
“Mars, tempat ini juga bukan milik Keluarga Wijaya, saya ingin berada di mana, apa urusannya denganmu?”
Chris berkata lalu langsung duduk di meja yang sama dengan Mars dan jelas tidak mendengarkan perkataan Mars.
“Bajingan, kamu minta dihajar ya?”
Mars melihat Chris yang duduk tepat di sebelahnya dengan tatapan provokatif langsung melebarkan matanya dan aura di tubuhnya mulai keluar.
Perlu diingat kalau Mars adalah seorang master, dan kekuatannya sudah mencapai tahapan ke 7, aura yang terpancar dari tubuhnya bukanlah sesuatu yang bisa ditanggung oleh orang biasa seperti Chris.
Namun Chris sepertinya tidak takut sama sekali, tepat saat aura Mars menekan ke arah Chris, dua orang yang berada di belakang Chris tiba-tiba meledakkan aura mereka dan kedua aura itu langsung bertabrakan, dan hantaman yang besar membuat tubuh Chris sedikit bergetar.
Raut wajah Mars berubah, dia menatap tajam ke arah dua orang yang dibawa oleh Chris, terlihat jelas kalau kekuatan dua orang itu tidak lebih rendah daripada Mars, pantas saja Chris berani begitu merajalela.
“Aron, saya kemari hanya ingin mencarimu untuk minum, untuk apa segugup itu?” Chris berkata sambil menuangkan segelas arak untuk dirinya lalu menatap Aron : “Saudara ini terlihat familiar, dari mana asalnya?”
Chris tidak mengenal Aron, dan itu alasannya dia bertanya.
Namun Aron tidak menghiraukan Chris, bahkan tidak meliriknya, dia menaruh semua perhatiannya pada wanita tadi, karena pada saat ini wanita itu masih makan dengan tenang seolah-olah dia tidak terpengaruh sama sekali.
__ADS_1
Perlu diingat aura Mars dan dua orang master dari Keluarga Bara baru saja beradu tadi, dan kekuatannya sangat luar biasa, tapi wanita yang duduk tidak jauh dari situ terlihat seperti tidak terjadi apa-apa dan membuat rasa tertarik Aron padanya meningkat.
Melihat Aron mengabaikannya, Chris berkata dengan raut wajah dingin : “Sialan, saya bertanya padamu, kamu tidak dengar? Kamu tuli ya?”
“Chris, kamu cari mati ya?” Mars melihat Chris berani memaki Aron seketika membanting meja dan bangkit berdiri.
Dua orang master dari Keluarga Bara yang melihat ini bergegas melangkah maju dan berhadapan langsung dengan Mars dan melindungi Chris di belakang.
Saat ini, banyak pengunjung yang di sekitar melihat kejadian ini dan mulai bersembunyi, bahkan ada beberapa penakut yang langsung pergi.
Sedangkan pemilik toko tidak berani mengatakan apa-apa, karena baik Mars maupun Chris tidak bisa disinggung oleh mereka.
“Mars, anak ini adalah ayahmu ya, saya memakinya untuk apa kamu melindunginya?”
Chris masih duduk di kursi dan mengangkat kepalanya sedikit, lalu berkata dan menatap Mars dengan tatapan penuh penghinaan.
Kali ini, Mars sudah sangat kesal, Chris adalah orang yang tidak memiliki kemampuan apa-apa tapi mulutnya ini benar-benar tidak kenal ampun.
Mars tidak bisa menahan kekesalannya lagi dan mengarahkan tinjunya ke arah Chris.
__ADS_1
Dua orang master dari Keluarga Bara melihat Mars yang bergerak segera mengambil sikap dan siap bergerak kapan saja.
Namun pada saat itu, Aron bangkit berdiri dan menghentikan Mars, lalu berkata pada Chris : “Nama saya Aron, datang dari Kota Sanur….”
Perkataan Aron seketika membuat Chris tercengang dan langsung berdiri dengan tiba-tiba.
“Kamu…..kamu adalah Aron?” Chris menatap Aron dengan tidak percaya, dia tidak menyangka Qron masih semuda ini.
“Kenapa? Kamu mengenalku?” Aron melihat Chris bersikap seperti itu merasa sedikit heran.
Karena Aron tidak tahu kalau Chris adalah adiknya Ken, putranya Boyca.
“Tuan Aron, anak ini adalah adiknya Roy, putranya Boyca, anggota Keluarga Bara…..”
Mendengar penjelasan Mars, Aron seketika mengerti.
Aron menatap Chris dengan tatapan mengejek dan tatapan matanya sedikit dingin : “Ternyata anggota Keluarga Bara ya, pantas saja begitu berlagak, apakah kamu juga ingin pergi ke Surga seperti kakakmu?”
__ADS_1