Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Berhasil Naik Tingkat Dengan Sempurna


__ADS_3

Sekarang Aron dapat membuat badai petirnya sendiri, untuk menempa tubuh fisiknya, kekuatan seperti ini benar-benar terlalu di luar nalar.


Bruak bruak bruak…


Duuuuuiaaar.... Ctaaar...


Sebuah badai petir menyambar dan tubuh Aron langsung hancur menjadi remah-remah…


Saat ini, kesadaran spiritual Aron dapat melihat dirinya yang hancur menjadi remah-remah.


Namun tidak lama kemudian, saat Jiwa Baru bersinar dengan cahaya keemasan, tubuh Aron mulai perlahan-lahan pulih.


Awan gelap di langit menghilang, sementara tubuh Aron bersinar dengan cahaya keemasan, cahaya yang samar bersinar di kulitnya dan cahaya ini berasal dari tubuh fisiknya.


Kesadaran spiritual memasuki tubuhnya dan Aron dapat melihat perubahan pada cahaya yang bersinar di Jiwa Barunya, kesadaran spiritual Aron juga tampaknya dapat merasakan aura yang dipancarkan oleh Jiwa Baru.


“Ini adalah Tahap Jiwa Baru, ini adalah ranah Master Guru…”


Sepasang mata Aron meledakkan cahaya yang cemerlang.


Dan tubuh Aron menjadi sebening kristal dan selembut Giok.


“Tuan Aron…”


Bella berlari keluar dari ruangan saat melihat awan gelap itu menghilang.


Aron melambaikan tangannya dan teknik kamuflase menghilang, Aron berdiri tepat di hadapan Bella.


​Bella yang melihat Aron, wajahnya memerah lalu segera melemparkan pakaian di tangannya kepada Aron.


Aron juga segera memakainya dan tidak tahu harus mengatakan apa karena malu.


“Kakak, apa yang baru saja terjadi?”

__ADS_1


Saat ini, Aila berlari menghampiri.


Dia yang awalnya memakan pil obat, sudah terlelap di dalam tidurnya namun terbangun karena kerasnya badai petir barusan.


Di saat Aila berlari ke halaman dan melihat Aron, dia terdiam sejenak.


Aila melirik sekilas ke arah Aron, lalu tiba-tiba berteriak keras : “Hantu, hantu…”


Aila ketakutan hingga memucat dan langsung bersembunyi di belakang Bella.


“Dasar bocah, kamu yang hantu, apa kamu pernah melihat hantu setampan dan segagah ini?”


Aron melihat Aila yang ketakutan berkata sambil bercanda.


Tidak heran, karena semua orang mengira dirinya sudah mati, jadi sekarang saat melihat dia berdiri dengan begitu hidup tentu akan takut.


“Aila, Kak Aron tidak mati, dia bukan hantu…”


Bella tersenyum dan berkata pada Aila.


“Tubuhnya dipenuhi dengan luka, bahkan semua tulangnya hancur, walau tidak mati dia tidak mungkin bisa berdiri!”


Saat mendengar perkataan Aila, Bella juga tidak tahu bagaimana cara menjawab Aila, karena dia sendiri juga sangat bingung dengan banyak hal.


“Saya memiliki benda pusaka di tubuhku yang dapat membentuk kembali tubuh fisikku, jadi saya bisa menjadi seperti terlahir baru.”


“Kalau tidak percaya, datang dan cubit saya, untuk memastikan saya hantu atau bukan!”


Aron tersenyum ringan.


Aila perlahan-lahan mendekat dan mencubit lengan Aron dengan keras.


“Anak ini, benar-benar menggunakan tenaga?”

__ADS_1


Aron berpura-pura kesakitan.


Aila yang melihat itu seketika menjadi gembira : “Ternyata kamu benar-benar Kak Aron, bukan hantu…”


Aila yang gembira tiba-tiba menangis, lalu maju dan memeluk Aron.


“Kak Aron, saya ketakutan setengah mati, saya kira kamu benar-benar sudah mati…”


Aila menangis tersedu-sedu sambil berkata.


“Bukankah saya baik-baik saja, sudah tidak apa-apa…”


Aron menghibur Aila.


Malam ini, Aron tidak tidur, Aila dan Bella juga tidak tidur.


Mereka bertiga berkumpul di kamar Bella dan mengobrol semalaman!


​Saat matahari baru saja terbit di ufuk timur, Aron menatap keluar jendela dan perlahan-lahan bangkit berdiri.


Kali ini, baik Bella dan Aila tidak ada yang mengatakan apa pun.


Karena apa yang harus dikatakan sudah mereka katakan tadi malam.


Mereka tahu, Aron harus pergi karena Aron masih memiliki urusan yang harus ditangani olehnya.


Meninggalkan Istana Lotus, Aron pergi tanpa menoleh ke belakang, karena dia takut jika dia menoleh maka dia tidak akan bisa menahan perasaannya.


“Satria…kali ini saya sudah mencapai ranah Master Guru, maka saya akan membuat keputusan atas Keluarga Himawan…”


Sepasang mata Aron memancarkan keinginan membunuh!


Dia sudah menerobos ranah Master Guru saat ini, semua hal yang harus diselesaikan, perlu diselesaikan.

__ADS_1



__ADS_2