Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Cari Orang orang Desa Poison


__ADS_3

Febri berjalan ke hadapan Aron dan membungkuk dalam-dalam…..


Dalam dunia sihir, tidak ada perbedaan usia, mereka semua dibagi berdasarkan kekuatan mereka, dan meskipun Aron masih muda saat ini, kekuatannya jelas lebih tinggi dari dirinya, jadi Febri menyebut dirinya sebagai seorang junior.


“Memberi hormat kepada Guru Aron…..”


Bahkan Oyong juga bergegas menghampiri dan membungkuk pada Aron.


Febri saja saat ini sudah bersikap penuh hormat pada Aron, Oyong mana berani bersikap tidak sopan.


“Hm, bukankah tadi kalian terus menghina Tuan Aron, sekarang kalian sepertinya sudah lupa ya?”


Eddyt menatap Febri dan Oyong dengan ekspresi jijik.


Perkataan Eddyt membuat kedua orang itu seketika tersipu malu!


Aron tidak mau terlibat dengan mereka berdua lagi jadi dia berkata pada Eddyt : “Ketua Detasemen Eddyt, karena anak dari pemimpin sudah baik-baik saja ayo kita pergi….”


Setelah Aron berkata, dia berbalik dan ingin pergi, dia sudah menyelesaikan hal yang harus dia lakukan, dan tidak ada gunanya berlama-lama disana.


Adapun mengenai apa yang akan dilakukan Hendy pada Febri dan Oyong, dia tidak mau tahu.

__ADS_1


“Guru Aron, tunggu sebentar, masih ada satu hal yang saya tidak pahami, mohon Guru Aron beri saya pencerahan….”


Febri melihat Aron yang hendak pergi bergegas menghentikan Aron dan bertanya padanya.


“Apa itu?” Aron bertanya dengan pelan.


“Guru Aron, kalau Tuan Muda Josua diserang oleh ulat boneka, kenapa pihak lawan menunggu satu tahun lebih baru mengendalikan tubuh Tuan Muda Josua? Apakah pihak lain punya motif tersembunyi?”


Febru tidak mengerti, kenapa pihak lain menggunakan ulat boneka pada Josua tapi tidak mengendalikannya selama lebih dari setahun, dan memilih untuk mengendalikan tubuh Josua hari ini.


Perkataan Febri membuat semua orang menatap Aron, mereka juga ingin tahu apa yang terjadi, terutama Hendy, dia ingin tahu apa yang direncanakan pihak lain terhadap dirinya.


“Tuan Muda Josua sudah koma selama lebih dari satu tahun, dan untunglah dia seperti itu, kalau tidak entah apa yang akan dilakukan oleh pihak lain setelah mengendalikan tubuh Tuan Muda Josua, namun tadi kamu membantu Tuan Muda Josua memaksa racun dari tubuhnya keluar, tapi malah merangsang otak Tuan Muda Josua, dan membuat ulat boneka itu mengambil keuntungan dan langsung mengendalikan tubuh Tuan Muda Josua, dan itulah yang menyebabkan adegan barusan terjadi.”


Aron menjelaskan dengan sabar.


Saat mendengar kalau ini terjadi karena ulah dirinya, wajah Febri menjadi merah dan itu sangat memalukan baginya, dia tidak sabar untuk mencari lubang dan mengubur dirinya di dalam!


“Tuan Aron, siapa sebenarnya yang melakukannya? Siapa yang ingin menyerang anakku?”


Hendy sekarang bertanya-tanya siapa yang sebenarnya ingin melakukan hal ini pada putranya.

__ADS_1


“Tadi juga sudah saya katakan, ulat boneka ini berasal dari Desa Poison, dan pihak lawan memiliki posisi yang tidak rendah di Desa Poison, tapi saya tidak tahu kenapa orang-orang dari Desa Poison melakukan ini!”


Kata Aron.


Hendy terdiam, tatapan matanya memancarkan niat membunuh dan keningnya mengernyit.


“Saya tahu kenapa, pasti karena Desa Poison ingin menggunakan car aini untuk mengurangi pengawasan terhadap Desa Poison, karena semua orang yang ada di Desa Poison menggunakan racun untuk menimbulkan kepanikan masyarakat, jadi pengawasan terhadap Desa Poison sangat ketat, Desa Poison ini sangat sulit berkembang, mereka pasti ingin menggunakan cara seperti ini untuk mengendalikan pemimpin dan mencapai niat mereka, dan melonggarkan pengawasan terhadap Desa Poison, mereka tidak berani menyerang pemimpin langsung, jadi mereka memilih Tuan Muda Josua…..”


Eddyt menganalisis.


Hendy mengangguk : “Benar, seharusnya itu adalah alasannya, karena orang dari Desa Poison terus mengajukan permohonan, lebih dari sekali untuk melonggarkan pengawasan atas mereka…..”


​Namun hal seperti ini Aron juga sulit mengatakannya, karena ada terlalu banyak hal dan ada terlalu banyak orang yang terlibat…..


“Tidak masalah, saya tidak peduli cara apa yang akan kamu gunakan untuk menemukan orang Desa Poison yang bersembunyi di Kota Dama, kalau berani menggunakan cara kotor seperti ini, saya tidak bisa mengampuni mereka….”


Hendy berkata dengan marah dan memerintahkan pada Eddyt.


Meskipun dia tahu ini adalah ulah orang dari Desa Poison, tapi tidak ada bukti, Hendy juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Desa Piison, sekarang dia harus menemukan orang yang mencelakai putranya terlebih dulu.


__ADS_1


__ADS_2