
“Apa yang terjadi dengan Jordi?”
Imam terkejut.
“Keluarga Teguh pernah berkecimpung dalam bisnis kayu, dan beberapa waktu lalu Jordi membawa orang ke Hutan Kegelapan untuk menebang kayu, akhirnya tidak ada seorang pun yang pulang setelah tiga hari tiga malam, dan semua orang mencari mereka, dan hanya menemukan Jordi, namun Jordi berubah menjadi seperti orang idiot, bahkan makan dan minum juga harus disuapi.”
Ian menjelaskan.
“Hutan Kegelapan?” Imam tercengang : “Apakah Jordi sudah gila, kenapa berani membawa orang menebang pohon di dalam Hutan Kegelapan, sudah berapa tahun tidak ada orang yang berani masuk ke Hutan Bayangan.”
“Bukankah itu dibutakan oleh uang, pohon-pohon di Hutan Kegelapan tinggi dan lebat, Keluarga Teguh bagaimana mungkin tidak tergiur, jadi Jordi membawa orang ke dalam, dan akhirnya orang itu mati dan hanya tersisa Jordi yang menjadi seperti orang idiot, hanya saja Keluarga Teguh juga tidak sia-sia kali ini, mereka berhasil menemukan ginseng puluhan ribu tahun di dalam Hutan Kegelapan….”
Setelah mendengar perkataan Ian, Imam akhirnya mengerti pantas saja sebelumnya tidak ada orang yang menemukan ginseng puluhan ribu tahun ini, perlu diketahui banyak orang yang memetik jamur di pegunungan Provinsi Murra, tidak mungkin tidak ada yang menemukan ginseng puluhan ribu tahun, ternyata ditemukan di dalam Hutan Kegelapan.
“Apa itu Hutan Kegelapan?”
Aron tidak bisa menahan rasa penasarannya dan bertanya.
“Oh, Tuan Aron mungkin tidak tahu, di sini ada sebuah hutan, orang-orang yang masuk ke dalam tidak ada yang bisa keluar hidup-hidup, perlahan-lahan ada rumor yang menyebar kalau di dalam hutan itu ada bayangan hitam yang memakan manusia, jadi hutan itu dinamakan Hutan Kegelapan dan tidak ada orang yang berani masuk ke dalam lagi…”
Imam menjelaskan pada Aron.
__ADS_1
Ian melihat Imam yang memperlakukan Aron dengan begitu sopan bahkan memanggilnya dengan sebutan Tuan sedikit kaget.
Dia dari tadi mengira, kalau Aron, Jekson dan Lyla adalah bawahan Iman yang datang bersama dengan Imam, tidak disangka itu tidak seperti yang dia pikirkan.
“Kakak, siapa orang-orang ini?”
Ian bertanya pada Imam.
“Oh, ini adalah Tuan Aron, dia datang khusus untuk ginseng puluhan ribu tahun….”
Kata Imam.
Ian menatap Imam dengan sangat tidak puas, dia memberitahu Iman agar mereka bisa membeli ginseng puluhan ribu tahun itu sendiri tapi tidak disangka Imam malah membawa orang lain.
“Diam…..” Imam memelototi Ian : “Walau kita membeli ginseng puluhan ribu tahun itu, juga harus dihadiahkan pada Tuan Aron.”
Perkataan Iman membuat Ian kembali melirik Aron, dia merasa Aron hanya seorang pemuda biasa, dan tidak terlihat berkelas tidak seperti anak dari keluarga kaya, dia tidak mengerti kenapa kakak pertamanya begitu menghormati Aron.
Meskipun Ian tidak mengatakan apapun di bawah tekanan Imam, tapi hatinya jelas sangat tidak puas.
“Tuan Aron, adik keempatku terlalu tamak akan uang, saya harap kamu tidak tersinggung…”
__ADS_1
Imam tersenyum meminta maaf pada Aron.
“Tidak masalah….”
Aron berkata sambil tersenyum.
Segera, makanan sudah disiapkan, Imam menyambut Aron dan yang lainnya dengan hangat dan menyiapkan kamar untuk Aron dan yang lainnya.
Hanya saja Aron menolak, dia tidak mau tinggal di kediaman keluarga Hardi, Aron tidak terbiasa dengan perasaan tinggal di rumah orang lain, jadi dia meminta Jekson untuk mencari sebuah penginapan dan ketiga orang itu menetap di penginapan.
Setelah menetap, Aron membawa Jekson dan Lyla jalan-jalan di jalan kota kecil ini, meski tidak terlalu makmur tapi pemandangannya bagus dan udaranya segar.
Dan saat Aron sedang berjalan-jalan dengan Jekson dan Lyla, di ruang utama kediaman Keluarga Hardi, Ian memanggil anaknya, Benny.
“Ayah, kenapa kamu memanggilku?”
Benny bertanya dengan bingung.
Ian melihat ke arah kamar Iman, dan berbisik pada Benny : “Apa kamu tahu dimana tiga orang yang dibawa oleh Pamanmu tinggal?”
__ADS_1