Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Tunggu Sebentar


__ADS_3

Basri menatap Boyca dan meskipun matanya dipenuhi dengan amarah tapi dia tidak mengatakan apapun, karena memang dia tidak mampu!


Pada akhirnya Basri terduduk kembali dengan tidak berdaya dan hanya bisa melihat Basri yang menunjukkan sikap angkuhnya!


“Bos Boyca, Pa Kua ini akan menjadi milikmu dengan harga 6 triliun, hanya saja saya akan mengatakannya lebih dulu, kamu harus mentransfer uangnya ke rekening ku dulu….”


Oyong sudah sangat senang saat ini, dia berhasil menjual sepotong kayu busuk dengan harga 6 triliun, ini benar-benar sangat mudah!


“Bos Oyong tenang saya, saya….”


“Saya akan menawar 7 triliun!” Dan saat Boyca belum selesai bicara, Aron yang sejak tadi sedang memejamkan matanya tiba-tiba membuka matanya dan berkata.


Perkataan Aron membuat perhatian semua orang tertuju padanya, dan Basri yang berada di sampingnya juga menatap Aron dengan kaget!


Semua orang tidak mengerti kenapa Aron ingin berebut Pa Kua itu


Bukankah tadi dia mengatakan kalau Pa Kua itu adalah sepotong kayu busuk? Kalau itu hanya sepotong kayu busuk kenapa dia membayar mahal untuk membelinya?


“Bocah, di tempatku kamu tidak boleh hanya menawar sembarangan, kalau kamu menawar dan pada akhirnya tidak bisa membayar apa kamu tahu akibatnya?”


Oypng melihat Aron yang menawar seketika menatapnya dengan dingin!


Dia mengira Aron ingin membuat keributan, karena Febri sudah mengatakan kalau keterampilan sihir Aron sangat tinggi, kalau dia bisa melihat asal usul dari Pa Kua ini, kenapa dia menawar lagi?

__ADS_1


Hanya ada satu penjelasan, yaitu membuat keributan, dan untuk mengacaukan lelang ini!


“Jangan khawatir, saya sudah menawar tentu saya punya uang untuk membayarnya!” Aron berkata lalu mengeluarkan kartu ATM yang dia keluarkan saat bertaruh tadi kepada Oyong : “Di dalam ini ada 2 triliun, kalau saya berhasil mendapatkannya dan tidak punya uang untuk membayar, 2 triliun ini akan dijadikan sebagai deposit dan tidak perlu dikembalikan!”


Oyong mengambil kartu ATM itu dan menatap Aron dengan aneh, dia tidak tahu apa trik yang akan dimainkan Aron, hanya saja dia mengangguk : “Baik, saya percaya padamu…..”


“Tuan Aron……..” Basri menatap Aron engan bingung!


Aron mengibaskan tangannya agar Basri tidak berbicara lagi!


“Bos Boyca, ada orang yang menawar lagi!” Oyong berkata pada Boyca.


Pada saat ini raut wajah Boyca menjadi sangat ganas, dia memelototi Aron lalu memukul meja : “Bukankah kamu mengatakan Pa Kua ini hanya sepotong kayu busuk? Kenapa kamu berebut denganku? Pasti kamu sengaja mengatakan seperti itu agar kami menyerah, dan kamu bisa menawar dan mendapatkannya dengan mudah, benarkan?”


Perkataan Boyca membuat semua orang menatap Aron dengan marah, selain penjelasan ini tidak ada kemungkinan lain lagi, kalau itu memang sepotong kayu busuk, untuk apa membayar mahal untuk membelinya?


“Pa Kua ini memang hanya sepotong kayu busuk, ini adalah fakta, saya juga tidak perlu membohongi kalian, tapi saya merasa puas bisa menghabiskan uang untuk membeli sepotong kayu busuk, saya membelinya untuk dibakar, apa urusanmu? Saya hanya tidak ingin Keluarga Bara berhasil membelinya!”


Aron menyeringai dan berkata dengan nada mempermainkan!


Dan ini membuat Boyca sangat marah, dia sudah hampir muntah darah!


“Bocah, kamu memang punya nyali, saya akan menunjukkan kemampuan Keluarga Bara padamu…..”

__ADS_1


Boyca membanting meja dengan keras dan berteriak : “Saya menawar 8 triliun!”


“9 triliun!” Aron berkata tanpa ragu!


“10 triliun, saya akan menawar 10 triliun…..”


Sepasang mata Boyca memerah, dan dia berteriak seperti orang gila!


Dan saat Boyca berteriak 10 triliun, semua orang menatap Aron dan menunggu Aron menawar!


Tapi siapa sangka, Aron tidak menawar lagi dan hanya menunjukkan senyuman penuh kemenangannya!


“Saudara, kamu…..”


“Saya tidak mau lagi, kamu boleh menjual kepadanya dengan harga 10 triliun….”


Aron tersenyum ringan dan melambaikan tangannya kepada Oyong sebagai isyarat agar dia mengembalikan kartu atmnya.


Oyong melemparkan kartu atm itu kepada Aron dengan ekspresi bingung, tapi Aron melompat keluar dan menaikkan harganya sebanyak 4 triliun, ini juga merupakan keuntungan baginya, oleh karena itu Oyong tidak memperdulikan apa rencana Aron!


Boyca melihat Aron yang tidak menawar lagi seketika mencibir : “Melawan Keluarga Basri, kalian masih terlalu kecil….”


“Bos Boyca, Pa Kua ini sudah menjadi milikmu, tolong transfer uangnya!”

__ADS_1


Kata Oyong.


Boyca tertegun sejenak lalu berkata dengan sedikit canggung : “Bos Oyong, sekarang saya akan membayar 5 triliun kepadamu dulu, tolong tunggu sebentar, saya akan segera mengumpulkan uang lalu mentransfer sisa uangnya kepadamu sebelum malam!”


__ADS_2