
Valarie hanya terdiam dia tak menyela suami nya itu bercerita, dia tahu betul seperti apa karekter dari wanita yang bernama Pelope itu, dia juga tak menyalahkan kelompok yang di miliki oleh suaminya itu. Siapa saja pasti akan risih jika salah satu pasangan nya bersikap sangat risih, tapi membunuhnya juga bukan hal yang patut di benarkan untuk menyingkirkan wanita itu.
" Zac kau yakin bukan kelompok mu yang membunuh nya?" Zac menatap sekilas ke arah istrinya itu, dia tahu semua orang pasti akan langsung menuduhnya meskipun mereka tak memiliki bukti sama sekali.
" Kau menuduh ku dan Steve juga, hanya karena kau tahu bahwa kami akan berencana menyingkirkan wanita itu..." Suara Zac kini berubah menjadi ketus. Dia yakin bukan kelompoknya yang melakukan itu hal menjijikan itu.
" Aku tak menuduh mu sayang, aku hanya bertanya. Jika Hugo berpikir seperti itu mungkin karena dia mendengar apa yang kamu bicarakan dengan Steve..." Valarie segera menjelaskan nya dengan cepat agar suami nya itu tak marah kepadanya.
" Tapi aku sudah menelusuri semuanya dan bukan kelompok ku yang melakukan hal keji itu sayang. Kau harus percaya bahwa kelompok ku tak mungkin seperti itu..." Val tersenyum tipis ketika pancingan nya memakan umpan yang dia berikan.
" Kelompok?, kau memiliki kelompok?, kelompok apa honey, semacam pembunuh bayaran atau semacam mafia dengan kelas tertinggi?" Zac menelan ludah kasarnya ketika mendengar pertanyaan dari istrinya. Dia terlalu cepat mengatakan bahwa dia memiliki kelompok. Meskipun dia sudah berjanji untuk menjelaskan kepada istrinya siapa dirinya tapi jika sekarang waktunya belum tepat.
" Tidak ada..." Katanya dengan cepat.
" Kau berbohong lagi?, baiklah tak usah kau ceritakan siapa dirimu..." Valarie yang pura pura marah kini mencoba menghindar dan ingin bangun dari tidurnya, tapi dengan cepat Zac menahan tubuh istrinya agar tetap berbaring di samping nya.
__ADS_1
" Dio Della Morte adalah nama kelompok ku, dewa kematian. Aku meneruskan kelompok yang di didirikan oleh Jonathan sepupu ku..." Zac akhirnya menceritakan semua nya, siapa dirinya dan siapa kelompok nya itu. Semua perkerjaan nya yang ada di dunia gelap. Transaksi apapun dia menceritakan nya.
Val terdiam dan sedikit terkejut, bahwa kelompok mafia yang di pimpin oleh suami nya itu adalah kelompok mafia yang cukup kejam. Kata kata ampun tak di kenal mereka, bahkan semua musuhnya harus rela kehilangan nyawa nya jika berani mengusik nya sekali saja. Dio Della Morte juga menyediakan tempat untuk membuang para jasad yang mereka lawan. Jasad yang mereka bunuh tak akan di temukan di mana pun. Kelompok mereka menyediakan semuanya, mereka memiliki tim khusus yang sudah di siapkan, kelompok perampok yang cukup terkenal di dunia gelap juga. Andre laki laki yang bertato itu juga tak luput dia ceritakan.
Tugas mereka juga tak luput di ceritakan oleh laki laki itu. Ada beberapa orang yang akan selalu di depan komputer untuk memantau semua pergerakan yang sengaja di pasang fi ponsel semua tim nya, ada beberapa orang yang suka memantau tentang orang orang petinggi yang mereka suap untuk melakukan apa yang mereka mau. Ada juga tim yang khusus untuk siap mencari seseorang dan memantau para bos nya secara diam diam. Ada tim yang juga selalu menyelundupkan barang barang melalui darat dan ada tim yang menyelundupkan barang barang melalui udara. Ada juga tim yang mencari orang yang akan mereka jual. Ada juga tim yang khusus untuk melakukan pemerasan kepada orang orang petinggi yang dengan sengaja menyalagunakan kekuasan nya dan kelompok mereka mengetahui nya jadi secara otomatis kelompok itu memerasnya agar rahasia mereka aman. Ada juga tim yang akan membereskan ulah mereka jika mereka sedang menyingkirkan para orang orang itu.
" Honey kau takut pada ku sekarang?" Zac menatap wajah istrinya yang dari tadi hanya diam dengan kerutan di kening nya.
" Semuanya memiliki tugas masing masing sayang, karena aku memberikan gaji yang tak sedikit untuk mereka, aku juga mencukupi semua keluarga nya serta melindungi keluarga mereka. Jadi wajar jika aku membagi tim untuk mereka melakukan tugas itu dengan baik..." Val di tambah tak percaya bahwa laki laki itu bertanggung jawab dengan semua nya.
" Jadi berapa kelompok yang kamu punya?" Val masih terkejut dengan itu semua.
__ADS_1
" Entahlah, tapi kau ingin menghitungnya?" Zac tersenyum ketika melihat wajah istrinya masih tak berubah dengan keterkejutan itu.
" Tidak..." Jawaban yang singkat dan cepat membuat Zac tertawa, dia yakin bahwa wanita itu masih saja terkejut dengan semua nya.
" Jangan dipikirkan honey, kau tak akan mampu untuk menghitung mereka. Kelompok ku tak hanya ada di negara ini, tapi ada di beberapa negara. Aku menyebarkan semua anggota ku di negara negara yang selalu memesan senjata ataupun memesan narkoba di kelompok ku..." Val di buat tambah terkejut bahwa suaminya tak hanya memiliki di sini saja, tapi ada di beberapa negara.
" Beberapa negara?" Val yang mengulangi nya dengan nada yang terkejut semakin membuat laki laki gondrong itu tertawa. Dia yakin bahwa istri nya tak percaya dengan apa yang dia katakan tapi memang semuanya itu benar. Dia menceritakan semuanya dari awal hingga pembagian tim tim nya. Bahkan apa saja yang mereka lakukan Zac juga mengatakan semua nya.
" Honey kau tak apa?, apa sekarang kau takut pada ku?, atau kau berubah pikiran?"
" Tidak.. aku hanya tak menyangka bahwa kamu memiliki kelompok yang begitu mengerikan di bayangkan. Aku tak pernah tahu bahwa kelompok mafia itu memiliki beberapa tugas untuk mereka handel dengan sendiri sendiri."
" Sayang kau tak tahu semua nya, bahkan kau belum mengenal mereka semua, mereka memiliki tugas mereka masing masing. Mereka juga memiliki pekerjaan lain agar tugas mereka di dunia gelap tak di ketahui orang."
" Benarkah?"
__ADS_1
" Kau tak percaya?, Andre yang pimpinan perampok itu juga kepala chef di sebuah hotel berbintang yang juga milik dari ku, dan orang orang juga bekerja di sana juga, dan Albert juga seorang pengacara dan orang orang ku juga membantu nya. Ada juga yang bekerja di perusahan ku, dan juga ada yang membangun bisnis nya mereka dengan modal yang aku berikan..." Penjelasan Zac membuat Valarie hanya menganggukkan kepalanya mengerti.
Valarie kini mengerti kenapa laki laki itu sangat melindungi kelompoknya, karena pekerjaan mereka serta setia mereka yang membuat Zac yakin bahwa mereka tak akan mengkhianati nya.