
Aron bisa menebak maksud hati Angela, dan diam-diam tersenyum, pemikirannya tentang Angela sudah mulai berubah!
Setelah memasuki hutan hantu, cahaya menjadi semakin redup dan berkurang, tim yang terdiri dari puluhan orang ini berjalan masuk satu per satu, Beberapa master dari Keluarga Galang serta Master Goda dan muridnya berjalan di kedua sisi tim untuk mencegah bahaya apa pun terjadi!
Pada saat ini, Edward yang sudah berjalan hingga ke depan menunjukkan senyuman sinis di wajahnya dan berkata pada lelaki tua yang ada di sampingnya : “Master Irman, apakah sudah boleh menggunakan mantra untuk musuh-musih kita?”
Lelaki tua itu mengangguk, dia meraih sebatang batang pohon dengan tangannya, lalu merobek kulit kayu dari pohon itu dengan paksa!
Setelah berjongkok, lelaki tua itu meraih segenggam daun dari tanah dan menggumamkan sesuatu membaca mantra, dan daun di tangan lelaki tua itu seketika terbakar.
Telapak tangan lelaki tua itu seolah tidak takut pada api, dan kemudian meletakkan kulit kayu di atas api pada saat bersamaan dan kulit kayu itu juga terbakar.
Lelaki tua itu mengeluarkan segenggam bubuk dari sakunya dan tiba-tiba melemparkannya ke arah api.
Bang!.. bang...!
Nyala api itu seketika padam, dan terlihat asap putih yang tebal!
Lelaki tua itu mengambil cabang pohon dan menggigit jari tengahnya lalu meneteskan darahnya ke cabang pohon itu, lalu menggambarkan sesuatu dengan cepat di atas tanah!
Segera, terlihat gambar seekor harimau, dan harimau itu seolah-olah menjadi hidup, bagaikan dicetak!
“Roar………Roar...…”
Suara auman terdengar, dan harimau yang digambar di atas tanah itu menghilang!
__ADS_1
Segera setelah itu, lelaki tua itu terus menggambarkan binatang-binatang buas dengan cabang pohon, dan satu per satu binatang buas itu menghilang!
Edward tercengang melihat pemandangan di depannya, dan semua orang menjadi terengah-engah!
“Hufh……..”
Setelah menggambarkan mantra selusin binatang buas, lelaki tua itu membuang cabang pohon dan menarik nafas dalam-dalam.
“Sudah, sekarang kedua keluarga itu tidak akan bisa keluar dari hutan lagi!”
Lelaki tua itu berdiri dan keningnya sudah dibasahi dengan keringat!
“Luar biasa, silahkan Master Irman!”
Edward merasa sangat senang dan hampir melompat kegirangan, dan dia menjadi semakin menghormati Master Irman.
Pada awalnya, hanya ada kabut di bawah kaki semua orang, tidak ada orang yang memperhatikannya, dan mengira karena itu adalah hutan basah, jadi wajar saja kalau ada kabut!
Tapi tidak lama kemudian, kabut itu mencapai pinggang, dan kemudian melampaui bagian atas kepala, kabut itu sangat tebal sehingga mereka tidak bisa melihat satu sama lain bahkan dalam jarak satu meter!
Saat ini, semua orang menjadi panik, raut wajah Leonard juga menjadi jelek.
“Sialan, kenapa tiba-tiba berkabut?” Leonard mengernyitkan keningnya dan mulai memaki!
“Pak Leonard, saya rasa orang-orang kita ini perlu diikat dengan tali agar tidak tersesat dalam kabut setebal ini!”
__ADS_1
Menghadapi kabut yang muncul mendadak, Master Goda juga mengernyitkan keningnya dan berkata!
“Baik!” Leonard mengangguk, dan segera memerintahkan bawahannya untuk mengikat semua orang dengan tali!
“Roar…Roard………”
Tapi pada saat ini, auman binatang buas tiba-tiba mengejutkan semua orang dan mereka semua seperti sedang berhadapan dengan musuh besar!
“Apa yang terjadi? Sejak kapan ada binatang buas di dalam hutan ini?”
Seorang pemburu yang memimpin jalan berkata dengan terkejut!
Mereka sudah berjalan di gunung ini selama bertahun-tahun, dan belum pernah bertemu dengan binatang buas besar, tapi mendengarkan suara auman ini jelas adalah auman seekor harimau!
“Aron…..Aron…..”
Angela yang mendengar suara auman itu seketika menjadi panik ketakutan, dan saat melihat tidak ada orang di sekitarnya, dia ketakutan dan secara naluriah memanggil nama Aron!
Pada saat ini, sebuah tangan besar meraih bahu Angela dan membuat Angela berteriak ketakutan!
“Jangan takut!” suara Aron terdengar di telinga Angela!
Angela yang ketakutan setengah mati langsung bersembunyi dalam pelukan Aron saat melihat Aron, dia gemetaran dan jelas ketakutan!
Kevin yang melihatnya dari samping merasa sangat iri dan matanya sudah hampir keluar, betapa beruntungnya Aron, kenapa selalu di kelilingi wanita cantik...!
__ADS_1