
" James jangan gila, kau bisa terbakar hidup hidup..." Gusman berteriak kencang.
" Aku memang ingin mati!" Jawabnya dengan juga berteriak.
James terbangun dia yang kembali lari ingin masuk ke dalam kobaran api itu lagi lagi di tahan oleh Albert.
Albert dengan sisa tenaga dia menarik tangan James hingga James malah menendang perut Albert yang dari tadi mengeluarkan darah segar. Albert meringis menahan rasa sakit menyentuh perut nya yang benar benar sakit.
" Al kamu gak kenapa kenapa?" Gusman menyentuh pundak Albert ketika dia merintih kesakitan.
" Aku gak kenapa kenapa! selamatkan adik mu!" Suaranya terbata bata ketika perutnya sangat sakit.
Gusman kembali menatap adiknya yang tersenyum sinis melihat kedua laki laki itu menatap dirinya.
Gusman berdiri dia menarik tangan adiknya dengan cepat hingga kobaran api itu tak mengenai tubuh adiknya. James kesal pada akhirnya dia gagal karena ulah kakaknya.
Bug!! James memukul wajah kakaknya agar dia bisa lepas dari cengkraman tangan kakak nya. Tapi Gusman tak gusar dia tetap menyentuh tangan nya adiknya. Dia tak peduli dengan pukulan adiknya yang terus menghajarnya.
Bug! tendangan yang kuat dari Albert mampu membuat James meringkuk menahan rasa sakit pada perutnya. Albert berusaha bangkit dari rasa sakitnya tadi, dia tak tega melihat Gusman yang mempertahan adiknya tapi adiknya berusaha untuk menghajarnya.
Albert yang memukul James tadi harus menahan rasa sakit dia mundur dengan rasa sakit yang begitu menyerang perutnya. Albert meringis tapi dia tetap berdiri.
Aku harus membuat James pingsan bagaimana pun cara nya. Batin Albert.
James kini tetap berdiri dengan kuat kali ini Albert mundur ketika kakak beradik itu saling menyerang. Gusman yang mencegah adiknya harus menerima pukulan demi pukulan adiknya.
James yang ingin bunuh diri harus melawan kedua orang yang saat ini ingin menghalanginya.
__ADS_1
Bug!! Gusman memukul pelipisnya dengan kuat dia memukulnya dengan kencang hingga membuat laki laki itu mundur pelan. Darah keluar begitu saja di pelipisnya merembes pelan.
Bugh!! James yang sedikit pusing dengan cepat Albert menghajarnya memberikan pukulan kepada pipi kanannya. Bug!! pukulan lagi yang di layangkan oleh Albert kini mengenai hidungnya dengan cepat. Darah segar kini keluar begitu saja.
James mundur dengan limbung tapi dia masih berusaha untuk berdiri tegak. Dia menyentuh darah yang keluar dengan deras di hidungnya.
" Kalian tak akan bisa mencegah ku karena aku tetap dengan tekad ku untuk bunuh diri!" Ujarnya dengan sungguh sungguh.
James berlari menyerang Albert dan Gusman dengan membabi buta. James yang saat ini telah bertekad ingin mengakhiri hidupnya harus segera menjatuhkan lawannya. Kobaran api itu nyatanya sedikit demi sedikit telah padam.
Pemadam kebakaran yang mengerahkan semau pasukannya dengan jumlah air yang cukup besar itu kini telah membuat sebagian telah padam.
Bugh!! bugh!! pukulan demi pukulan telah di berikan kepada Gusman, sang kakak kini melawan adiknya yang harus di cegah. Bug!! Gusman melawan adiknya agar dia jatuh.
Tapi nyatanya semakin Gusman melawannya maka semakin dia membabi buta. Seakan tenaga James tak ada hentinya. Tenaga James seperti memiliki ribuan orang yang berada di dalam tubuhnya.
Gusman kini malah di hajar kembali oleh adiknya dia di pukul tepat di perutnya. Gusman kini yang terjatuh. James saat ini berahli kepada Albert yang berdiri saja saat ini dia tak kuat.
Albert dan James berlari bersamaan mereka saling menendang dengan kuat hingga membuat mereka sama sama mundur dengan tetap berdiri.
Albert kembali berlari menuju James di memberikan bogem mentah kembali ke dagu nya hingga membuat laki laki itu kembali mengeluarkan darah dari mulutnya. James tapi tetap kuat, dia kembali dengan melawan Albert.
Dia kembali menatap perutnya Albert yang merembes darah segar. Bugh!! Tendangan yang kuat pada perut Albert saat ini mampu membuat Albert mundur tapi dia masih belum jatuh dari rasa sakitnya.
" Ternyata kau kuat juga..." Ejeknya dengan sinis.
" Kau tak akan bisa menjatuhkan aku, ku pastikan kau yang akan jatuh di sini! dan aku bisa menyelamatkan dirimu!" Jawabnya dengan cepat.
" Maju..." James bahkan menantang Albert dengan arogannya. Dia tau Albert seakan tak memiliki tenaga saat ini.
__ADS_1
Bug!! Albert kembali berhasil memberikan bogem mentah kepada wajahnya. Bugh!! Albert kembali memberikan pukulan lagi tapi itu tetap tak membuat James terjatuh.
James kali ini yang kembali menyerang Albert dengan memberikan pukulan yang kuat kepada perut Albert yang berdarah. James juga mencengkram nya dengan kencang membuat Albert benar benar merasakan sakit.
" Auwhh...." Teriaknya dengan rasa sakit yang menjadi satu.
James kini tersenyum senang pada akhirnya apa tekadnya tak akan bisa di halangi lagi oleh kedua orang itu. James mendorong tubuh Albert dengan kencang hingga membuat laki laki itu terjatuh ke lantai dengan berguling menahan rasa sakit pada perutnya yang begitu menyerang perutnya.
" Kau tak apa?" Gusman yang juga terjatuh di sebelah Albert segera menyentuh lengan Albert yang terguling ke kanan ke kiri merasakan sakit pada perutnya.
Albert tak mampu menjawabnya dia terlalu menahan rasa sakit ini dengan rasa yang tak bisa di tahan lagi.
" Aku harus pergi! kakak maafkan aku ini adalah keputusan ku jangan halangi aku lagi, biarkan aku pergi dengan tenang. Jika aku hidup pun aku tak akan bisa melawan rasa sakit ini, biarkan aku pergi dari dunia yang kejam ini. Jangan tangisi aku karena ini adalah keputusan ku..." Ucapnya dengan menatap Gusman serta Albert yang terjatuh di lantai.
" Buat dia bahagia dengan mu! aku melepaskan Violet dan Angel untuk kau jaga! jangan sakiti mereka. Berikan kebahagian yang layak untuk mereka, selama ini aku tak bisa memberikan kebahagian yang mereka inginkan. Jika mereka memilih mu pasti kamu adalah laki laki yang pantas mereka pilih..." Sambungnya lagi.
" Selamat tinggal semuanya!"
" James..."
" Tidak James..."
Semua orang berteriak ketika James berlari menuju kobaran api yang masih menyala di sana. Kobaran api semakin tinggi membuat semua orang yang ada di sana langsung mundur mereka takut api itu mengenai mereka.
Cinta dan pengorbanan memang butuh di lakukan tapi untuk mengobarkan diri untuk bunuh diri bukanlah hal yang tepat untuk mengambarkan putus nya cinta serta rasa sakit.
Putus cinta memang sakit tapi kita bisa mengobatinya dengan mencari pengganti. Jangan korbankan Nyawa mu untuk orang yang salah karena itu tidak adil bagi orang yang menyanyangi mu.
Tetaplah untuk hidup untuk mencari pengganti orang yang salah. Karena Tuhan dan Takdir menciptakan insan nya berpasangan.
__ADS_1