Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kabur Terbirit-birit


__ADS_3

“Baiklah, saya juga sudah tidak ingin bermain denganmu lagi…”


Aron menarik nafas dalam-dalam dan setelah itu dia membuka tangan kanannya!


Pedang Naga langsung muncul di tangan Aron, dan saat Pedang Naga muncul, langit dan bumi di sekitarnya tampak berubah warna dalam sekejap.


Suara dengungan keluar dari Pedang Naga, seolah itu adalah raungan yang haus akan darah!


Arthur melihat Pedang Naga di tangan Aron, dan merasakan aura yang terpancar dari Pedang Naga, ekspresinya seketika berubah menjadi sangat jelek.


Aron menarik nafas dalam-dalam dan


kekuatan spiritual di dalam tubuhnya mulai mendidih.


“Teknik Pedang Sembilan Bayangan, pedang pertama…”


Aron mengangkat Pedang Naga dengan tinggi, lalu diikuti oleh tubuhnya yang melayang ke udara.


Pedang Naga di tangannya langsung menebas dari atas ke bawah.


Aura pedang yang begitu kuat langsung mengarah ke arah Arthur.


Bam!


Aura pedang itu menebas di hadapan Arthur dan membuat sebuah celah yang dalam di tanah!


Sedangkan tubuh Arthur mundur dengan cepat, lalu berguling searah jarum jam dan berhasil menghindari tebasan pedang Aron!

__ADS_1


​Saat ini penampilan Arthur terlihat sangat menyedihkan, meskipun dia tidak terkena tebasan pedang itu tapi energi pedang yang begitu besar juga meninggalkan bekas berwarna putih pada pelindung tubuhnya!


Arthur menatap Aron dengan tidak percaya, dai tahu kekuatannya sepertinya tidak akan bisa melawan Aron, sejak mulai Aron hanya memanfaatkannya untuk berlatih!


Memikirkan hal ini, Arthur juga kehilangan kesombongannya tadi dan bergegas bangkit berdiri, berbalik dan melarikan diri!


Seorang Ketua Aliansi Seni Bela Diri yang terhormat, saat ini seperti seekor anjing yang kehilangan rumahnya, berbalik untuk melarikan diri tanpa ragu-ragu.


“Ingin kabur, tidak semudah itu…”


Aron mendengus dingin lalu melompat, Pedang Naga di tangannya kembali diayunkan.


“Teknik Pedang Sembilan Bayangan, pedang kedua…”


Sebuah aura pedang berwarna putih melesat keluar dari Pedang Naga, lalu langsung menuju ke arah Arthur yang melarikan diri.


Bruk bruk…


Arthur menghindari serangan fatal itu namun aura pedang itu menembus lengan kiri Arthur dan memotongnya hingga patah dalam satu tebasan.


Darah segar bercucuran dan Arthur mengernyitkan keningnya dengan erat karena kesakitan


Namun dia tidak berani berhenti bahkan tidak sempat menghentikan pendarahannya, dia langsung bangkit berdiri dan menghilang ke dalam hutan!


Aron mengejarnya dan saat melihat lengan kirinya yang telah jatuh di tanah, niat membunuh memenuhi matanya!


“Hm, walau harus mengejarmu hingga ke Kota Dama, saya juga tetap akan menebasmu hingga mati…”

__ADS_1


Api berwarna biru pucat muncul di telapak tangan Aron, lalu dengan lambaian tangannya nyala api itu membakar lengan kiri Arthur sampai habis!


Di saat bersamaan, Arthur telah melarikan diri hingga puluhan kilometer jauhnya sambil menahan rasa sakit yang luar biasa!


Saat ini raut wajahnya sudah pucat dan seperti tidak memiliki jejak darah sama sekali


Menemukan Aron tidak mengejarnya, Arthur baru duduk untuk mengatur nafasnya di bawah sebuah pohon!


Melihat lengannya yang patah, Arthur dipenuhi dengan kemarahan!


Perlu diketahui kehilangan satu lengannya akan membuat kekuatan Arthur berkurang banyak!


Saat ini dia semakin tidak menjadi lawan Aron, jangankan Aron, walau harus menghadapi seorang setengah Master Guru, mungkin juga akan menguras tenaganya.


“Aron, sampai dendam ini terbalaskan, saya tidak akan menjadi manusia untuk sementara waktu…”


Arthur perlahan-lahan bangkit berdiri dan menatap ke arah di mana Kota Dama berada, namun dia tidak berjalan menuju Kota Dama.


Dia tahu, jika dia kembali ke Kota maka dia hanya akan mati.


Sekarang dia ingin membalas dendam, dia ingin membunuh Aron maka dia perlu mencari bantuan!


Setelah berpikir sejenak, Arthur berbalik dan berjalan menuju ke wilayah Selatan.


Dari sini, tidak jauh ke selatan ada sebuah lautan tak berujung!


Arthur naik ke atas sebuah perahu kecil dan berlayar jauh ke dalam laut!

__ADS_1



__ADS_2