Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Di serang Di Saat Lemah


__ADS_3

Di dalam Lembah Iblis!


Amon sedang mengatur nafasnya dan berniat untuk berkultivasi dan memulihkan lukanya!


Sedangkan Natan memimpin pasukan untuk membersihkan area pertarungan dan memperkuat pertahanan Lembah Iblis.


Daniel terluka cukup parah dan sedang berada di dalam kamarnya, sepasang kakinya dibalut dengan kain perban yang tebal!


Hampir semua orang di Lembah Iblis mengalami luka-luka.


Hanya tersisa beberapa ahli Lembah Iblis dan Salomo yang sedang berjaga di Menara Setan yang masih baik-baik saja!


Di saat Amon baru duduk bersila, berniat berlatih dan memulihkan diri, tiba-tiba dia merasakan aura yang menakutkan datang dari luar lembah.


Amon mengernyitkan keningnya, dan langsung melompat berdiri.


Saat ini, di depan pintu Lembah Iblis.


Natan sedang menatap Robi yang membawa pasukannya!


“Siapa kalian? Cepat pergi dari Lembah Iblis…”


Natan menegur dengan keras.


Robi yang memegang kipas lipat di tangannya menatap Natan dengan penuh penghinaan.


​Jika tadinya Lembah Iblis tidak melalui pertarungan besar itu, Robi malah tidak berani mengabaikan Empat Tetua Iblis seperti itu.


Tapi sekarang, Lembah Iblis hanyalah sebuah raksasa yang sudah kempis.


Hanya memerlukan sedikit dorongan lembut dan dia akan segera runtuh.


“Saya datang untuk mencari Aron, jika kalian para Tetua Iblis menyerahkan Aron, maka saya akan segera pergi.”


“Kalau kalian tidak mau menyerahkan…”


Robi menyeringai dan mengibaskan kipas lipatnya ke samping.

__ADS_1


Bruak bruak bruak…


Sebuah batu besar tiba-tiba hancur dan berubah menjadi remah-remah!


Raut wajah Natan menjadi semakin jelek, mereka tidak mungkin menyerahkan Aron.


Kalau tidak, mereka juga tidak akan bertarung mati-matian dengan Keluarga Galah.


“Siapa sebenarnya kalian? Aron yang kamu sebut itu, saya tidak tahu!”


Natan hanya bisa berpura-pura tidak tahu sekarang.


Dengan kekuatan Lembah Iblis saat ini, sepertinya sudah tidak mampu menahan serangan lagi.


“Hahaha, kalian Empat Tetua Iblis dari Lembah Iblis sejak kapan mulai belajar berpura-pura bodoh?”


“Jelas-jelas Aron ada di dalam lembah, kamu malah mengatakan tidak tahu, membohongi anak kecil ya?”


Robi tertawa terbahak-bahak, raut wajahnya penuh dengan penghinaan.


Natan sangat marah dan hendak membuka mulutnya untuk mengumpat.


“Tuan Muda Robi, kamu membawa begitu banyak orang untuk datang ke Lembah Iblis, ada apa?”


Pada saat ini, Amon berjalan keluar dari dalam lembah.


Dia langsung mengenali Robi, Keluarga Himawan juga merupakan salah satu yang terbaik di komunitas bela diri Kota Dama.


“Penguasa Lembah Amon, saya datang hanya untuk membawa Aron pergi, tidak ada maksud lainnya!”


Robi berkata dengan ringan : “Asalkan kalian menyerahkan Aron, maka saya akan segera pergi!”


“Tidak mungkin!” Amon menolak dengan tegas!


“Kalau begitu, jangan salahkan saya kalau tidak segan-segan!”


Aura pembunuh di tubuh Robi langsung meledak.

__ADS_1


“Hm, jangan menganggap Lembah Iblis dapat digertak dengan mudah!”


Amon berkata dan tubuhnya mulai memancarkan cahaya, auranya seketika meningkat!


“Hahaha, jangan berpura-pura lagi, sekarang kamu sudah terluka parah, kamu sudah mencapai batas akhirmu.”


“Saya ingin menghadapi kalian, hanya perlu melambai-lambaikan tanganku saja.”


Robi menatap Amon yang berpura-pura dan tertawa terbahak-bahak.


“Apakah ini batas akhirku atau bukan, coba saja…”


Telapak tangan Amon mulai memancarkan sebuah sinar cahaya!


Segera setelah itu, sebuah kilatan cahaya langsung mengarah ke arah Robi.


Bam…


Sebuah suara ledakan terdengar, raut wajah Robi langsung berubah dan tubuhnya terus mundur!


Bagaimanapun, Amon adalah seorang Master Guru, walau dia sudah terluka, tapi serangannya tidak bisa diremehkan sama sekali.


Robi yang mundur karena serangan itu menunjukkan raut wajah muram!


​“Kalau begitu, maka jangan salahkan saya…”


Setelah selesai berbicara, Robi melambaikan tangannya : “Kalian semua, serang…”


Para ahli yang dibawa oleh Robi langsung menyerang!


Tiga orang ahli dengan kekuatan setengah Master Guru, langsung menghadapi Amon!


Luka-luka di tubuh Amon tidak berhenti terbuka dan mengeluarkan darah, membuat seluruh tubuh Amon menjadi berwarna merah!


Sedangkan orang-orang lainnya di Lembah Iblis lebih parah lagi, mereka sudah kehabisan tenaganya sejak tadi.


Sekarang, menghadapi situasi seperti ini, jelas adalah pembantaian sepihak!

__ADS_1



__ADS_2