Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Hancur lebur


__ADS_3

“Kakak, kamu baik-baik saja?”


Aila berlari menghampiri dan berkata pada Bella.


“Saya baik-baik saja, semua berkat Aron, kalau tidak saya sudah tidak akan bisa pulang.”


Setelah selesai berkata Bella menatap Aron dengan tatapan penuh kasih sayang.


Ekspresi Bella terlihat oleh Aila, dan saat ini Aila tersenyum nakal : “Kalau begitu harus berterima kasih kepada Kak Aron, oh, tidak boleh memanggil Kak Aron lagi, seharusnya saya memanggilnya kakak ipar…”


Perkataan Aila seketika membuat wajah Bella memerah, dan memelototi Aila : “Anak ini, bicara sembarangan apanya, lihat saya akan memukulmu atau tidak…”


Bella mengejar Aila masuk ke dalam Istana Lotus, sedangkan Aron berjalan masuk sambil tersenyum.


Setelah satu malam tidak beristirahat, beberapa orang itu terlelap dengan cepat!


...****************...


Saat fajar terbit, Keluarga Jaya, Kota Larso!


Banyak orang yang mulai menuding-nuding saat melihat Keluarga Jaya yang sudah berubah menjadi reruntuhan.


Terutama beberapa keluarga bela diri secara khususnya, tampak tidak percaya, tidak tahu siapa sebenarnya yang dapat menghancurkan Keluarga Jaya dalam satu malam.


​Baswan, yang merupakan kepala keluarga Keluarga Jaya kembali untuk melihat mayat adik keduanya, dan Keluarga Jaya yang sudah berubah menjadi reruntuhan membuat dia sangat marah!

__ADS_1


“Siapa, siapa sebenarnya yang melakukan ini, saya pasti akan menghancurkan mayatnya…”


Baswan berteriak keras, aura pembunuh yang menakutkan mulai bergejolak!


Baswan sebagai seorang Master Guru, biasanya hanya peduli dengan mencari sumber daya untuk berkultivasi, dan jarang mengurus urusan keluarga.


Namun tidak disangka kali ini dia kembali dan Keluarga Jaya sudah menjadi seperti ini.


Bagaimana pun Keluarga Jaya merupakan keluarga bela diri teratas di Kota Larso, orang seperti apa yang mempunyai dendam yang begitu dalam dengan Keluarga Jaya.


Tidak hanya membunuh adiknya dia juga menghancurkan seluruh Keluarga Jaya.


“Tuan Besar, ini…ini ulah orang-orang Istana Lotus Merah…”


​Saat ini seorang bawahan Keluarga Jaya mulai berkata dengan gemetar dan berlutut di depan Baswan.


Baswan mengernyitkan keningnya : “Dengan kekuatan Istana Lotus bagaimana mungkin bisa menghancurkan Keluarga Jaya? Walau Pemimpin Istana Lotus, Bella turun tangan langsung, juga tidak mungkin menjadi lawan dari Keluarga Jaya, bagaimana mungkin bisa membunuh adik keduaku dan menghancurkan Keluarga Jaya?”


“Di mana Febri dan Arfan? Saya menyuruh mereka untuk menjaga kediaman, kenapa mereka tidak terlihat?”


Saat Baswan pergi dia secara khusus berpesan kepada Febri dan Arfan untuk menjaga kediaman, karena dia tahu sifat hidung belang adiknya akan rentan terhadap masalah.


Sekarang Keluarga Jaya menjadi seperti ini, dan dua orang itu tidak terlihat, ini membuat Baswan sangat marah.


“Tuan Besar, Febri dan Arfan sudah meninggal, sudah meninggal…”

__ADS_1


Bawahan itu bergegas menjawab.


“Sudah meninggal?” Baswan tercengang : “Di mana mayat mereka?”


“Mayat mereka tidak bersisa, mereka berdua menggunakan Cairan Peningkat Kekuatan namun tetap tidak bisa menahannya, mereka dikalahkan oleh orang dari Istana Lotus Merah dan mayat mereka tidak bersisa…”


Mengingat kembali pertempuran tadi malam, bawahan Keluarga Jaya itu gemetar ketakutan.


“Apa?” Kali ini, raut wajah Baswan menjadi sangat jelek.


Dia sama sekali tidak menyangka, bagaimana Istana Lotus Merah bisa memiliki ahli sehebat itu?


Jika itu benar orang dari Istana Lotus Merah, maka Istana Lotus Merah tidak akan begitu tidak dikenal di seluruh barat daya selama waktu yang begitu lama.


“Coba ceritakan secara rinci apa yang terjadi sekali lagi padaku, lalu bagaimana dengan mayat Gavin di sini?”


Baswan sama sekali tidak mengerti, apa yang terjadi selama dia pergi, kenapa mayat Gavin dari Istana Hewan Surgawi juga muncul di kediaman Keluarga Jaya.


Tidak lama kemudian, bawahan itu menceritakan secara detail apa yang terjadi kepada Baswan.


Hanya saja, bawahan itu tidak tahu orang yang melakukan pembunuhan semalam adalah Dave, dan hanya tahu seseorang yang datang menyelamatkan Bella, seharusnya dia adalah anggota dari Istana Lotus.


Namun Baswan sama sekali tidak berpikir demikian, karena jika Istana Lotus memiliki sumber daya manusia yang hebat di Barat Daya, dia pasti mengenalnya, dan tidak banyak di antara mereka.


“Kamu segera kumpulkan anak buah, lalu temani saya pergi ke Istana Lotus, tidak peduli siapa pun pihak lawan, saya pasti akan membalaskan dendam ini…”

__ADS_1


Baswan menggertakkan giginya dan kilatan pembunuh melintas di matanya.



__ADS_2