Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Penghianat


__ADS_3

Ternyata tidak semua orang-orang itu adalah bawahan dari Keluarga Galah.


“Kalian…”


Rein yang mendengarnya hampir mati kesal.


“Hahaha, yang bawahanku katakan memang benar.” Saat ini tiba-tiba terdengar suara tawa keras dan kemudian terlihat Robi yang membawa beberapa orang berjalan menghampiri : “Rein, kamu adalah Tuan Muda Keluarga Galah, lalu kenapa? Hidup atau mati, apa hubungannya dengan Keluarga Harman?”


Melihat Robi tiba-tiba datang, Rein berteriak marah : “Robi, apa maksudmu? Bukankah kita sudah sepakat? Setelah mendapatkan harta karun, kita bagi sama rata?”


“Siapa yang mau berbagi denganmu, ini adalah Kota Dama, ini adalah wilayahku, kamu masih ingin berbagi denganku? Benar-benar mimpi di siang bolong.”


“Harta karun yang dimiliki oleh Aron, saya menginginkan semuanya, dan saya juga menginginkan nyawanya…”


Di saat ini Aron baru mengerti kalau Rein di antara orang-orang yang Rein bawa ternyata ada orang-orang dari Keluarga Himawan juga.


Tidak disangka dua keluarga itu bekerja sama untuk melawan dirinya.


Namun sepertinya, Rein sudah dipermainkan oleh Robi.


Rein menatap Robi dengan marah : “Robi, kamu jangan menyesal, Keluarga Galah tidak bisa kamu gertak dengan mudah, walau di Kota Dama saya juga bisa membuat Keluarga Himawan lenyap.”


Perkataan Rein membuat Robi tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.


“Bajingan, kamu lucu juga ya, coba lihat situasi saat ini, apakah kamu masih punya peluang untuk tetap hidup?”

__ADS_1


Robi berkata lalu menatap Aron : “Jika kamu membunuhnya sekarang lalu berlutut dengan patuh di hadapanku, saya akan membiarkan kamu mati dengan cara yang menyenangkan.”


Aron menatap Robi dengan muram, meskipun kekuatannya tidak terlalu kuat tapi dia memiliki perencanaan yang dalam, dan merupakan orang yang sulit untuk dihadapi.


Kalau bukan karena Robi yang sengaja membeberkan rahasianya di forum bela diri, Aron tidak akan menjadi sasaran dari begitu banyak keluarga dan klan bela diri.


“Aron, lepaskan saya, asalkan kamu melepaskanku, semua dendam antara saya dan kamu akan selesai.”


“Saya tidak akan mengincar semua harta karun yang kamu miliki lagi, bagaimana menurutmu?”


Rein berkata pada Aron.


Hanya saja, Aron tidak melepaskannya, karena dia tidak tahu apakah ini adalah sandiwara ganda yang diperankan oleh Rein dan Robi.


Jika dia melepaskan Rein, dan kedua orang itu bekerja sama maka dia pasti akan mati.


​“Aron, sebenarnya tidak ada dendam di antara kita, saya yang kehilangan akal dan dihasut oleh Robi untuk menyerangmu.”


“Saya berjanji, setelah kamu melepaskanku, saya tidak akan pernah menjadi musuhmu lagi.”


“Dan kita berdua bisa bekerja sama untuk melawan Robi!”


“Kalau kamu membunuhku, kamu juga tidak akan bisa lolos dari Robi ini!”


Rein berkata dengan tulus.

__ADS_1


Aron menatap Rein lalu pada akhirnya melepaskannya perlahan-lahan!


Saat Rein lepas dari kendali Aron, Robi sedikit tercengang, dia tidak menyangka Aron benar-benar berani melepaskan Rein.


​Rein yang sudah bebas menatap Robi dengan marah : “Robi, hari ini, saya akan mencabut nyawamu, bajingan, kamu berani mempermainkanku…”


Setelah berkata, aura di tubuh Rein tidak berhenti meledak, lalu melayangkan tamparannya ke arah Robi.


Kekuatan Rein sudah mencapai Great Grand Master tingkat puncak sejak lama, dan sudah hampir menembus ke ranah setengah Master Guru, sedangkan kekuatan Robi baru saja menembus Great Grand Master puncak.


Masih ada celah di antara kekuatan kedua orang itu, jadi saat Rein menghantamkan pukulannya, Robi tidak berani melawan dan segera menghindar ke samping.


Rein tidak berhenti, dia memutar badannya dan melayangkan satu tinjunya lagi.


Suara deru angin dan kekuatan serangan yang begitu kuat langsung membuat Robi terpental.


Tubuh Robi menabrak sebuah pohon dengan keras dan langsung mematahkan pohon itu.


Para bawahan Keluarga Himawan bergegas memapah Robi berdiri.


“Idiot, apa kalian semua sudah mati? Cepat serang…”


Robi berteriak marah kepada para bawahannya.


Segera, para bawahan Keluarga Himawan menyerang ke arah Rein.

__ADS_1



__ADS_2