Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Dihadang Boyca Bara


__ADS_3

“Sekarang anak muda seperti kalian bisa berbisnis sendiri dan bisa membangun reputasi untuk diri sendiri sudah tidak banyak, usia anakku juga tidak berbeda jauh denganmu, sekarang dia hanya berdiam diri di rumah dan bermain game di ponselnya setiap hari, bahkan tidak mencari pekerjaan, membesarkan anak laki-laki seperti itu benar-benar sia-sia….”


Supir taksi itu menceritakan keluh kesahnya tentang putranya pada Aron.


Setelah mendengarkan keluhan supir taksi, Aron hanya tersenyum ringan dan tidak tahu harus berkata apa, karena setiap keluarga memiliki masalah masing-masing, meskipun saat ini Aron begitu dicintai oleh orang tuanya, tapi dia sangat ingin mengetahui siapa ibu kandungnya yang sebenarnya.


Tepat saat supir taksi sedang mengoceh dan Aron terdiam, tiba-tiba ada dua mobil Land Rover yang melewati taksi itu dengan sangat kencang, kecepatannya yang begitu cepat membuat supir taksi itu bergegas berbelok ke samping dan hampir saja menabrak gunung.


“Bagaimana cara kalian mengemudi? Buta ya? Kenapa mengemudi dengan kecepatan tinggi di jalan pegunungan yang begitu curam, apa kalian bosan hidup?”


Supir taksi menurunkan jendela mobil dan berteriak marah : “Karena mengemudikan mobil mahal kalian sudah lupa diri ya, orang seperti kalian cepat atau lambat pasti akan mati….”


Supir taksi itu melaju ke depan sambil mencaci maki, namun kedua mobil Land Rover yang baru saja melaju kencang tiba-tiba berhenti, dan mereka berhenti berdampingan dan langsung menghalangi seluruh jalan.


Melihat kedua mobil itu berhenti, wajah supir taksi seketika berubah dan tatapan matanya terlihat ketakutan, dia bergegas menginjak rem.

__ADS_1


Melihat beberapa orang pria kekar berjalan keluar dari mobil, dan empat orang di antaranya memiliki rambut yang acak-acakan dan pakaian yang compang camping, serta terlihat sangat menakutkan supir taksi itu seketika gemetaran, dia tidak menyangka dirinya yang mencaci maki pihak lawan membuat mereka berhenti.


​Orang yang bisa mengendarai Land Rover pasti bukan orang biasa, supir taksi itu tahu dia tidak mampu menyinggung mereka, jadi dia terburu-buru mengobrak abrik mobil dan menemukan sebungkus rokok, lalu mengeluarkan semua uang yang diperolehnya hari ini dan berniat turun dari mobil untuk minta maaf dan berdamai dengan mereka.


“Aduh, sepertinya saya tidak bisa melarikan diri lagi dari masalah hari ini…..”


Supir taksi itu menghela nafas dan membuka pintu!


Melihat supir itu Aron tidak bisa menahan rasa gelinya, tadi supir taksi itu memaki dengan sangat sombong, dan tidak terlihat takut sedikitpun sekarang dia malah ketakutan.


Sejak Aron melihat Boyca turun dari mobil yang ada di depan dia sudah langsung mengerti kalau mereka datang untuk mencari masalah padanya.


​“Mencarimu?” Supir taksi itu melihat Aron : “Apakah kalian punya dendam? Nak, saya beritahu, hindari situasi tidak menguntungkan agar tidak rugi, kalau tidak, saya akan membantumu lapor polisi….”


Sambil berkata, supir itu mengeluarkan ponselnya dan bersiap melapor polisi.

__ADS_1


“Tidak perlu, saya akan mengurusnya sendiri….” Aron menghentikan supir taksi, tidak ada gunanya melapor polisi untuk menghadapi orang seperti mereka.


Aron mengeluarkan segepok uang dari sakunya, totalnya 10 juta dan melemparkannya ke dasbor mobil dan berkata : “Pak, kamu ambillah uang ini dan pergilah….”


Supir itu bergegas melambaikan tangannya saat melihat Aron memberikan begitu banyak uang : “Tidak boleh, tidak boleh, ini terlalu banyak, dan saya baru mengantar sampai di sini, belum sampai pada tujuan, mana boleh membayar sebanyak ini!”


“Ambil saja, lalu cepat pergi dari sini….”


Aron membuka pintu mobil dan berjalan turun.


Supir taksi itu ragu-ragu tapi dia tetap membalikkan mobilnya dan pergi, dia tahu orang-orang seperti ini bukan orang yang bisa dia singgung.


Melihat Aron berjalan keluar dari taksi, mata Boyca dipenuhi dengan niat membunuh dan tatapannya melekat pada Aron : “Aron, kamu membunuh putraku, dan ingin kabur begitu saja? Saya beritahu padamu, walau kamu melarikan diri ke ujung dunia, saya juga akan menangkapmu….”


Boyca menggertakkan giginya dan sekujur tubuhnya memancarkan aura pembunuh yang kuat.

__ADS_1



__ADS_2