di sana.


“ aku harus mendapatkan nya lagi bagaiman pun cara nya..” ucap hans dengan melihat foto dirinya dengan cla.


__ADS_1


Beberapa minggu telah berlalu cla benar benar sibuk dengan kegiatan nya, dia harus menyiapkan prestasi nya dan juga menyiapkan segala sesuatu nya untuk kegiatan rutin nya setiap enam sekali, pesta topeng. Di sana para mahasiswa wajib datang dan akan diakan vote untuk para mahasiswa yang telah mendaftar untuk menjadi ratu dan raja kampus, dalam dua kali berturut turut hans dan cla yang selalu menempati posisi tersebut, dan untuk kali ini mereka tak bisa di satukan lagi.


“ hai beb kamu disini juga..” ariana mengecup pipi singkat arnold yang tak sengaja dia lihat disalah satu cafe.


“ beb kamu disini juga..” balas arnold dengan mengecup singkat pipi ariana. “ dengan siapa?” tanyanya.


“ aku bersama cla dan tak sengaja melihat kalian disini..” alex yang dari tadi terduduk terdiam kini mengedarkan pandangan nya mencari sosok wanita yang beberapa minggu ini menghantui pikiran nya.


“ lu tanya langsung pada sahabat nya dari pada lu sibuk mencari yang gak bisa li lihat..” arnold sadar bahwa teman nya mencari keberadaan sosok wanita cantik tersebut.


“ kalian mencari cla..” tanpa sadar alex hanya menganggukkan kepalanya.


“ cla sibuk jadi dia gak sempat menyapa kalian.”


“ apa akan ada kuis hinga dia tak sempat menyapa kita..” jawab alex dengan kecewa.


“ bukan Cuma ada kuis tapi dia salah satu panitia pesta topeng di kampus kami..” ariana menjelaskan nya.


“ pesta topeng?” alex mengulangi nya dan ariana hanya tersenyum. “ pesta topeng hanya dilakukan di universitas A, apa kalian kuliah di sana?” alex bertanya dengan penasaran.


“ kau benar, dan cla dalam dua periode ini menjadi ratu kampus kami. lagian dimana lagi kalau bukan di kampus A yang mengadakan pesta topeng setiap enam bulan sekali..” jawaban ariana membuat mata alex menatap arnold.


“ da*n..” umpatnya dengan keras yang kemudian berdiri dan dan segera berlari menuju mobilnya meninggalkan mereka berdua di sana.


“ kenapa dia mengumpat..” ariana bertanya dengan wajah yang benar benar bingung.


“ kau akan tahu nanti beb dan jangan pikiran hal itu..” arnold merangkul pundak ariana dengan tersenyum. “ aku merindukan mu nampaknya kau beberapa minggu ini sangat sibuk..” sambungnya dengan menyentuh wajah wanita yang berada di samping nya.


“ kita ketempat kamu atau ketempat aku..” ariana memainkan mata nya dan arnold tahu apa yang dimaksud.


“ kemana saja..” arnold berdiri dengan diikuti ariana, mereka meninggalkan tempat tersebut dengan bergandengan tangan.


Sedangkan alex mengendari mobil nya dengan kecepatan tinggi agar segera tiba di kampusnya. Setiba di kampusnya dia segera memasuki ruangan nya, mencari selembar kertas yang sempat dia abaikan, alex kembali membaca nya dengan teliti, kaca mata hitam nya yang bertereng di hidungnya hampir terlepas ketika dia mengamati satu nama yang di sana.

__ADS_1


__ADS_2