
Melihat semua mata tertuju padanya Jekson tiba-tiba merasa tidak nyaman dan segera menunjuk Aron : “Ini Tuan Aron, tabib yang bisa menyembuhkan segala penyakit….”
Melihat Yansen mengatakan Aron adalah tabib, seluruh anggota Keluarga Teguh tercengang, dan tatapan mata mereka penuh dengan ketidakpercayaan.
“Benar, ini adalah Tuan Aron, jangan lihat Tuan Aron masih muda tapi keterampilan medisnya sangat luar biasa….”
Imam juga berkata sambil menunjuk Aron.
Melihat Imam juga berkata seperti itu, tatapan mata anggota Keluarga Teguh mulai menunjukkan sedikit rasa percaya.
“Paman Imam, karena dia adalah seorang tabib maka tolong periksa ayahku, asal bisa menyembuhkan ayahku maka Keluarga Teguh kami akan sangat berterima kasih….”
Jeffry yang melihat hal ini bergegas berkata pada Imam.
Imam mana berani mengambil keputusan, dia menoleh ke arah Aron : “Tuan Aron, menurutmu bagaimana?”
“Saya boleh saja menyembuhkan penyakitnya, namun sebelum menyembuhkannya, sebaiknya kita bicara dengan jelas….”
Aron berkata dengan ringan.
__ADS_1
“Benar benar benar, dibicarakan saja dulu dengan jelas agar tidak ada perselisihan nantinya….”
Imam juga menganggukkan kepalanya.
“Katakan saja, berapa bayaran yang kamu inginkan?” Jeffry bertanya pada Aron.
Karena mereka berasal dari tempat yang jauh, jadi tidak berlebihan untuk menegosiasikan harga terlebih dulu, Keluarga Teguh juga bukan orang yang tidak berlogika.
“Saya tidak mau uang!” Aron menggelengkan kepalanya : “Saya menyembuhkan ayahmu, tapi kalian harus menjamin, ginseng puluhan ribu tahun itu harus dijual kepadaku, dan saya mau melihat barangnya terlebih dulu….”
Perkataan Aron membuat semua anggota Keluarga Teguh tercengang, terutama Jeffry yang raut wajahnya seketika menjadi suram : “Jadi kamu datang kemari untuk ginseng puluhan ribu tahun? Paman Imam apa yang terjadi sebenarnya? Kalau kamu menginginkan ginseng puluhan ribu tahun, dengan hubungan antara kedua keluarga kita, selama harganya tepat tentu akan kami jual kepadamu, tapi kamu malah membawa seseorang yang kamu katakan sebagai tabib untuk menyembuhkan penyakit ayahku, dan menggunakannya untuk memeras Keluarga Teguh, bukankah ini sedikit keterlaluan?”
“Saya hanya ingin melihat barang terlebih dulu, lalu membeli ginseng puluhan ribu tahun kalian, saya bukannya tidak membayar, kalian menjual kepada siapapun bukannya sama saja? Asalkan kalian menjual ginseng puluhan ribu tahun itu kepadaku, maka saya jamin ayahmu akan selamat….”
Aron berkata dengan ringan pada Jeffry.
Jeffry yang mendengarnya merasa perkataan Aron masuk akal, menjual kepada siapapun sama saja, asalkan harganya sesuai dan lagipula Aron masih bisa mengobati penyakit ayahnya sendiri.
“Baik, saya berjanji padamu, kamu obati dulu ayahku maka saya jamin akan menjual ginseng puluhan ribu tahun itu kepadamu….”
__ADS_1
Setelah berpikir sejenak, Jeffry menganggukkan kepalanya.
“Saya ingin melihat barangnya terlebih dulu….”
Aron tidak merasakan adanya ginseng puluhan ribu tahun di kediaman Keluarga Teguh, oleh karena itu dia harus melihat barangnya terlebih dulu, kalau dia ditipu oleh Keluarga Teguh maka Aron harus mencari keadilan pada siapa…..
Aron ingin melihat barang terlebih dulu, dan ini membuat Jeffry langsung terdiam, Jeffry mengernyitkan keningnya seolah sedang memikirkan sesuatu.
“Keponakan, hanya melihat sebentar, melihat saja tidak akan membuatmu kehilangan apapun, permintaan Tuan Aron ini juga terbilang masuk akal….”
Imam melihat Jeffry yang ragu-ragu hanya bisa membujuk dari samping.
Tapi Jeffry tetap tidak berbicara, dan seluruh anggota Keluarga Teguh juga terdiam.
Melihat situasi ini Iman mengernyitkan keningnya : “Keponakan, lantas kalian tidak memiliki ginseng puluhan ribu tahun ini sama sekali?”
“Tidak tidak tidak, Paman Imam, Keluarga Teguh pasti memiliki ginseng puluhan ribu tahun ini, hanya saja…hanya saja ginseng ini….”
Dan saat Jeffry hendak mengatakan alasannya, tiba-tiba sebuah suara yang bersemangat tiba-tiba terdengar : “Jeff, saya sudah mengundang Direktur Rumah Sakit Nasional Cemerlang untuk mengobati kakak pertama, kakak pertama pasti akan selamat….”
__ADS_1