Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Apakah kematian Roy belum cukup untuk mu


__ADS_3

"Tuan Aron..!!!"


Pada saat ini, terdengar teriakan seseorang!


Aron menoleh dan menemukan kalau orang yang memanggilnya adalah Mars.


Saat melihat Aron, Mars bergegas menghampiri : “Tuan Aron, tidak disangka kamu juga datang ya!”


Aron tersenyum : “Kapan kamu kembali? Apa Nona Chika baik-baik saja?”


“Saya baru kembali kemarin, khusus untuk menghadiri pameran pelelangan ini, Chika baik-baik saja, sekarang Lembah ilusi juga sudah kembali berjalan sesuai aturan!”


Kata Mars!


Setelah mendengar ini, Aron merasa sangat lega, bagaimanapun Jon demi membantu dirinya rela kehilangan nyawa dan kembali ke surga lebih awal!


“Mars, apa orang ini adalah Tuan Aron?”


Pada saat ini seorang lelaki tua berjalan menghampiri!


“Kakek, ini adalah Tuan Aron….” Kata Mars, lalu menjelaskan pada Aron : “Tuan Aron, ini adalah kakekku, Basri Darminto!”


“Tuan Basri…..” Aron mengangguk kecil!


“Tuan Aron memang orang yang berbakat, orang yang sangat luar biasa, Keluarga Darminto bisa membantu Tuan Aron benar-benar merupakan keberuntungan kami….”


Basri berkata dengan penuh hormat kepada Aron!


Sikap Basri membuat banyak orang yang berada di sekitarnya memandangnya dengan heran, kenapa seorang kepala keluarga Keluarga Darminto dari Kota Dama bersikap begitu sopan kepada seorang pemuda, dan begitu sungkan padanya!

__ADS_1


“Keluarga Darminto pintar menilai orang, pantas saja Keluarga Darminto bisa bertahan untuk waktu yang begitu lama…..”


Eddyt yang ada di samping juga memuji Basri!


Jelas terlihat kalau Basri juga mengetahui identitas Aron sehingga dia baru bersikap begitu rendah hati, perlu diketahui dengan adanya seorang kultivator abadi di belakang sebuah keluarga, akan membuat kekuatan seluruh keluarga itu meningkat pesat!


​“Ketua Detasemen Eddyt bercanda ya, bukankah kamu juga menyadari kalau Tuan Aron adalah orang yang luar biasa?”


Basri melihat sikap Eddyt yang mengikuti di samping Aron langsung menebak kalau Eddyt juga tahu identitas Aron!


Dengan begitu, tebakan Basri tidak salah, Aron memang seorang kultivator abadi!


“Hahaha……”


Eddyt tertawa keras!


Basri menunjukkan isyarat mempersilahkan pada Aron!


Aron mengangguk, dan mengikuti Basri masuk ke dalam aula!


Namun pada saat ini, Aron merasakan tatapan yang dipenuhi dengan niat membunuh, dan kemudain seorang pria paruh baya dan seorang pria dengan rambut beruban berjalan menghampiri mereka!


Tatapan pria paruh baya itu dipenuhi dengan niat membunuh, seolah dia berharap bisa menelan Aron hidup-hidup!


Melihat tatapan mata pria paruh baya itu, Aron tidak perlu berpikir panjang dan langsung tahu kalau itu pasti anggota Keluarga Bara!


Dan ternyata memang benar, pria paruh baya itu berjalan menghampiri Aron dan raut wajah Basri seketika menjadi dingin dan berdiri menghadang di depan Aron : “Boyca, mau apa kamu?”


“Tuan Besar Basri, saya hanya ingin berbicara dengan anak ini, untuk apa kamu segugup ini? Seorang kepala keluarga Keluarga Darminto yang terhormat sekarang menjadi anjing yang akan segera melindungi tuannya?”

__ADS_1


Wajah Basri menjadi dingin, dan Mars yang ada di sampignnya bergegas maju dengan langkah yang tegas : “Boyca, bajingan, coba katakan satu kata lagi…..”


“Urusan orang dewasa, apa kamu sebagai generasi muda punya hak untuk menyela?”


​Boyca menyipitkan matanya dan kemudian meledakkan auranya, dan langsung membuat Mars mundur beberapa langkah!


Eddyt turun tangan memapah Mars lalu berkata pada Boyca : "Boyca, di sini adalah rumah lelang, kalau kamu berani membuat keributan, jangan salahkan saya tidak sungkan-sungkan!”


“Ketua Majelis Eddyt, saya hanya ingin berbicara, apa itu melanggar hukum?”


Boyca tersenyum main-main!


Eddy tidak mengatakan apapun, dia hanya menatap Roy dengan dingin!


“Apa yang ingin kamu katakan, katakan saja……..”


Aron melangkah maju dua langkah dan menatap Boyca dengan enteng!


​Boyca melirik Aron dari atas ke bawah, lalu berkata dengan muram : “Bocah, tidak peduli kekuatan seperti apa yang kamu miliki, kamu berani membunuh keponakanku, Keluarga Bara pasti tidak akan melepaskanmu, karena kamu sudah datang ke Kota Dama, maka jangan berharap bisa pergi lagi…..”


Boyca mengancam Aron tapi Aron tidak memperdulikannya, dan orang-orang yang ada di sekitar semuanya tercengang, mereka tidak menyangka Aron adalah orang yang membunuh Roy!


​Itu adalah Tuan Muda dari Keluarga Bara, dia membunuhnya begitu saja dan berani datang ke Kota Dama, nyalinya benar-benar besar!


Pada saat ini banyak orang yang mulai tertarik dengan identitas Aron, berani membunuh Roy dan memprovokasi Keluarga bara, bahkan dihormati oleh Basri dan Eddyt, pasti bukan orang biasa!


“Kalau kamu merasa kematian seorang Roy tidak cukup bagi Keluarga Bara, maka kamu boleh terus memprovokasiku….”


Aron berkata dan tersenyum sinis!

__ADS_1


__ADS_2