Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Penyesalan Liu dan Kristal Naga


__ADS_3

“Lalu siapa ayah saya? Kenapa ibuku masih dikurung? Sebenarnya apa yang ingin diketahui oleh keluarga King dari ibuku?”


Aron yang bergejolak meraih pundak Liu dan bertanya padanya.


Aron ingin tahu siapa sebenarnya ayahnya yang tidak bertanggung jawab ini, mengingat penderitaan yang dialami oleh ibunya, Aron sangat membenci pria tidak bertanggung jawab ini.


Liu menggelengkan kepalanya : “Tidak tahu, Nona kedua juga tidak tahu identitas asli dari ayahmu, dan mengenai apa yang ingin diketahui Keluarga King dari Nona kedua, Nona kedua juga tidak mengatakannya…akhirnya saya pergi ke Kota Sanur dan mencoba mencari tahu identitasmu saat ini, dan kejadian setelah itu seharusnya kamu juga sudah tahu…”


“Kenapa kamu begitu yakin, kalau anak yang dibuang itu adalah saya?” Aron tidak mengerti kenapa Liu begitu yakin.


“Ada garis keturunan Keluarga King di dalam dirimu, saya bisa langsung mengetahuinya dan tidak mungkin salah.”


Setelah Liu mengatakan beberapa kata, dia tiba-tiba terbatuk-batuk dan raut wajahnya menjadi sangat jelek.


“Kepala pelayan Liu?” Danu yang melihat ini segera memapah Liu dan menepuk-nepuk punggung Liu.

__ADS_1


“Liu, ada apa denganmu? Saya akan membantu memeriksamu?”


Meskipun Aron sedikit membenci Liu, tapi saat melihat Liu seperti ini dia juga bertanya dengan perhatian.


Liu mengibaskan tangannya dan mendudukkan dirinya di kursi, dalam sekejap Liu tampak bertambah tua dan sepasang matanya tampak lesu.


Aron sedikit bingung, kenapa Liu bisa berubah dalam sekejap dan saat ini dia terlihat seperti orang tua yang akan segera mati.


Danu menatap Liu dengan tatapan sedih, sepertinya dia tahu apa yang terjadi pada Liu.​


“Hanya saja…hanya saja…uhuk uhuk uhuk.”


Liu belum menyelesaikan kalimatnya dan kembali terbatuk-batuk dengan hebat.


“Kepala pelayan Liu, biar saya yang mengatakannya…” Danu meminta Liu untuk beristirahat dan dia yang melanjutkan berbicara pada Aron : “Tuan Muda, meskipun saat ini kamu aman, hanya saja cepat atau lambat Keluarga King pasti akan mengetahui identitasmu, kamu harus pergi ke Pulau Naga untuk menemukan Kristal Naga, hanya dengan mendapatkan Kristal Naga-lah kamu akan memiliki harapan untuk bertarung dengan Keluarga King, bukankah kamu pernah bertanya padaku, energi spiritual yang ada di alam terbatas, bagaimana kultivator lainnya bisa mendapatkan energi spiritual, sekarang saya sudah bisa memberitahukannya kepadamu, sebagian besar kultivator mendapatkan energi spiritual yang ada pada Kristal Spar, dan ada juga yang mendapatkan Kristal Naga dan menghisap energi spiritual yang tidak ada habisnya dari Kristal Naga!”

__ADS_1


“Setelah menelan sebuah Kristal Naga, Kristal Naga akan terus menerus memancarkan energi spiritual hanya saja Kristal Naga ini sangat langka, setahu saya tidak banyak orang yang bisa mendapatkan Kristal Naga, kebanyakan orang mengandalkan Kristal Spar, Kristal Spar tidak jauh berbeda dengan Batu Spiritual, hanya saja energi spiritual yang terkandung dalam Kristal Spar beribu-ribu kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan Batu Spiritual…”


Saat Danu mengatakan hal ini, Aron baru mengetahui ternyata ada benda-benda seperti Kristal Spar dan Kristal Naga ini : “Tidak disangka, ternyata ada benda-benda yang memiliki energi spiritual seperti ini, sepertinya benda-benda ini jauh lebih berharga daripada Batu Spiritual, dan bahan obat berharga!


“Di dunia ini, ada banyak benda yang digunakan para kultivator untuk mendapatkan energi spiritual, selain Kristal Naga, Kristal Spar, masih ada Pil Hewan Buas, perlu diingat di tempat yang terpencil, akan ada banyak hewan buas, dan hewan-hewan ini sudah hidup untuk jangka waktu yang sangat panjang, Pil Hewan Buas akan tumbuh di dalam tubuh mereka, Pil Hewan Buas ini juga merupakan sumber daya berharga yang bisa membantu kultivasi.”


Danu meneruskan perkataannya pada Aron.


“Kalau begitu apakah Kristal Naga termasuk sebagai Pil Hewan Buas yang dihasilkan oleh naga?” tanya Aron.


Danu tercengang lalu mengangguk setelah merenung sejenak : “Mungkin saja!”


#BONUS MALAM JUM'AT, BUAT YANG MASIH SEMDIRI...🙏🙏🙏


__ADS_1


__ADS_2