Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kematian Pemimpin lembah ilusi


__ADS_3

Aron menyeringai!


Picak tertegun sejenak, ketakutan yang terlihat di wajahnya semakin bertambah : “Kalau kamu membunuhku, maka kamu akan menjadi musuh seluruh Desa Poison…..”


“Lalu kenapa kalau menjadi musuh dari Desa Poison? Saya malah berharap mereka akan datang mencariku untuk balas dendam, dengan begitu saya akan punya alasan untuk mendapatkan semua makhluk beracun yang dimiliki oleh Desa Poison…”


Mengingat mahkluk beracun yang bisa membantunya meningkatkan kultivasinya, Aron malah berharap orang-orang dari Desa Poison akan datang lebih cepat!


“Kamu……..” Picak terus memuntahkan darah karena kekesalannya, dan dia tidak bisa mengucapkan satu kata pun!


Aron menginjaknya dengan satu kaki dan langsung membuat kepala Picak hancur!


Melihat Aron dapat membunuh Picak dengan mudah, Mars dan yang lainnya merasa sangat kaget!


“Kalian tidak akan mati kan?”


Aron melirik dan bertanya kepada Mars dan yang lainnya.


Beberapa orang itu menggelengkan kepalanya, walau mereka terluka tapi tidak fatal!


“Baguslah kalau begitu, temani saya melihat-lihat ada barang bagus apa…….”


Aron melompat ke perahu kecil dan beberapa orang lain juga saling memapah dan membantu naik ke perahu!


Melihat bangkai ulat beracun yang ada di permukaan kolam membuat beberapa orang itu merasa kulit kepalanya mati rasa!


Tidak lama kemudian perahu itu sampai di seberang, dan orang-orang lain dari Lembah Ilusi sudah berlutut sejak awal, saat mendengar teriakan mereka sudah melihat sendiri bagaimana Aron membunuh picak, siapa lagi yang berani melawan, dan alasan mereka selalu menaati perintah Picak selama ini adalah karena kelabang yang ada di dalam tubuh mereka yang mengendalikan mereka!

__ADS_1


“Tuan Aron, saya berharap kamu dapat mengampuni mereka semua, mereka juga merupakan bawahan lama Penguasa Lembah Jon, namun mereka juga dikendalikan oleh Picak dengan kelabang yang ada di dalam tubuh mereka!”


Tetua Pertama memohon belas kasihan dari Aron!


Aron melirik orang-orang dari Lembah Ilusi dan tiba-tiba mengulurkan tangannya, sebuah cahaya merah yang samar seketika menyelimuti orang-orang itu.


Segera, raut wajah orang-orang itu terlihat kesakitan dan mereka mencekik leher mereka sendiri dengan menakutkan!


“Tuan Aron……….”


Tetua Pertama mengira Aron akan membunuh mereka!


Namun belum sempat menyelesaikan perkataannya, dia melihat mereka satu per satu memuntahkan kelabang, dan kelabang itu segera melarikan diri!


Melihat itu Tetua Pertama akhirnya menyadari kalau Aron sedang membantu orang-orang dari Lembah Ilusi itu untuk mengeluarkan kelabang yang ada di dalam tubuh mereka saja!


Orang-orang dari Lembah Ilusi semuanya berterima kasih kepada Aron!


​Aron mengangguk lalu berjalan menuju markas Lembah Ilusi dan saat dia melihat pot hitam yang ada di atas meja, Aron menyeringai, dia langsung berjalan ke pot itu dan memasukkan tangannya ke dalam!


Kelabang yang ada di dalam menggigit tangan Aron, namun tidak lama kemudian semuanya mati!


“Apakah LB memiliki Pil obat, atau bahan obat dan sejenisnya?”


Aron bertanya pada Tetua Pertama.


“Ada, Lembah Ilusi memiliki beberapa Pil Peningkat Qi, lalu beberapa bahan obat namun sebagian besar sudah diangkut oleh Picak, mungkin dikirim ke Desa Poison!”

__ADS_1


Tetua Pertama berkata.


“Kumpulkan semua barang-barang itu menjadi satu, tidak ada yang boleh menyentuhnya, saya mau menggunakannya!”


Aron berkata pada Tetua Pertama!


Tetua Pertama menganggukkan kepalanya dan tidak berani banyak bertanya, sekarang mereka akan melakukan apapun yang dikatakan oleh Aron!


Saat Aron membawa Mars dan Chika kembali ke kediaman Keluarga Mandra, hari sudah gelap, Robet menyeret tubuhnya yang terluka parah kembali ke Kota Dama, perjalanannya ke barat daya kali ini membuat Robett sangat tersentuh, sepertinya tempramennya ke depan juga akan berubah!


“Ayah, coba katakan apa lagi yang kamu rahasiakan dariku?”


Setelah sampai di rumah Chika berteriak kepada Jon!


Melihat Chika bertanya seperti itu pada dirinya Jon tahu kalau dia pasti sudah mengetahui masalah Lembah Ilusi dan menghela nafasnya : “Putriku, saya akan menjelaskan kepadamu setelah semua masalah selesai, saya perlu mengobrol sebentar dengan Tuan Aron…..”


Aron mengedipkan matanya pada Mars dan Mars bergegas membawa Chika pergi!


“Tuan Aron, apakah Picak sudah mati?”


Tanya Jon.


“Sudah, saya juga sudah mengeluarkan kelabang dari tubuh keempat tetua Lembah Ilusi dan beberapa orang Lembah Ilusi yang tersisa, mereka sudah bebas, dan kalau kamu ingin kembali menjadi Penguasa Lembah Ilusi kamu masih bisa memberikan perintah…..”


Aron berkata dengan ringan.


“Saya?” Jon tersenyum pahit : “Saya paling hanya bisa bertahan selama lima hari, menjadi Penguasa Lembah apanya, saya malah mengkhawatirkan putriku, kalau saya mati bagaimana dengan dia? Saya tahu Tuan Aron memiliki takdir disukai oleh banyak wanita, tapi Tuan Aron juga belum punya istri sah, apakah putriku…..”

__ADS_1


__ADS_2