
Aron tiba di atas pulau dan melihat Rumput Hijau Daun itu dengan penuh semangat!
Aron berjalan mendekat dengan hati-hati, takut akan ada jebakan tersembunyi atau semacamnya.
Saat dia semakin dekat dengan Rumput Hijau Daun, dia merasakan energi spiritual yang murni itu semakin kental, saat ini Aron merasa sekujur tubuhnya sedang berada di dalam pemandian air panas dan sangat nyaman.
Di saat Aron mengulurkan tangannya dan hendak memetik Rumput Hijau Daun, Kenari berteriak : “Jangan sentuh…”
Aron tercengang dan menatap Kenari dengan bingung.
Sedangkan Kenari, di sisi lain juga melompat dan ujung-ujung jari kakinya melangkah dengan cepat di atas permukaan air, lalu tiba di atas pulau kecil itu.
“Tidak boleh disentuh, jika Rumput Hijau Daun meninggalkan tanah spiritual maka dia akan langsung layu.”
Kenari berkata pada Aron.
“Lalu bagaimana?”
Aron bertanya dengan bingung.
Jika tidak boleh dibawa pergi, lalu apa gunanya?
“Kita bisa berkultivasi di sini, menyerap energi spiritual dari Rumput Hijau Daun dan tanah spiritual, dan langsung menyerapnya sampai habis…”
Kenari berkata pada Aron.
“Apa? Kita langsung berkultivasi di sini?”
Aron mengernyitkan keningnya.
__ADS_1
“Benar, hanya itu satu-satunya cara, Rumput Hijau Daun ini tidak boleh meninggalkan tempat ini.”
Kenari mengangguk.
“Kalau begitu berapa lama waktu yang dibutuhkan?” Aron mengernyitkan keningnya, dia masih memiliki banyak urusan yang belum dia urus, jika berkultivasi terlalu lama di sini, lalu bagaimana dengan Nuri? Bagaimana dengan ibunya?
“Saya juga tidak tahu, namun jika dilihat dari ukuran Rumput Hijau Daun ini dan kita berdua berkultivasi bersama maka mungkin akan memakan waktu satu bulan, selambat-lambatnya setengah tahun, dan kita pasti bisa menyerap habis energi spiritual ini.”
Kata Kenari.
Aron tampak ragu sejenak lalu akhirnya mengangguk : “Baiklah, kalau begitu kita berkultivasi di sini saja!”
Awalnya Aron datang ke Istana Lotus juga untuk berkultivasi, namun dia tidak mungkin tinggal terlalu lama.
Dia hanya bisa tinggal satu bulan paling lama, tidak peduli energi spiritual dari Rumput Hijau Daun dapat diserap hingga habis atau tidak, dia harus pergi.
...****************...
Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama!
Saat ini Arthur sangat marah hingga hidungnya akan segera bengkok.
Dia sudah mencapai batas maksimal kemarahannya, berita bahwa Aron masih hidup sudah menyebar di Kota Dama.
Saat ini Arthur sudah menjadi bahan lelucon di komunitas bela diri!
Pertama, Satria berbohong bahwa dia telah membunuh Aron, sekarang Arthur!
Dan Arthur merupakan ketua Aliansi Seni Bela Diri, tapi berani menyebarkan berita palsu seperti ini.
__ADS_1
“Tidak mungkin, ini pasti tidak mungkin, saya sudah membunuh Aron dengan tanganku sendiri, dia sudah mati, bagaimana mungkin dia masih hidup…”
Arthur berteriak marah dan membanting meja dengan marah.
“Ketua Aliansi, sekarang di forum bela diri memang sudah beredar berita bahwa Aron belum mati, dan berita ini disebarkan oleh orang dari Keluarga Jaya di wilayah Barat Daya, Kota Larso.”
Seorang Tetua berkata pada Arthur.
“Wilayah Barat Daya, Kota Larso? Untuk apa Aron pergi ke sana?”
Arthur mengernyitkan keningnya.
Tetua itu tidak berbicara dan hanya menggelengkan kepalanya, bagaimana mungkin dia tahu apa yang ingin dilakukan oleh Aron di sana.
Setelah berpikir sejenak, Arthur mengibaskan tangannya : “Kamu segera hubungi orang dari Keluarga Jaya di Kota Larso, saya ingin bertanya langsung, apakah Aron itu merupakan dewa, dan bisa hidup kembali?”
Tetua itu segera menghubungi Keluarga Jaya di Kota Larso, dan Arthur sendiri yang langsung berbicara dengan Baswan!
Setelah mendapatkan konfirmasi dari Baswan, Arthur mau tidak mau mengakui bahwa dirinya sudah jatuh ke dalam perangkap Aron kali ini.
Sebagai Ketua Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama, dia melakukan hal seperti ini dan sekarang menjadi bahan lelucon di seluruh komunitas bela diri.
“Bagaimana mungkin Aron tidak mati? Saya jelas-jelas sudah membunuhnya!”
Arthur saat ini tidak mengerti, dia jelas-jelas sudah membunuh Aron, dan menginjak seluruh dada Aron hingga hancur.
Jika dia tidak mati setelah semua itu, maka Aron itu bukan manusia, tapi dewa…
__ADS_1