Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Lion Pasang Badan


__ADS_3

Saat kerumunan itu sedang mengobrol, tiba-tiba seseorang muncul secara perlahan di atas kapal pesiar, orang ini hanya memiliki satu tangan dan di tidak terlihat tangan lainnya!


Melihat orang yang tiba-tiba muncul ini semua orang berhenti bicara dan menatapnya dengan kaget!


Orang ini adalah Arthur!


Sekarang mereka sudah tiba di Pulau Naga, Arthur juga tidak perlu bersembunyi lagi, walau Aron tahu dia juga tidak akan bisa lari.


Pulau Naga berada jauh di pedalaman yang dikelilingi oleh lautan, jadi dia tidak akan bisa kabur jika tidak punya kapal.


Aron menyipitkan sepasang matanya dan saat melihat kemunculan Arthur, hati Aron merasa sedikit gugup.


“Astaga, Arthur juga ada di atas kapal? Dia tidak datang untuk mengikuti pelatihan kan?”


Lion melihat Arthur yang tiba-tiba muncul tidak bisa menahan keterkejutannya.


“Dia seharusnya datang untuk membunuhku…”


Aron mengepalkan sepasang tinjunya, dan sudah siap untuk menghadapi situasi tidak terduga!


Sekarang Arthur diam-diam menyelinap kemari, Aron tahu kalau ini akan menjadi pertarungan hidup dan mati.


Empat orang dari Aliansi Seni Bela Diri ditambah dengan August, Aron sudah tidak memiliki keyakinan untuk menang, sekarang ditambah dengan Arthur, maka Aron sama sekali tidak punya kesempatan menang!

__ADS_1


Lion mendengar Arthur datang untuk membunuh Aron tanpa sadar tersentak lalu menggertakkan giginya dan berkata : “Saudara Aron, kamu tidak perlu khawatir, jika mereka benar-benar hendak membunuhmu, maka kita bisa menyerang bersama…”


“Nanti jika benar-benar terjadi pertarungan, kamu tidak boleh bergerak, kalau tidak kamu hanya akan mengantar nyawamu dengan sia-sia…”


Aron berkata dan membujuk Lion.


Kekuatan Lion sama sekali tidak akan membantu Aron, walau dia ikut menyerang, dia hanya akan mati sia-sia!


Lion masih ingin mengatakan sesuatu namun pada saat itu Arthur sudah berjalan ke depan Aron, raut wajahnya tampak sinis : “Aron, kita bertemu lagi, saya akui kekuatanmu memang sangat hebat tapi hari ini kamu tidak akan bisa berjalan keluar dari Pulau Naga hidup-hidup…”


“Kamu seorang Ketua Aliansi Seni Bela Diri malah menyelinap di dalam kapal, hanya untuk membawa pasukan untuk membunuhku, kamu tidak takut ditertawakan oleh orang lain?”


“Di sini semua Tuan Muda dari berbagai klan dan keluarga bela diri di komunitas bela diri Kota Dama berkumpul, lantas begini caramu menjadi seorang Ketua Aliansi Seni Bela Diri?”


Aron berpura-pura tenang dan bertanya pada Arthur.


Asalkan Arthur dan yang lainnya tidak menyerang bersama, maka Aron masih punya keyakinan untuk mengalahkan mereka satu per satu!


“Hahaha, Aron kamu tidak perlu menggunakan cara agresif seperti ini lagi, sama sekali tidak ada gunanya bagiku, selama bisa membunuhmu, kehormatan tidak ada apa-apanya, selama bisa melihatmu mati, saya boleh saja tidak menjadi Ketua Aliansi lagi…”


Arthur tertawa keras lalu menatap Aron dengan tatapan tajam.


“Kalau begitu, tidak ada gunanya omong kosong, lakukanlah…”

__ADS_1


Cahaya keemasan mulai memancar dari tubuh Aron!


Aura di tubuh Arthur juga mulai meningkat, lalu dia melirik ke arah kerumunan dengan dingin : “Di sini tidak ada urusannya dengan kalian, ini adalah dendam pribadiku dengan Aron, jika siapa pun dari kalian membantunya itu artinya menjadi musuh Aliansi Seni Bela Diri, dan jangan harap bisa meninggalkan Pulau Naga hidup-hidup!”


Arthur takut akan ada yang tiba-tiba ikut campur membantu Aron, ini adalah kesempatan terbaik, Arthur tidak akan membiarkan siapa pun merusaknya!


Semua orang mulai menyingkir ke kejauhan, mereka tidak punya urusan apa pun dengan Aron, tentu saja tidak akan menyinggung perasaan Arthur hanya karena Aron.


Di pulau yang dikelilingi oleh lautan ini, Arthur memiliki kewenangan atas hidup dan mati, siapa pun tidak akan bisa kabur.


Nia yang awalnya ingin mengatakan sesuatu, perlahan-lahan mundur saat mendengar Arthur mengancam dengan tekad bulat.


Hanya saja Lion terus berdiri di samping Aron dan tidak bergerak!


Arthur takut akan ada yang tiba-tiba ikut campur membantu Aron, ini adalah kesempatan terbaik, Arthur tidak akan membiarkan siapa pun merusaknya!


Semua orang mulai menyingkir ke kejauhan, mereka tidak punya urusan apa pun dengan Aron, tentu saja tidak akan menyinggung perasaan Arthur hanya karena Aron.


Di pulau yang dikelilingi oleh lautan ini, Arthur memiliki kewenangan atas hidup dan mati, siapa pun tidak akan bisa kabur.


Nia yang awalnya ingin mengatakan sesuatu, perlahan-lahan mundur saat mendengar Arthur mengancam dengan tekad bulat.


Hanya saja Lion terus berdiri di samping Aron dan tidak bergerak!

__ADS_1


​“Lion, kamu ingin mati, ya?”


Arthur melihat Lion yang tidak bergerak memancarkan niat membunuh dari matanya.


__ADS_2