Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Lembah Berdarah


__ADS_3

Kawasaki Koichi mencengkeram leher Alfat dan kemudian mengangkatnya.


Tetua Lembah Pengobatan yang terhormat kini tidak mempunyai tenaga untuk melawan.


Raut wajah Alfat memerah dan perasaan tercekik menyelimutinya.


“Lepaskan Tetua Alfat…”


Melihat hal ini, salah seorang Tetua lainnya berteriak marah dan menerjang ke arah Kawasaki Koichi.


“Hm, orang sepertimu juga berani berteriak pada kakak pertama kami?”


Kawasaki Hiroji mendengus dingin dan melayangkan tamparannya dengan santai, dan langsung membunuh Tetua itu.


Darah berceceran, dan kerumunan orang Lembah Pengobatan seketika menjadi pucat karena ketakutan!


Perlu diketahui Tetua itu memiliki kekuatan seorang Great Grand Master, tapi bisa langsung dibunuh dengan satu tamparan, ini menunjukkan kekuatan beberapa pendekar samurai Negara Partan itu.


“Bajingan…”


Lina yang melihat itu langsung mencabut belatinya dan dengan kilatan dingin dia menikamkan belati itu dengan kejam ke arah Kawasaki Hiroji.


Raut wajah Kawasaki Hiroji penuh dengan penghinaan sampai-sampai dia bahkan tidak menatap Lina!


“Kakak kedua, gadis cantik ini biar saya yang menghadapinya…”


​Kawasaki Hirozo melompat ke depan, lalu melayangkan sebuah tamparan ke arah pergelangan tangan Lina!

__ADS_1


Lina merasa pergelangan tangannya menjadi mati rasa dan belatinya jatuh ke tanah.


Namun, Lina kemudian mengerakkan kekuatan spiritualnya dan menampar pundak Kawasaki Hirozo!


Kawasaki Hirozo bahkan tidak menghindar, dia bahkan tidak menyerang dan membiarkan Lina menampar pundaknya begitu saja!


Lina hanya merasa tamparan itu seperti menampar dinding besi, dan membuat pergelangan tangannya samar-samar merasa sakit.


“Gadis cantik seperti ini malah bermain senjata, sangat tidak baik…”


Kawasaki Hirozo mengulurkan tangan ke arah Lina dan meraih tangannya.


Lina terkejut lalu tubuhnya mundur dengan cepat dan menghindari Kawasaki Hirozo.


“Adik ketiga, lakukan dulu yang seharusnya, setelah membunuh Aron, kamu bisa bermain wanita lagi…”


Kawasaki Koichi selesai berkata dan menatap Alfred yang ada di tangannya : “Sekarang kalau kalian menyerahkan Aron, maka saya akan menjamin saya tidak akan mempersulit kalian semua, kalau tidak semua orang yang ada di sini tidak akan bisa hidup…”


Kawasaki Koichi mengernyitkan keningnya : “Lantas kamu benar-benar tidak takut mati?”


Alfat tidak mengatakan apa pun, namun tatapan matanya penuh tekad dan menunjukkan bahwa dia benar-benar tidak takut mati!


“Hm!” Kawasaki Koichi mendengus dingin lalu menampar Alfat hingga terhempas lalu menangkap seorang murid biasa dari Lembah Pengobatan : “Saya tidak percaya, kalian yang ada di sini tidak takut mati…”


“Saya tanya padamu, di mana Aron?”


Kawasaki Koichi bertanya pada seorang murid biasa Lembah Pengobatan.

__ADS_1


“Saya…saya tidak tahu…”


Murid Lembah Pengobatan itu ketakutan hingga sekujur tubuhnya gemetaran, merasakan aura dari tubuh Kawasaki Koichi membuat dia hampir mengompol.


Namun dalam ketakutannya, dia juga tidak membeberkan lokasi Aron.


“Sialan, sepertinya kalian semua sudah tidak ingin hidup lagi…”


Kawasaki Koichi berkata lalu meremukkan kepala murid Lembah Pengobatan itu hingga hancur dengan santai.


Saat ini, tatapan Kawasaki Koichi menyapu semua orang yang ada di sana, dan membuat mereka mundur ketakutan.


Tidak ada cara lain, dalam menghadapi kekuatan absolut, mereka adalah domba-domba yang harus disembelih dan tidak memiliki ruang untuk melawan.


“Saya tanya pada kalian, di mana Aron sekarang? Kalau kalian memberitahukannya, saya akan membiarkan dia merasakan kemuliaan dan kekayaan yang tidak ada habisnya…”


Kawasaki Koichi bertanya kepada kerumunan murid Lembah Pengobatan.


Namun sayangnya, tidak ada yang berbicara, dan tidak ada orang yang maju!


Ini membuat Kawasaki Koichi hampir mati kesal, dia melambaikan tangannya dan sebuah aura yang menakutkan menyapu.


Bruak bruak bruak…


Satu lambaian ini membuat belasan murid Lembah Pengobatan tergeletak dan membentuk genangan darah!


“Ingat, kalau kalian tidak berbicara, maka akan mati…”

__ADS_1


Kawasaki Koichi berteriak dengan raut wajah penuh keinginan membunuh.


Alfat melihat mayat para murid Lembah Pengobatan yang memenuhi lantai, raut wajahnya menjadi rumit, dia percaya pada perkataan Kawasaki Koichi, jika tidak menyerahkan Aron, maka beberapa pendekar samurai Negara Partan ini akan membuat Lembah Pengobatan banjir darah.


__ADS_2