Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Aron Di keroyok


__ADS_3

“Serang…”


Roddy yang melihat hal ini segera memerintahkan bawahannya yang berkekuatan Great Grand Master untuk menyerang, kalau sampai Raul mendapatkan Kristal Naga maka mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa.


“Serang…”


Sutai juga memerintahkan bawahannya dan memerintahkan Great Grand Master bawahannya untuk menyerang!


Raul sudah hampir mencapai Aron, energi yang menakutkan itu akan segera mencabik-cabik Aron, tapi segera, dua serangan energi yang sama juga mengarah ke arah Raul dengan ganas.


Tubuh Raul terpelanting ke belakang dan darah menyembur dari tenggorokannya!


Kekuatannya saat ini belum cukup untuk melawan dua orang Great Grand Master sekaligus.


Setelah dua Great Grand Master dari Keluarga Tanu dan Klan Petir menghantam Raul hingga mundur, tiba-tiba menyerang ke arah Aron, namun sebelum bisa menangkap Aron, dua orang itu bertarung satu sama lain.


Saat ini Aron sudah menjadi rebutan semua orang, siapapun ingin menangkap Aron, jadi mereka berusaha sebaik mungkin.


Hanya saja baik Raul, atau dua orang Great Grand Master dari Keluarga Tanu dan Klan Petir memiliki kekuatan yang setara sehingga sulit untuk menentukan pemenangnya dalam waktu singkat, dan kalaupun bisa sepertinya kedua belah pihak akan terluka parah!

__ADS_1


“Tuan Muda Sutak, Tuan Muda Roddy, kalian ingin mendapatkan Kristal naga, sedangkan saya ingin membunuh Aron, bagaimana kalau kita bertiga bekerja sama, dan setelah membunuh Aron saya tidak akan merebut Kristal Naga itu dari kalian berdua, bagaimana?”


Raul tahu jika pertarungan ini terus berlanjut maka pada akhirnya yang akan menang hanyalah Aron.


​Sutai dan Roddy yang mendengarnya melambaikan tangan kepada bawahan mereka agar mereka mundur, mereka sedang memikirkan penawaran dari Raul.


“Sutak, menurutku itu bukan ide yang buruk, kalau kita terus bertarung seperti ini maka sepertinya tidak akan ada yang bisa mendapatkan Kristal Naga pada akhirnya, mengapa kita tidak bekerja sama,  walau anak itu menyerap Kristal Naga, kita bisa membaginya menjadi dua dan membagi satu bagian untuk masing-masing, menyerap darahnya memakan dagingnya mungkin juga akan membantu kultivasi kita…”


Roddy berkata pada Sutai.


Sutai memikirkannya lalu mengangguk : “Baik, kalau begitu kita lakukan sesuai dengan yang kamu katakan!”


Menghadapi tatapan serakah dan ganas dari tiga keluarga itu, punggung Aron dipenuhi dengan keringat dingin!


Kalau hanya seorang Great Grand Master tingkat empat, Aron tidak akan takut sedikitpun, tapi saat ini ada tiga orang Great Grand Master yang mengawasinya, walau Aron sudah menelan Kristal Naga, mempunyai Pedang Naga, juga tidak mungkin bisa melawan tiga orang Great Grand Master bersamaan.


“Aron sebaiknya kamu bunuh diri saja sekarang, dengan begitu kamu akan mengurangi penderitaanmu sendiri, kamu sudah membunuh kakak pertamaku, hari ini saya akan membalaskan dendam kakak pertamaku…”


Raul berkata dan menatap Aron dengan dingin.

__ADS_1


“Kalian sebagai Great Grand Master malah bersekutu untuk melawan ku, ini terlalu tidak tahu malu bukan? Saya benar-benar tidak tahu bagaimana kalian bisa menembus ranah Great Grand Master ini…”


Aron mencibir.


Dia sedang menggunakan metode agresif dan lebih baik membiarkan sekelompok orang ini saling menyerang satu sama lain, walau harus bertarung silih berganti dia tidak takut, dengan adanya Kristal Naga Aron memiliki pasokan energi yang tidak ada habisnya.


“Apakah kamu sedang mencoba untuk memprovokasi saya? Sayang sekali tidak ada gunanya, asalkan bisa membunuhmu cara apapun akan kulakukan…”


Raul berkata dengan acuh tak acuh, dia juga tidak terlihat malu mengatakannya.


Aron yang melihat itu menunjukkan raut wajah yang perlahan-lahan menjadi dingin, lalu berkata dengan nada ringan pada Lina : “Lina, kamu bawa Nuri dan cari kesempatan untuk kabur, jangan pedulikan saya…”


Aron tahu kalau kali ini dia mungkin akan mengalami nasib buruk, dia tidak boleh membiarkan Lina dan Nuri juga tertimpa sial.


Roddy dan Sutai ini juga bukan orang baik, kalau sesuatu yang buruk terjadi padanya, Aron tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi pada Niri dan Lina jika mereka jatuh ke tangannya!


“Tidak, saya tidak mau pergi, saya mau tetap bersamamu, kalau kamu mati, saya juga akan mati bersamamu…”


​Nuri menggelengkan kepalanya dengan sekuat tenaga lalu menatap Lina dan berkata : “Lina, nanti kamu cari kesempatan untuk kabur sendiri, saya akan mati bersama dengan Aron di sini…”

__ADS_1



__ADS_2