
Apapun yang terjadi percayakan saja pada takdir kita, karena Takdir kita tak pernah tertukar dengan siapa pun. Berbagai cara kita melawan Takdir tapi jika Takdir mengijinkan kita bahagia maka semua ke sengsara akan lenyap seketika.
Pov Author
Pagi ini suasana kamar hotel pengantin baru nampak sangat tenang, sunyi dan hanya dengkuran halus dari mereka yang tertidur dengan tenang. Mereka hanya merasa lelah karena pergulatan panas mereka kemarin, Cla yang begitu berga*irah bercinta, semenjak pertama kali di sentuh Alex, Cla sangat menginginkan hal lebih, hanya sentuhan bisa membuat membangkitkan keliaran tubuh nya.
Drt... drt... drt... drt... getaran ponsel di meja kecil sebelah ranjang tidur mereka sangatlah keras, tapi pasangan tersebut tetap enggan membuka mata nya.
Drt... drt... drt... drt... getaran itu semakin keras yang membuat tangan Cla meraba ponsel tersebut.
📞 " Halo..." Suara serak dari Cla membuat semua orang tahu bahwa dia baru bangun dari tidur nya.
📞 " Halo, di mana Alex?, siapa kamu?, dimana putra ku?, kenapa kamu yang menjawab nya?" Teriakan wanita itu membuat mata Cla terbuka dengan sempurna, dengan kesadaran yang belum pulih dia melihat ponsel yang ada di tangan nya bukan milik nya.
" Honey, bangun, ibumu menghubungi mu..." Cla berbisik pelan sedangkan di ujung telfon sana sudah berteriak teriak marah.
" Honey bangun..." Cla menggoyangkan tubuh suami nya dengan sedikit kencang.
" Hmmm..." Gumam nya dengan malas.
" Buka mata mu, ibu mu ingin bicara..." Cla meletakan ponsel nya di telinga suami nya, dia belum sadar sepenuh nya.
📞 " Halo Alex... Alex... siapa wanita tadi..." Teriaknya dengan kencang.
📞 " Pelan kan suara mu bu, ini masih pagi dan aku masih mengantuk, jangan ganggu kami..." Jawabnya dengan nada santai.
📞 " Alex, siapa wanita tadi?, kau tidur dengan wanita yang tak kau kenal atau dia wanita ****** yang sengaja menjebak mu."
__ADS_1
Alex membuka mata nya dengan lebar lebar ketika ibu nya mengira wanita itu adalah wanita penggoda. 📞 " Jaga bicara ibu, dia istriku, dia sedang mengandung anak ku..." Ucapnya dengan tegas dan serius, Alex dengan segera memutuskan telfon tersebut dengan sepihak, dia merasa kesal karena istri di hina seperti itu.
Alex dengan pelan membanting ponsel nya di atas kasur dia tidur, Cla menatap wajah suami nya dari arah samping dengan tatapan tak bisa di artikan, dia tak tahu apa yang di katakan ibu nya, yang dia tahu itu sangat menyinggung hati suami nya karena melihat kemarahan di wajah suami nya.
" Honey..." Tangan Cla menyentuh pundak suami nya dengan lembut hinga Alex menoleh ke arah nya.
" Apa ibu bicara kasar pada mu sayang?" Cla hanya menggeleng dengan bibir yang tertutup rapat. " Jangan hiraukan apapun yang di katakan ibu..." Cla hanya mengangguk pelan.
" Tetaplah di samping ku, ada anak anak kita yang berada di tengah tengah kita..." Cla hanya mengangguk lagi.
" Apa ibu tetap tak merestui hubungan kita?, meskipun kita sudah menikah dan memiliki anak..." Pertanyaan yang sulit dia jawab, dia sendiri tak tahu bahkan tak yakin bahwa ibu nya akan merestui kembali hubungan mereka.
" Aku akan tetap memperjuangkan kalian..." Alex membawa tubuh istri nya agar masuk ke dalam pelukan nya.
" Aku takut jika ibumu memisahkan kita lagi..." Air mata itu tergelincir begitu saja.
" Honey kau tahu, bahwa seorang anak laki laki masih memiliki tanggung jawab kepada keluarga nya sendiri, bukan hanya kepada istri dan anaknya. Aku tak ingin kau bertengkar dengan ibumu hanya karena aku..." Cla berusaha tetap tenang meskipun hati nya terluka karena air mata nya terus keluar membasahi pipi nya, tapi dia juga tak ingin membuat suami nya bertengkar dengan ibu nya hanya gara gara dia.
" Sudah jangan pikirkan apapun yang tak penting, yang jelas apapun yang terjadi aku tak akan meninggalkan kalian, aku akan memperjuangkan hubungan kita ini..." Cla sangat senang karena dia merasa menjadi wanita yang paling beruntung di sini.
Cla menjadi tak tenang karena apa yang dia takutkan mungkin akan terjadi, cepat atau lambat mertua nya itu akan menghampiri mereka. Sore ini mereka telah kembali ke rumah mereka, Cla selama perjalanan tak mengatakan apapun, Alex tahu bahwa istrinya sedang memikirkan kemarahan ibu nya.
" Sayang jangan pikirkan omongan ibu, percayakan semua nya kepada ku..." Alex menggenggam erat tangan istri nya ketika mereka sudah berada di dalam kamar mereka.
" Honey perut ku sedikit kram..." Cla menyentuh perut nya yang tiba tiba mengencang.
__ADS_1
" Kita ke rumah sakit sayang..." Alex seketika panik.
" Tidak, ini biasa, aku hanya lelah karena perjalanan jauh tadi."
" Kamu mau aku pijat?"
" Kamu bisa memijat?" Ejeknya, Alex hanya tersenyum dan langsung memijat kaki istri nya. Pijatan yang lembut membuat Clarissa merasa perlahan sakit nya berkurang.
" Hubby..." Panggilan itu membuat Alex melongo tak percaya bahwa istri nya menganti panggilan mesranya, Cla hanya terkekeh pelan ketika melihat wajah konyol suami nya yang tak percaya.
" Kamu tadi manggil apa sayang?" Alex ingin sang istri mengulanginya karena suara yang pelan membuat Alex takut bahwa dia salah dengar.
" Honey..." Cla menyembunyikan tawa nya. " Kamu mendengar aku memanggil apa?, kalau bukan honey..." Wajah suami nya seakan kecewa tambah membuat Cla semakin menggoda nya.
" Tidak, mungkin telinga ku yang kotor..." Jawabnya dengan nada kecewa, Cla menutupi senyuman nya, dia tahu bahwa suami nya kecewa karena suara nya yang berubah sinis.
" Kau tak salah dengar Hubby..." Cla menatap wajah suami nya yang sumringah. " Apa aku tak boleh memanggil suami ku dengan Hubby?" Sambung nya dengan senyuman.
" Istri ku, sayang ku..." Alex merangkak mendekati istri nya, menghujamkan wajah istri nya dengan ciuman yang tulus dan penuh cinta, Cla hanya terkekeh karena merasa geli.
Kemarin belum bisa up penuh ya mak 🤭 ada perbaikan jadi ada bab yang harus mimin perbarui 😂 padahal adegan wik wik nya 😂😂
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, komentar dulu yu 🤗 komentar juga, butuh Vote dan Hadiah nya boleh dong 🤭 kalau punya koin boleh di bagi juga ga pa pa 😁
Naikan lagi yuk, kemarin turun, sekarang naikin lagi yu mak 🤗🤗🤗
__ADS_1